1 Lagi Penantang Baru Abua – Ambon Ekspres
Trending

1 Lagi Penantang Baru Abua

MASOHI,AE— Calon Bupati Maluku Tengah, Komisaris Besar (Kombes) Ely Jamaluddin mendapat simpati masyarakat di Maluku Tengah. Dia dipastikan rival sepadan petahana Tuasikal Abua dalam perhelatan pilkada 2017 mendatang berpasangan dengan Karel Haurissa.

Ditemui usai melakukan pendaftaran di Partai Gerindra, kemarin Perwira Menengah(Pamen) aktif polisi ini optimis mendapat kepercayaan dari partai Gerindra didampingi kaders Karel Haurissa. “Iya, tentu saya optimis mendapat rekomendasi partai saya berpasangan dengan kader Gerindra, Kace (sebutan  Karel),” katanya optimis.

Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Provinsi Maluku Utara tersebut mengatakan, merasa terpanggil untuk maju menjadi bupati didasarkan atas kondisi real memperbaiki Maluku Tengah yang lebih baik. Dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) terbesar yakni, Rp 1,7 triluyun sebetulnya dipergunakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, yang terjadi katanya anggaran tersebut kurang menyentuh. Hal itu nampak dengan rendahnya tingkat pendapatan masyarakat dan lemahnya geliat ekonomi dan pembangunan. “APBD besar tapi tingkat pendapatan masyarakat rendah, geliat ekonomi pun lemah,” katanya.

Karena itu, perlunya perbaikan dan perubahan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat karena dengan luas wilayah yang besar butuh kebijakan yang menyentuh. Selama ini kebijakan hanya bertumpuh pada satu dua wilayah, maka terjadi ketimpangan pembangunan dan ketimpangan lainnya di sejumlah wilayah. “Untuk menjawab itu maka sejumlah daerah harus dimekarkan,” tandas Ely.

Dihadapan warga Kota Masohi saat coffe break setelah melakukan pendaftaran dan pengembalian di Partai Amanat Nasional (PAN), Ely menggelorakan pemekaran daerah otonomi baru sebagai solusi memperkecil rentang kendali, kesejahteraan dan aksesibilitas. Karena diakuinya, APBD yang terbilang besar itu tidak mampu membiayai seluruh wilayah, itu sebabnya pembangunan tidak berjalan maksimal.

“Kepala daerah harus merespon pemekaran. Kepala daerah mesti merespon dinamika regulasi guna kesejahteraan dan rentang kendali pelayanan publik,” sebutnya. Dengan pemekaran lanjut Ely, beragam potensi yang ada perlu dibangkitkan dengan pemekaran akan meresap tenaga kerja.

“Semua wilayah punya potensi. Salah satu cara membangkitkan potensi ada pemekaran dimana membuka lapangan kerja terutama lulusan perguruan tinggi yang semakin hari semakin bertambah,” urainya.

Dipaparkan, pernah diminta masyarakat Halmahera Utara mencalonkan diri sebagai bupati, namu kondisi politik lokal di daerah itu menghendaki lain. “Tahun 2004 saya diminta masyarakat tapi kondisi politik lokal hendaki anak daerah.

Nah, sekarang saya hadir di Malteng untuk mengabdi saya optimis mendapat dukungan dan diterima masyarakat baik di basis Hena Hetu maupun di wilayah lain 18 kecamatan,” ujar Ely.

Sementara itu, salah satu sesepuh masyarakat Maluku Tenggara yang berdomisili di Kota Masohi, Hasan Renwarin mengaku, Kombes Ely Jamaludin punya visi besar memperbaiki Maluku Tengah. “Beliau punya visi besar yang perlu kita dorong untuk kemajuan pembangunan di Maluku Tengah,” ucap Renwarin.

Senada dikemukakan, Sulaiman Lating, bahwa kehadiran Ely dalam perhelatan pilkada di Malteng memberi semangat baru dan dia percaya dengan sejumlah visi pembangunan dan pengalaman yang dimiliki, Ely mampu membawa perubahan pembangunan dan pemberdayaan bagi Maluku Tengah. (ANC)

Most Popular

To Top