Buru Selatan Miliki 11 Cabor Unggulan – Ambon Ekspres
Olahraga

Buru Selatan Miliki 11 Cabor Unggulan

Arsad : Pengurus Harus Bekerja Lebih Keras

AMBON,AE- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buru Selatan mulai tancap gas dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) edisi keempat di Kabupaten Buru. Induk dari cabang olahraga (cabor) itu telah menyiapkan sekitar 11 cabor yang menjadi andalan kabupaten bertajuk Lolik Lalen Fedak Fena tersebut.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Buru Selatan, Arsad Souwakil memaparkan, pihak telah menyiapkan 11 cabor andalan untuk menghadapi Popmal nanti.’’ Seluruh atlet dari sebelas cabor ini akan dibina secara jangka hingga jelang Popmal. Beberapa cabor andalan Bursel diantaranya adalah tinju, pencak silat, balap motor, atletik, catur hingga sepakbola,’’ ungkap Arsad saat menghubungi Ambon Ekspres, kemarin.

Pria kulit putih ini menjelaskan, pemilihan cabor unggulan ini sesuai dengan hasil pertemuan yang dilakukan oleh pengurus KONI Bursel pada rapat koordinasi pemetaan cabor unggulan belum lama ini.’’ Kriteria cabor unggulan berdasarkan beberapa faktor pendukung, di antaranya sarana dan prasarana yang memadai, memiliki atlet dan pelatih berprestasi. Program cabor unggulan ini sudah disosialisasikan sejak tahun lalu dan baru dipetakkan tahun ini,’’ jelasnya.

Arsad menyampaikan bahwa, perlunya pemetaan cabang olahraga di daerah ini karena tujuannya dalam rangka mewujudkan daya saing prestasi olahraga di tingkat lokal maupun nasional.’’ Sebenarnya cabor unggulan tidak harus banyak. Kalau cabornya banyak, dananya juga mesti banyak. Namun kami sangat bersyukur di sini (Bursel) memiliki beberapa cabor yang sangat potensial,’’ ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Arsad berharap, pemerintah daerah maupun dunia usaha dapat saling bersinergi untuk dapat membina cabang olahraga yang ada. Pihaknya akan mengkomunikasikan ke pemkab supaya pihak swasta ada kepedulian di bidang olahraga  untuk menggerakan dunia olahraga dalam rangka pembinaan atlet.’’ Jadi pihak swasta jangan hanya memikirkan di industri saja tetapi di olahraganya juga,’’ pintanya.

Selain itu, lanjut Arsad, jika ada keterlibatan pihak swasta, maka proses pembinaan baik sehingga atlet yang dibina bisa mampu berprestasi di pelbagai level kompetisi.’’ Jika bisa terlaksana, maka nantinya Bursel merupakan gudang atlet karena program pembinaan berjalan baik,’’ ucapnya.

Arsad mengingatkan, teman-teman pengurus harus bekerja lebih keras, ihklas, dan cerdas mengingat daerah ini memiliki cabang olahraga yang telah berprestasi.’’ Ke depan harus benar-benar difokuskan karena berpotensi medali, meski tidak boleh mengesampingkan peran cabang olahraga lain,’’ imbau dia.’’ Dalam undang-undang keolahragaan sudah diatur mengenai sistem pendanaan untuk bidang olahraga yakni didanai pemerintah daerah. Namun, KONI di kabupaten juga harus bisa lebih mengembangkan jaringan dalam hal pencarian dana, disinilah letaknya keiklasan pengurus dalam bekerja,’’ imbuh Arsad.(ZAL)

Most Popular

To Top