Operasi Senyap Densus Mabes di Ambon – Ambon Ekspres
Trending

Operasi Senyap Densus Mabes di Ambon

Dua Terduga Teroris Digelandang ke Jakarta

AMBON,AE— Aparat kepolisian Polda Maluku, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait diamankannya dua terduga jaringan teroris maupun simpatisan dari Islamic State of Iraq and al-Sham atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS. Kedua terduga hingga kini inisialnya belum diketahui pasti.

Berdasarkan informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan kedua terduga, berinisial AT dan WF, yang diamankan di dua tempat berbeda itu kini telah diterbangkan dari Kota Ambon, menuju Markas Komando Satuan Brimob Polri, yang berada di Kelapa Dua Depok, Jakarta.

Keduanya kini dalam pemeriksaan lanjut oleh Detasemen Khusus 88 Mabes Polri, terkait keterlibatan kedua warga tersebut. “Kalau tidak salah kedua terduga yang diamankan pada dua tempat yang berbeda itu, kini sudah tidak ada lagi di Ambon, mereka sudah di bawa ke Mabes Polri, karena kedua orang itu merupakan taruna dari Mabes,” kata sumber koran ini.

kedua terduga teroris maupun ISIS itu, diamankan di kawasan Desa Haya, kecamatan Tehoru, kabupaten Maluku Tengah dan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Sebelum WF diamankan, tim Detasemen khusus anti teror terlebih dulu mengamankan, AT di Desa Haya, kemudian selang beberapa jam, dari hasil pengembangan AT, tim anti teror itu mengamankan WF di desa Batu Merah.

Informasi lain yang diperoleh menyebutkan, WF diamankan dengan sejumlah barang bakti. Barang bukti tersebut yakni satu unit senjata api laras pendek berjenis revolver dan satu buah bahan peledak serta sejumlah amunisi.

“Ada satu buah senpi laras pendek juga, kemudian benda yang dicurigai bom serta beberapa amunisi. Dibawa bersamaan dengan dia (terduga WF red),” singkat sumber terpisah.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Polisi Kif Aminanto, yang dicegat wartawan usai mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka operasi Simpatik 2016, dihalaman Mapolda Maluku, Selasa pagi kemarin membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua warga didua tempat yang berbeda itu.

Namun pria yang pernah bertugas di Polda Papua ini mengaku, kalau kedua terduga itu diamankan oleh tim dari Detasemen khusus anti teror Mabes Polri, bukan dari polda Maluku.

“Tim dari Mabes Polri, bukan kita (Polda red) yang amankan. Kita hanya bantu, soal tempat dan sebagainya saya ngga (tidak) tahu. Yang bantu kan anggota bukan saya. Saya tidak dapat laporan, mana mungkin saya ngomong. Tidak tahu,”singkat dia sambil pergi meninggalkan wartawan. (AHA)

Most Popular

To Top