PH Toisuta: Pemilik Terima Rp54 M – Ambon Ekspres
Metro Manise

PH Toisuta: Pemilik Terima Rp54 M

AMBON, AE.–– Penasehat hukum, Direktur CV. Harves, Hentje Toisuta, Maourits Latumeten tetap yakin transaksi pembelian gedung Bank Maluku di Surabaya tidak ada mark up. Ada fakta-fakta hukum dalam pemeriksaan saksi di Surabaya yang belum dibuka jaksa, termasuk pengakuan pemilik gedung.

“Terutama tentang keterangan dari pemilik gedung. Kami sudah tahu bahwa pemilik gedung memberikan keterangan, dia menerima Rp54 miliar. Jaksa harus terbuka soal ini supaya publik tahu,” katanya, kemarin.
Artinya, lanjut Latumeten, bila pemilik mengatakan, menerima Rp54 miliar, berarti semakin memperjelas bahwa tidak terjadi mark up dalam transaksi pembelian lahan dan gedung di Jl. Darmo Nomor 51 Surabaya, Jawa Timur itu.

“Kalau pemilik mengatakan terima Rp54 miliar, lalu mark up nya di mana? Klien kami akan memberikan penjelasan secara terbuka kepada penyidik,” tandasnya.
Sebelumnya dalam pemeriksaan beberapa saksi di Surabaya, jaksa menemukan sejumlah keganjilan termasuk nilai gedung itu pada saat pembelian. Jaksa menemukan harga gedung hanya senilai Rp45 miliar. Namun sampai kemarin, jaksa belum pernah membuka berapa harga yang diterima pemilik dari transaksi tersebut.

BACA JUGA:  Proyek Cari Untung ‘Milik’ BKM

Sementara itu, Jaksa Agung (Kajagung)  RI, HM Prasetyo menyatakan dukungan terhadap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku dalam mengusut kasus dugaan mark up anggaran pembelian lahan dan gedung bank Maluku di Surabaya dan kasus transaksi Reverse Repo yang melilit bank plat merah itu. Prasetyo terus mengikuti perkembangan kasus tersebut serta sejumlah kasus terkait tambang di Maluku.

Hal tersebut disampaikan Jaksa Agung saat tiba di kantor Kejati Maluku, Senin(30/5). Kunjunganya yang pertama kali   ke Maluku sejak diangkat sebagai Jaksa Agung ini merupakan agenda untuk melihat secara langsung kinerja jajarannya di daerah ini dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

“Saya baru pertama kali tiba di Maluku. Ini merupakan program saya, turun ke jajaran Kejaksaan di Maluku. Saya  ingin melihat, sejauh mana kinerja mereka, bagaimana kesulitan mereka, kemudian kita evaluasi,” katanya.

Dia yakin,  para anak buahnya di Kejati Maluku tetap profesional dalam bekerja, menangani berbagai kasus di daerah ini. Sehingga, terkait sejumlah kasus di Bank Maluku yang ditangani para anak buahnya di Kejati Maluku, Prasetyo optimis, dapat ditangani dengan baik hingga tuntas.

BACA JUGA:  KPU Sepi Calon Independen

“Mereka biasa  melakukan itu. Saya kebetulan hadir di sini, ada penagangan kasus, itu tugas jaksa. Saya ikuti (perkembangan kasus bank Maluku) itu,” katanya.

Selama dua hari di Kota Ambon, H.M Prasetyo juga akan mengikuti sejumlah agenda, yaitu sebagai pembicara dalam seminar tentang “Sinergitas Penegakan Hukum di Negara Maritim” yang diselenggarakan oleh Universitas Pattimura (Unpatti), hari ini. Prasetyo juga akan meninjau rencana lokasi pembangunan Mess Tindak pindana Korupsi

Setelah memberikan keterangan singkat kepada wartawan, HM Prsetyo dan rombongan langsung menuju di lantai dua kantor Kejati Maluku untuk melakukan pertemuan dengan jajarannya di Maluku. (MAN)

Most Popular

To Top