Baru PKS Calonkan Kadernya di Malteng – Ambon Ekspres
Trending

Baru PKS Calonkan Kadernya di Malteng

Ambon, AE— Sampai kemarin, baru Partai Keadilan Sejahtera yang memberikan dukungan kepada kadernya, Saadiah Uluputty untuk diusung menjadi Bupati Maluku Tengah. Saadiah sendiri menyatakan maju, termasuk melawan incumbent atau petahana, Abua Tuasikal.

Semua pengurus PKS dari provinsi sampai tingkat desa, juga siap mendukung pencalonan politisi wanita ini bertarung dalam pilkada Malteng. Mereka yakin bisa menangkan Saadiah, karena sejak awal pengurus DPW PKS ini sudah memiliki basis massa tradisional.

Saat pemilihan umum legislatif tahun 2014, Saadiah adalah peraih suara terbanyak dari semua anggota DPRD Maluku terpilih dari daerah pemilihan Maluku Tengah. Saadiah diyakini lawan tangguh buat Abua Tuasikal. “Saya siap maju untuk bertarung,” kata srikandi PKS ini.

Majunya Saadiah sebelumnya sudah diakui, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahera (PKS) Provinsi Maluku, Asiz Sangkala.“Saat Rakorda PKS Malteng, ada dorongan kuat kaders dan pengurus dari tingkat kecamatan(DPC) dan kabupaten (DPD), agar kader maju dalam Pilksda Malteng 2017,” akui Asiz.

Wakil ketua DPD PKS Malteng, Musriadin mengaku, saat PKS masih melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lainnya, diantaranya Golkar (5 kursi), PKPI (4 kursi), dan PKB (4 kursi) guna membagun koalisi. Namun, baru PKPI yang menyetujui koalisi dan mengusung ketua DPK, Abraham picarima berpasangan dengan Saadiah.

“Ada keinginan PKPI untuk berkoalisi dengan mengusung ketuanya yang juga anggota DPRD Malteng Abraham Picarima untuk berpasangan dengan ibu Saadiah. Tapi, kami harus berkoalisi minimal dengan tiga partai untuk mencapai 10 persen atau 8 kursi, karena kami hanya satu kursi,” kata dia.

Namun, ada wacana lain yang saat dibangun, yakni Saaidah akan berpasangan dengan Rudof Lailosa, anggota DPRD Malteng asal partai Golkar.”Ada wacana juga bahwa kami kemungkinan bisa dengan Golkar, karena Golkar punya 5 kursi. Kemudian, ada wacana juga agar Saaidah Uluputty dari Jazirah disandingkan dengan Rudolf Lailosa dari Seram,” kata dia.

Ketua fraksi PKS DPRD Malteng itu mengaku, keputusan untuk mengusung Saadiah kendati PKS hanya memiliki 1 kursi, adalah keputusan yang berani. Pasalnya, PKS punya pertimbangan ketokohan.

“Kami akui dari sisi dukungan politik memang hanya 1 kursi. Tapi, dengan ketokohan ibu Saadiah yang saat ini cukup tinggi dari sisi elektabilitas, maka tidak menutup kemungkinan, akan ada ruang komunikasi politik dengan partai lain untuk kesepakatan koalisi,” kata dia optimisnya.

Soal kesiapan partai, dia mengaku, DPC PKS sudah dibentuk di 18 kecamatan. Sedangkan pengurus desa (DPRA), sudah 80 persen terbentuk. ”Kecuali wilayah-wilayah non muslim yang memang belum ada ranting. Tapi, hasil Rakorda dipastikan Mei atau Juni DPRA sudah terbentuk di semua desa,”akunya.

Sedangkan konsolidasi sudah mulai dilakukan paska Musda dan Rakorda.”Dalam waktu dekat DPD-DPC akan disegarkan kepengurusannya sampai tingkat ranting. Untuk mesin partai, saya kira tidak ada masalah bagi PKS,”tambah Asiz.(TAB)

Most Popular

To Top