Untung Sangadji Temui Tiga Ketum Parpol – Ambon Ekspres
Politik

Untung Sangadji Temui Tiga Ketum Parpol

AMBON, AE.— Tiga partai politik besar, PAN, Hanura, dan Gerindra kemungkinan akan mengusung AKPB Untung sebagai bakal calon Bupati Seram Bagian Barat (SBB). Pertemuan Untung dengan para petinggi partai ini juga sudah dilakukan beberapa kali, dan mereka solid mengusungnya.

Untung yang dikonfirmasi Ambon Ekspres, kemarin, mengaku telah bertemu ketua umumn Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto dan Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Pertemuan itu membicarakan keseriusannya maju sebagai calon Bupati SBB.

Menurut Untung, pertemuan dengan Wiranto dalam acara penyerahan Hanura Award 2016 di Jakarta. Dihadapan Wiranto, ia menyampaikan keinginan dan kesiapannya maju di Pilkada SBB 2017. “Saya udah lapor ke pak Wiranto. Saya ngomong langsung. Beliau bicara apa saya tahu. Saya siap laksanakan perintah beliau. Detik itu, waktu beliau memberikan award itu. Beliau kaget, waktu dengar saya daftar,”kata Untung yang sedang berada di Ambon.

Namun, ia tidak mau membeberkan isi pertemuan dengan mantan jenderal itu. Yang jelasnya, kata dia, semua berjalan dengan baik.”Ya, saya nggak bisa jelaskan itu. Kita santai saja. Kan semua (bakal calon) sudah mendaftar. Semua juga telah dilayani. Proses pelayanan ini baik dan tidaknya, saya nggak mau menjelaskan di sini,”katanya.
Penembak teroris di Sarina, Jakarta Pusat itu juga mengaku, telah bertemu langsung dengan Zulkifli Hasan.

BACA JUGA:  Fahri Hamzah: Kayak Negara Punya Dia Aja

Dihadapan Zulkifli Hasan, ia mengutarakan niatnya maju di Pilkada. “Saya menghadap di pak ketua MPR, pak Zul (Zulkiflo Hasan) itu saya juga sederhana. Saya gak mau juga menjawabnya sekarang. Karena nanti kedengaranya mungkin mengganggu perasaan orang lain. Ini kan akomodasi politik. Kita memberikan informasi, mungkin maksud kita baik, orang dengar kan sudah mencak-mencak di situ,”jawab dia, ketika ditanya soal rekomendasi PAN.

Tetapi, menurut dia, proses menuju pemberian rekomendasi, berjalan baik. Sebab, PAN dan Untung memiliki hubungan yang baik. Untung merupakan pelatih pasukan PAN di Jakarta, dan pernah diberi penghargaan oleh PAN.

“Berhubungan dengan itu, ya saya ingatkan kepada beliau, mohon izin pak saya bla-bla-bla. Beliau lebih gembira lagi setelah kasus Sarina, ya saya lagi. Hanya untuk menjelaskan ini lebih detail, saya minta maaf. Jadi, saya kira baik-baik saja. Saya diterima, saya hormati beliau. Saya sampaikan bahwa saya siap maju dan berbuat apapun yang terbaik untuk negeri saya. Dengan sistem yang berbeda,”akuinya.

Selain itu, ia juga telah membangun komunikasi intens dengan DPP Partai Gerindra. Bahkan bertemu dengan Probowo Subianto terkait pencalonannya di Pilkada SBB.”Kalau dengan pak Probowo, itu kan gak saya ceritakan di sini,”ungkapnya.

BACA JUGA:  PPP Beralih Dukung PANTAS

Ia juga sudah diperintahkan agar memakai lambang Partai Gerindra di baleho. Namun, ia menghargai bakal calon lain yang sama-sama berproses di partai berlambang kepala burung Garuda itu.

“Saya sudah lakukan komunikasi dengan DPP. Saya diperintahkan meletakkan logo Gerindra di baleho. Cuman saya bilang, sudahlah. Nanti aja. Santai-santai saja. Tidak usah tempel-tempel sana sini. Nanti orang bisa marah-marah,”jelasnya.

Prinsipnya, kata dia, proses internal Partai telah diikuti. Olehnya itu, ia optimis bisa mendapatkan rekomendasi tiga partai politik tersebut. “Kita jangan berubah. Kalau kita biasa-biasa dan dilayani baik, ya kita harus optimis. Suka atau tidak suka, ini sebuah perjuangan dan perjalanan yang baik,”tandasnya.

Seperti diberitakan Ambon Ekspres, 26 Mei lalu, Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Hanura Maluku, Faraid Souwakil memastikan, Hanura tidak akan mengusung Untung. Pasalnya, Untung tidak mengembalikan formulir pendaftaran.

Awalnya, kata dia, Untung berproses di Hanura dengan mengambil formulir pendaftaran. Namun, hingga batas waktu penutupan, polisi yang terkenal dengan aksi menembak mati teroris di Jakarta itu, tidak mengembalikan formulir.

BACA JUGA:  AT: Kemenangan TULUS Diatas 75 Persen

“Bagaimana Hanura mau melirik Untung Sangadji, sedangkan Untung Sangadji sendiri saja tidak melirik Hanura. Itu artinya, karena dia tidak mendaftar di Hanura. Dia hanya mengambil formulir tetapi tidak mengembalikan formulir atau tidak mendaftar. Karena yang dimaksudkan dengan mendaftar itu adalah pengembalian formulir,”kata Faraid saat dikonfirmasi Ambon Ekspres, Selasa (24/5).

Partai Hanura, kata dia, tetap bersandar atau taat pada Petunjuk pelaksana (Juklak) perekrutan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dalam juklak tersebut, yang diusung adalah bakal calon yang mengikuti seluruh tahapan penjaringan dan mendapatkan nilai survei yang tinggi.

Sementara itu, ketua DPD Partai Gerindra Maluku Hendrik Lewerisa menegaskan, semua bakal calon Bupati dan Wakil Bupati memiliki peluang yang sama. Tetapi, lagi-lagi, akui dia, penentuan rekomendasi menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“AKBP Untung Sangadji dan seluruh bakal calon bupati dan wakil bupati di SBB yang berproses di Partai Gerindra, mempunyai peluang yang sama untuk memperoleh rekomendasi dari Gerindra. Tetapi, seperti yang telah saya tegaskan, soal rekomendasi adalah domain DPP. Kami di daerah hanya dalam posisi mengawal dan memperjuangkan apapun yang diputuskan oleh DPP,” kata Lewerissa via sms, kemarin. (TAB)

Most Popular

To Top