Si Mungil dari Maluku Berlaga di Barcelona Cup – Ambon Ekspres
Trending

Si Mungil dari Maluku Berlaga di Barcelona Cup

Tim Sekolah Anak Indonesia (SBAI) Garuda berhasil membuat kejutan buat para penonton Barcelona Cup 2016, ketika berhadapan dengan tim dari sejumlah negara yaitu Inggris, Irlandia, Belgia. Setiap kali bertanding, tim SBAI selalu membawa pulang kabar gembira, karena menang.

Mengawali laga di Barcelona Cup 2016,  berhadapan dengan tim Inggris, Syukran Arabia Samual dan kawan-kawan yang tergabung  dalam  tim Sekolah Anak Indonesia (SBAI) Garuda berhasil mengungguli tim lawan. Para penonton terpesona menyaksikan    penampilan tim  Indonesia yang  sangat luar biasa.  Berhasil unggul 1-0 melalui tendangan jitu,  Andrianto. Tim SBAI mempertahankan posisi itu hingga babak pertama berakhir.

Setelah babak kedua berjalan, kondisi para punggawa SBAI merosot lantaran suhu yang mencapai 9 derajat celcius.  Sehingga,  di menit menit terakhir pertandingan,  tim Inggris berhasil  menyamakan  kedudukan 1:1 hingga babak kedua berakhir.

Di pertandingan berikutnya, tim  Indonesia bertemu Irlandia, gol pembuka dilakukan oleh Dimas Darmawan dengan menjebol gawang milik tim Iralndia. Skor berubah menjadi 2-0  setelah Arya Mahendra, dengan sempurna memasukan si kulit bundar ke dalam gawang tim lawan melalui tendangan bebas menjadikan kedudukan menjadi 2: 0 sampai akhir pertandingan.

Irlandia makin tidak berdaya di babak kedua. Tim Indonesia, melalui Rusdianto berhasil menambahkan  5 gol dan Dimas Darmawan menambah 2 gol, sehingga membawa tim Indonesia pulang dengan hasil 9 gol tanpa balas.

Pada pertandingan ke 3, Indonesia menemukan perlawanan  yang  sangat kuat dari tim Belgia. Namun, semangat para pemain Indonesia tidak surut, sehingga berhasil memasukan bola lebih dulu ke gawanag tim Belgia melalui tendangan Rusdianto. Pemain  asal Jawa Timur itu berhasil mencetak gol pertama ke gawang Belgia

Namun di babak kedua, tim Indonesia   kehabisan tenaga akibat pengaruh cuaca yang  sangat dingin, sehingga perlawanan mulai lemah dan akhirnya menyerah dengan  skor 2:1. Beruntung aksi central bek Syukran Arabia Samual berhasil membendung serangan serangan tajam mereka, sehingga gol tidak bertambah  tetap dengan skor 1:2 untuk Belgia.

“Anak-anak masih belum bisa beradaptasi dengan cuaca sebenarnya secara sistem tim kita unggul hanya faktor cuaca anak-anak agak sedikit terganggu pernafasannya,” tutur Iwan Rukmana, head coach SBAI Garuda Jaya.

Sedangkan menurut ketua umum SBAI,  Dani Septia Isnandar pemain SBAI telah menunjukkan pemampilan yang sangat baik.  Pemain  bola kita  unggul hanya memang anak anak kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dan kurangnya beradaptasi dengan cuaca. Do’akan saja besok di 8 besar kita bisa lolos dan masuk ke semifinal. Amiìin.(***)

Most Popular

To Top