Jaksa Amini Tantangan DPRD Maluku – Ambon Ekspres
Amboina

Jaksa Amini Tantangan DPRD Maluku

Ambon, AE.–– Jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku yang menangani dugaan mark up pembelian kantor Bank Maluku di Surabaya, akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota DPRD Maluku. Langkah ini dilakukan sebagai jawaban atas tantangan mereka. Belum diketahui, siapa-siapa saja yang bakal diperiksa, namun nama Freddy Rahakbauw disebut-sebut akan diperiksa.

Pemeriksaan terhadap anggota DPRD Maluku akan dilakukan setelah pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, selesai. “Setelah semua tersangka, penyidik nanti minta ijin dari gubernur untuk periksa DPRD. Kan mereka tantang, jadi jaksa jawab hal itu, “ungkap sumber koran ini.

Dijelaskan, pemeriksaan terhadap puluhan anggota DPRD Maluku itu, dilakukan untuk mencari kebenaran dari informasi adanya dana miliaran rupiah yang diduga mengalir ke DPRD Maluku. “Tunggu saja, anggota DPRD bakal dipanggil untuk diperiksa. itu pasti. Tetapi minta persetujuan dari gubernur dulu, “tandasnya.

Sementara, Mourits Latumeten, kuasa hukum Hentje Toisuta ini mengatakan, bila benar ada mark up anggaran pembelian lahan dan gedung tersebut, semestinya, jaksa menetapkan semua yang kecipratan dana hasil mark up itu sebagai tersangka. Bukan hanya kliennya dan Dirut bank Maluku Idris Rolobessy serta Pedro Tentua yang dikejar.
“Kalau benar ada mark up, lalu ada yang turut menerima, berarti yang memberi dan yang menerima harus diproses. Bukan yang memberi saja,” katanya.

Mereka yang menerima fee diantaranya, Fredy Sanaky dan Soenarko. Fredy Sanaky, mantan Kepala Devisi Umum dan Hukum Bank Maluku-Malut utara mengaku dihadapan penyidik bahwa menerima Rp 250 juta dari Bos CV. Harves, Hentje Toisuta. Dia pun telah mengembalikan Rp150 juta. Sisanya, Rp100 juta akan dikembalikan.

Sementara Soenarko, penjaga lahan dan gedung di Surabaya yang menjadi objek transaksi jual –beli yang melibatkan Bank Maluku ini juga mengaku menerima Rp75 juta. Dia pun telah menyerahkan uang tersebut kepada penyidik saat diperiksa di Surabaya, beberapa waktu lalu. Direktur Kepatuhan PT Bank Maluku-Maluku Utara, Izaac B. Thenu juga turut memutuskan pembelian lahan dan gedung tersebut, dan sempat menerima fee sebelum dikembalikan.(AFI/MAN)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!