Kakek Ditemukan Membusuk – Ambon Ekspres
Metro Manise

Kakek Ditemukan Membusuk

AMBON, AE— Warga di sekitar kawasan Talake Dalam, Kecamatan Nusaniwe ,Kota Ambon dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat warga setempat dengan kondisi yang sudah membusuk. Korbanya bernam Beny Mahupaly .

Jasad kakek 77 tahun ini ditemukan dengan kondisi memprihatinkan di rumahnya sendiri, Senin (30/5) sekitar pukul 09.30 WIT. Ironisnya, keluarga yang berada dalam rumah tidak mengetahui kematian korban saat itu.
Berdasarkan informasi diterima, korban diperkirakan sudah meninggal kurang lebih tiga hari. Pasalnya, dua hari sebelumnya adik perempuaan korban yang tinggal bersebelahan rumah yang bernama Naomi Tomasoa membawa makanan untuk korban.

Namun saat itu pintu kamar korban tertutup. Setelah itu dia menyuruh anaknya yang bernama Fence Tomasoa untuk melihat keberadaan korban. Karena pintu kamar korban tertutup, Fence kemudiaan berusaha melihat korban dari balik jendela kamar. Tetapi tidak dapat terlihat karena lampu kamar saat itu padam.

Fence sempat menanyakan keberadaan korban kepada salah satu anaknya yang bernama Riky Mahupaly. Riky yang diketahui sedikit mengalami kejiwaan ini sempat menjawab kalau bapaknya pergi ke Piru (Kabupaten Seram Bagian Barat). Fence kemudian menyampaikan ini ke ibunya tentang keberadaan korban berada di SBB.

Keberadaan korban diketahui, lantaran kondisi jasadnya yang sudah membusuk sehingga mengeluarkan bau yang tidak sedap. Awalnya, warga setempat mengira bau yang menyangatkan itu merupakan bau bangkai tikus.

Namun, sumber bau ini selalu dari kamar korban. Pihak keluarga dan warga setempat tidak mengira kalau bau itu merupakan jasad korban yang sudah membusuk. Warga kemudian menyampaikan ke pihak keluarga korban untuk mengecek kamar yang ditempati korban. Disitulah ditemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan.

Korban ditemukan tewas dengan posisi duduk dengan menyandar kepala di samping tempat tidur. Terlihat seperti bersujud. ”Jadi pertama kali diketahui dari bau itu. Kita langsung laporkan ke ketua RT. Kemudian dilaporkan ke Polres Ambon,” tutur salah satu tetangga korban, Cak Muriyane.

Dikatakan, korban kesehariaannya sering tertutup. Pintuh rumah juga juga tidak pernah dibuka terkecuali kalau ada tamu. Korban juga dikenal sering mengkonsumsi minuman keras jenis sopi.

Pihak kepolisiaan setelah mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadiaan. Polisi tiba dilokasi kejadiaan sekitar pukul 10.00 WIT. Setelah itu dilakukan evakuasi terhadap jasad korban dan dibawah ke RS Bhayangkara Polda Maluku untuk divisum. ”Korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk kepentingan penyelidikan.

Untuk penyebab kematiaan korban belum diketahui. Kita tidak bisa mengira-ngira. Nanti kalau sudah ada hasilnya akan kita sampaikan lagi,” ungkap KBO Satreskrim Polres Ambon, Iptu Izaak Salamor. (ERM)

Most Popular

To Top