Peran Guru Dan Orang Tua Sangat Penting – Ambon Ekspres
Metro Manise

Peran Guru Dan Orang Tua Sangat Penting

Antisipasi Kasus Kekerasan Seksual

AMBON, AE— Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, peran guru dan orang tua diminta lebih dimaksimalkan. Orang tua agar lebih aktif mengawasi anak dalam mengakses internet. Pasalnya dengan perkembangan zaman, foto/video mesum banyak diupload anak-anak pelajar.

Pada dasarnya, peran guru dan orang tua harus disamakan. Karena guru tidak sehari penuh mengawasi siswanya. Begitupun orang tua, tidak sehari penuh mengawasi anaknya. Sehingga harus selalu bersama-sama dalam mengawasi anak didiknya.

Dimana di rumah menjadi tanggung jawab orang tua dalam mengawasi anaknya dalam pergaulan. Begitupun di sekolah menjadi tugas seorang guru dalam mengawasi anak didiknya. Jika keduanya bersama-sama mengawasi, pastinya anak didik tidak terpengaruh hal buruk dalam lingkungannya,” tandas Kepala Dinas Pendidikan Maluku, Saleh Tio di Islamic Center, Sabtu (28/5).

Menurutnya, dengan maraknya kasus kekerasan seksual di Kota Ambon, maka ini harus menjadi perhatian seluruh pihak guna mengantisipasi serta meminimalisir jumlah kasus tersebut. Karena jika persoalan tersebut menimpa korban yakni anak dibawah umur, maka akan membawa dampak buruk yang dapat merusak masa depan anak tersebut.

Jika dilihat, lanjut Thio, tingkat kekerasan seksual yang terjadi pada anak, baik di luar daerah maupun di Kota Ambon tidak berbeda jauh. Dimana para pelaku merupakan orang terdekat dari korban. Olehnya itu, peran orang tua maupun guru harus lebih aktif dalam mengawasi setiap pergerakan anak.

“Pendidikan sangat penting bagi setiap anak, tapi jika hal tersebut dirusak akibat kekerasan seksual, maka anak tersebut akan mengalami trauma berkepanjangan. Makanya setiap anak harus diawasi. Dengan peran guru dan orang tua dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak, merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi serta menekan jumlah tingkat kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur,” pesannya.

Direktur LAPPAN Maluku, Baihajar Tualeka menambahkan, kasus kekerasan seksual di kota Ambon memang sangat tinggi sejak Januari hingga Mei 2016 dengan jumlah 32 kasus. Olehnya itu, peran orang tua serta guru memang sangat penting dalam menekan jumlah kekerasan seksual terhadap anak.

Namun, kata dia, peran orang tua dan guru harus didukung seluruh pihak. Karena memang banyak kekerasan seksual yang dilakukan oknum orang tua maupun oknum guru yang marak diberitakan media massa. Olehnya itu butuh perhatian seluruh pihak selain orang tua dan guru.

“Peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengawasi setiap pergerakan anak. Apalagi dengan kemajuan teknologi sehingga anak-anak dibawah umur sudah mulai lancar mengupload video atau foto porno. Bahkan terkadang oknum guru atau orang tua yang menjadi pelaku dibalik kasus kekerasan seksual. Namun dengan pengawasan seluruh pihak, hal-hal tersebut dapat dihindari,” terangnya.

Dirinya berharap, pemerintah, pihak kepolisian, wakil rakyat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder lainnya dapat berperan aktif melawan kekerasan seksual terhadap anak di Ambon. Dengan melakukan berbagai sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat baik di masyarakat maupun lembaga pendidikan dan lainnya.

“Kita harapkan agar semua pihak dapat berperan sehingga persoalan kekerasan seksual ini bisa diantisipasi dan diminimalisir. Jangan hanya orang tua serta guru saja yang punya peran penting. Tetapi seluruh pihak harus bisa berperan aktif dalam mensosialisasikan kasus kekerasan seksual ke masyarakat. Semoga ada kerjasama yang baik dari seluruh pihak,” pintanya.(MG2/ISL)

Most Popular

To Top