Kader Golkar: Kami Siap Hadapi – Ambon Ekspres
Trending

Kader Golkar: Kami Siap Hadapi

AMBON, AE— Pengurus DPD Golkar Kota Ambon, dan sejumlah kader beringin, tak gentar hadapi laporan DPD Golkar Maluku. Kemarin, DPD Golkar Maluku secara resmi melaporkan pengrusakan kantor mereka dalam aksi demonstrasi, Rabu (20/4) lalu. Laporan itu kini sedang didalami polisi.

Kepala sekretariat DPD Golkar Maluku, Pieter Charles Manuputty secara resmi telah melaporkan oknum kader Golkar kota Ambon terlibat dalam aksi pengrusakan di kantor DPD Golkar Maluku, Karang Panjang, Rabu (20/4). Laporan disampaikan ke Mapolres Ambon sekitar pukul 22.00 wit (Rabu malam).

Aiptu Amir, Paur Humas Polres Ambon dan Pp.Lease Saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut. ”Iya ada laporannya. Kasus ini sementara dalam penyelidikan polisi. Siapa pelakunya nanti kita lihat perkembangan penyidikan atas kasus ini,” ungkap Amir kepada wartawan, Kamis (21/4).

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Ambon, Richard Tuapattinaya yang ikut dalam aksi tersebut mengatakan, tidak masalah jika ada pihak yang melapor. Sebab, menurut dia, kejadian tersebut tidak bisa dimaknai sebagai tindakan kriminal.

“Silakan proses. Tidak ada masalah. Ini kan masalah internal berupa miskomunikasi lalu memantik ketidakpuasaan saja. Bukan masalah kriminal. Tapi kami siap,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, masalah tersebut juga telah diselesaikan secara internal oleh Zeth Sahuburua dan Richard Louhenapessy. ”Lagian, kan sudah ada komunikasi langsung antara pak Ety dan pak Ris melalui telepon saat kami lakukan rapat tadi siang (kemarin). Besok (hari ini) kami bertemu dengan pak Ethy untuk selesaikan semuanya. Termasuk kepastian Musda,” pungkas dia.

Pelaksana Tugas (Plt) DPD Partai Golkar kota Ambon, Max Siahay mengatakan, tuntutan mereka dalam pernyataan sikap saat melakukan aksi protes di DPD Golkar Maluku, hanya akibat kekecewaan atas ketidakpastian Sahuburua membuka Musda.

“Jadi itu hanya pernyataan sikap. Beliau kan diperpanjang. Nanti setelah Musnaslub, baru DPD I bikin Musda untuk pilih kepengurusan yang baru. Apa yang dilakukan itu (aksi) hanya karena kekecewaan anak-anak (kader Golkar), bahwa mengapa tidak bisa orang lain yang membuka Musda. Kan Golkar sifatnya kolektif kolegial,” jelas Max.

Seperti ditulis Ambon Ekspres, Kamis (21/4), Max dan sejumlah kader Golkar kota Ambon, mendatangi kantor DPD I Golkar Maluku, Rabu (20/4) sekitar pukul 15.00 wit. Selain menanyakan penundaan Musda yang terkesan dibuat-buat oleh DPD, dalam pernyataan sikap, mereka juga meminta agar DPP Partai Golkar segera menurunkan Pelaksana Tugas (Plt) ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, menggantikan Zeth Sahuburua. (TAB/ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!