Jusuf Pastikan Bertarung Lagi – Ambon Ekspres
Trending

Jusuf Pastikan Bertarung Lagi

AMBON,AE— Dua tokoh Maluku Tengah, Jusuf Latuconsina dan Hamzah Sangadji akan kembali bertarung pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati setempat 2017. Modal ekonomi, sosial dan politik sudah disiapkan. Lobby bakal calon wakil juga mulai dilakukan.

Jusuf Latuconsina merupakan mantan Penjabat Bupati Buru Selatan dan mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah. Saat ini, Jusuf menjabat Komisaris PT Bank Maluku. Dia sudah pernah bertarung di Pilkada Maluku Tengah sebanyak dua kali.

Pada Pilkada 2008, dia bertarung melawan Abdullah Tuasikal. Meski kalah, Jusuf kembali maju pada Pilkada 2012 berpasangan dengan Liliana Aitonam. Mereka melawan Abua Tuasikal. Namun, kalah lagi dengan selisih suara sekitar 2.076.

Kepada Ambon Ekspres via seluler, Minggu (13/2), Jusuf kembali menyatakan sikap maju pada Pilkada Malteng 2017.”Saya siap maju di Pilkada Malteng,”kata Jusuf. Dia mengaku, sudah siap dalam modal ekonomi, politik maupun sosial.”Saya juga sudah siapkan semuanya. Baik modal ekonomi, politik maupun sosial,”tandasnya.

Jusuf mengungkapkan, sudah melakukan komunikasi secara informal dengan sejumlah partai politik. Namun, dia belum menyampaikan nama partai-partai tersebut.”Saya juga sudah melakukan komunikasi politik secara informal dengan sejumlah partai politik,”akunya.

Disinggung soal bakal calon yang akan mendampinginya, dia mengaku, belum ada. Pasalnya, penentuan wakil melalui survei. Survei mulai dilakukan bulan depan.”Kalau soal wakil, belum ada. Kita akan mulai survei bulan depan untuk mencari bakal calon wakil,”tukasnya.

Seperti diberitakan Ambon Ekspres, Kamis (12/2), ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Malteng, Karel Haurisa mengatakan, sejumlah bakal calon Bupati telah berkomunikasi secara informal dengan Gerindra. Diantaranya Bupati sekarang, Abua Tuasikal, komisaris PT Bank Maluku Jusuf Latuconsina dan Eli Jamaludin.

Sementara itu, Hamzah Sangadji juga berkeinginan maju pada Pilkada Malteng tahun depan. Salah satu keingin Hamzah kembali maju, karena dia menilai, tawaran konsep pembangunan dan pengembangan Malteng kepada Abua Tusaikal, tidak direalisasikan.

Salah satu kader Golkar, Rizal Sangadji mengungkapkan, pada Pilkada Malteng 2012, Hamzah yang berpasangan dengan Melkias Mosez Lohy tidak lolos putaran kedua. Kemudian, Hamzah membangun konsensus dengan Abua Tuasikal-Marlatu Leleury untuk memberikan dukungan. Konsensus yang disepakati, adalah konsep pengembangan dan pembangunan Malteng yang dimiliki Hamzah harus dilaksanakan. Salah satunya pemekaran beberapa daerah otonom baru.

Kemudian, lanjut Rizal, dorongan dari masyarakat Seram Utara, Seram Selatan, Banda, Jazirah dan Lease kepada Hamzah, juga menjadi alasan lainnya. Masyarakat beberapa-beberapa wilayah itu menilai, konsep pengembangan dan pembangunan Malteng yang diembankan kepada Abua harus dilaksanakan oleh Hamzah sendiri.

Berbeda dengan Rizal, Kader Partai Golkar Maluku, Paulus Mantulameten mengatakan, sampai saat ini Hamzah belum konsolidasi. Ini dikarenakan, Hamzah belum bersikap secara resmi. “Saya kira belum konsolidasi, karena sudah putuskan maju, baru konsolidasi. Nanti Kita lihat perkembangan beberapa hari kedepan ini seperti apa,” kata Paulus via sms, Jumat (12/2).

Ditanya soal siapa bakal calon Bupati yang akan berpasangan dengan Hamzah, Paulus mengaku sementar dalam proses lobi. ”Pasangan wakil sementara di lobi. Nanti kalau sudah deal (setuju), saya beritahu,”akunya.

Mantan anggota DPRD provinsi Maluku itu menilai, Hamzah berpeluang menang pada Pilkada Malteng. Kata dia, Hamzah hampir memiliki semua variabel dan faktor pendukung kemenangan dalam perhelatan Pilkada.

“Soal menang dan kalah, semua punya peluang apabila konsolidasi bagus, termasuk partai, logistik mendukung, strategi tepat dan basis serta ketokohannya jelas. Dan beliau hampir memiliki semua unsur itu. Berarti, Hamzah berpeluang besar menang,” pungkasnya.

Pengamat politik Universitas Pattimura Ambon, Jen Latuconsina menyebutkan, sejumlah nama yang dapat menandingi Abua Tuasikal. Dua diantaranya, politisi Partai Golkar Hamzah Sangadji dan mantan sekretaris daerah Malteng dan Jusuf Latuconsina.

“Yang mesti dilakukan oleh figur-figur ini yakni menaikan popularitas mereka dan tingkat elektabilitas mereka. Disamping itu harus memiliki modal politik, modal sosial, dan modal ekonomi yang setara dengan incumbent agar bisa sukses memenangkan pilkada langsung di kabupaten Buru dan kabupaten Maluku Tengah,” kata Jen kepada Ambon Ekspres awal Januari 2016.(TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!