2 Kandidat Mendaftar di PDIP – Ambon Ekspres
Trending

2 Kandidat Mendaftar di PDIP

AMBON,AE— Bakal calon Walikota dan wakil Walikota Ambon 2017, Felix Christianto dan Muhammad Tady Salampessy secara resmi telah mendaftarkan diri di DPD PDI Perjuangan. Selain dua figur itu, Tim Poly Kastanya juga telah mendatangi markas PDIP, namun hanya sekedar mengecek informasi.

Tady merupakan kader dan sekaligus pengurus DPD PDIP Maluku. Dia mendaftar pada 12 Februari 2016. Sedangkan Felix yang merupakan pengusaha di kota Ambon, mendaftar pada 15 Februari.

“Jadi bakal calon walikota, itu Muhammad Tadi Salampessy. Beliau adalah kader partai. Beliau mendaftar sekitar tanggal 12 Februari. Sedangkan bakal calon Walikota yang mendaftar, adalah Felix Christianto,” kata Wakil Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon PDIP Kota Ambon, Elvis Zaid Masbaitubun saat dikonfirmasi via seluler, Senin (15/2).

Selain Felix dan Tady, dia mengaku, tim Poly Kastanya juga telah mendatangi sekretariat pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota DPD PDIP kota Ambon. Namun, Tim Penjaringan mengganggap, kedatangan Tim Poly hanya untuk mengecek informasi, bukan mendaftar.

“Tadi (kemarin), juga ada tim pak Poly kastanya. Tapi, sesuai aturan partai, bahwa yang harus datang mendaftar adalah kandidat. Ini sudah merupakan ketentuan partai yang buat dalam keputusan DPD. Karena itu, Tim Penjaringan menganggap bahwa utusan yang datang itu sekadar mencari informasi,”ungkapnya.

Dikatakan, aturan tersebut ditegakan untuk mengikat rasa keseriusan seorang calon untuk mendaftar dan berproses di PDIP. Selain itu, PDIP ingin menyeleksi bakal calon yang punya keinginan dan keseriusan membangun Kota Ambon.

“Sehingga betul-betul mengikuti seleksi. PDIP ingin menjaring orang-orang yang betul-betul punya keinginan untuk membangun kota Ambon lewat PDIP,” jelasnya.
Soal syarat, harus sesuai aturan yang berlaku, baik undang-undang Pilkada nomor 8 tahun 2015, dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 12 tahun 2015 tentang pencalonan dan syarat calon. Selain itu, PDIP juga punya aturan internal mengenai syarat pendaftaran.

Dia melanjutkan, yang pasti PDIP punya ukuran untuk menentukan bakal calon yang diusung pada Pilwalkot 2017 nanti. Kalau soal batas waktu pendaftaran, itu sampai tanggal 29 Februari. Sesuai aturan partai, kalau bakal calon mendaftar belum mencukupi empat, maka pendaftaran akan diundur selama 14 hari kerja.

“Jadi, minimal harus empat bakal calon mendaftar, baru bisa dilanjutkan dengan tahapan lainnya. Kalau belum sampai jumlah itu, pendaftaran akan diperpanjang selama 14 hari kerja,”jelasnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Piet Manuputty mengatakan, Golkar belum memulai proses Pilwalkot 2017, karena belum ada Petunjuk Pelaksana (Juklak). “Tunggu dulu sedikit waktu. Pasti akan ada keterangan resmi dari Partai,”kata Manuputty via sms, kemarin.

Disinggung soal siapa bakal calon Walikota yang menurut Golkar akan mendampingi Richard Louhenapessy, dia mengaku, menjadi hak dari Louhenapessy. Namun, semua indikator yang mendukung pilihan Louhenapessy harus dibahas dengan semua pihak terkait.

“Hal yang bisa terjadi di Golkar adalah penentuan siapa Wakil, itu diserahkan kepada calon Walikotanya. Tentu semua aspek dibicarakan oleh semua pihak terkait. Termasuk hasil survei,”jelasnya.

Pengurus DPD Partai Golkar Kota Ambon, Max Hehanussa mengatakan, saat ini banyak lawan Richard Louhenapessy yang menginginkan agar Sam Latuconsina bercerai dengan Louhenapessy. Sehingga, belum nampak siapa bakal calon yang dipastikan maju bersama Walikota Ambon aktif itu.

“Memang belum bisa dinampakan siapa calon wakilnya. Karena, lawan-lawannya ingin agar pak Sam bisa berpasangan dengan kandidat dari partai lain. Jadi, tergantung pak Ris saja,”kata dia.

Sampai kemarin, ada sejumlah nama yang digadang-gadang akan berpasangan dengan Richard Louhenapessy, mereka diantaranya, Lutfi Sanaky, Hamdani Laturua. Keduanya dari kalangan partai politik. Sedangkan Rio Pellu juga digadang dari birokrasi untuk mendampingi Richard.

Munculnya nama Rio, kata Nendy Kurniawan Asyari dari Index, menambah warna pertarungan bursa calon wakil walikota Ambon untuk berpasangan dengan Richard Louhenapessy. “Itu berarti ada dua dari birokrasi, Sam Latuconsina dan Rio Pellu,” kata dia.(TAB)

Most Popular

To Top