Diganggu, Ledrik Jangan Terganggu – Ambon Ekspres
Ragam

Diganggu, Ledrik Jangan Terganggu

AMBON, AE.–– Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Ledrik Takandengan diharapkan tidak terganggu dengan upaya pihak tertentu yang ingin merusak reputasinya sebagai aparat penegak hukum. Sejumlah elemen masyarakat tetap mendukung Takandengan dalam bekerja. Komitmen dan terus bekerja tanpa merasa terpengeruh dengan upaya pihak –pihak tertentu, ini yang diharapkan dari Takandengan.

Direktur Lembaga Pengawasan Publik (LPKP), Darson Rumatiga mengatakan, sebagai aparat penegak hukum yang telah menunjukkan kinerja secara baik selama ini, Takandengan tidak perlu risau dengan upaya pihak tertentu untuk menjatuhkannya. Masyarakat Maluku yang pro penegakkan hukum pasti mendukungnya dalam bekerja dan mengecam upaya-upaya pihak tertentu itu.

“Jaksa harus tetap komiten untuk menuntaskan kasus korupsi. Kami sangat mengapresiasi kinerja jaksa selama ini dalam menangani kasus korupsi,” ujarnya, Rabu (15/6).

Diberitakan sebelumnya, ada upaya yang diduga dilakukan orang-orang tertentu yang merasa terganggu dengan kehadiran Ledrik Takandengan sebagai Kepala Seksi Penyidikan Kejati Maluku dalam mengusut kasus dugaan korupsi di daerah ini. Diapun diisukan terkena berbagai masalah yang pada akhirnya dilaporkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku bahkan sampai ke Kejaksaan Agung RI.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, beberapa waktu yang lalu, setelah penetapan tersangka dalam kasus pembelian lahan dan gedung untuk pembukaan kantor cabang Bank Maluku di Surabaya, Takandengan kemudian dilaporkan ke BNN. Dia dituding pengguna narkoba berat.

Ledrik menyesalkan laporan yang terkesan hanya untuk menjatuhkan dirinya tersebut. Laporan itu tidak benar dan telah memfitnah dirinya. Kemarin, dia terlihat marah ketika mendapatkan berkas laporan atas dirinya di Kejagung.
Darson Rumatiga melanjutkan, dengan adanya upaya pihak tertentu tersebut, tentu menjadi isyarat bahwa ada pihak yang merasa tidak nyaman dengan kinerja jaksa. Itu artinya, kinerja jaksa sudah mengungkap fakta-fakta tentang kasus tertentu, sehingga sulit dihindari oleh pihak terkait, bila jaksa terus mengusutnya.

“Jaksa perlu didukung semua pihak. Jaksa jangan terpancing dengan kelompok-kelompok tertentu yang mencoba menggagalkan jaksa. “ katanya.

Koordinator Indonesian Democration Reform Institute (INDEI) Wahada Mony mengatakan, seharusnya semua pihak mendukung kinerja jaksa dalam menegakkan hukum dengan memberikan dorongan secara positif, bukan malah membuat upaya untuk menjatuhkan aparat penegak hukum di Kejaksaan Tinggi Maluku itu.
Apalagi, lanjut Mony masih ada sejumlah kasus dugaan korupsi yang harus dituntaskan jaksa. Jangan sampai berbagai kasus tersebut terkendala hanya karena upaya pihak tertentu yang merasa tidak nyaman dengan kinerja jaksa.

Korupsi, kata Mony adalah musuh besar di negeri ini. Maluku memiliki tingkat korupsi yang juga besar. Dan kejaksaan menjadi salah satu lembaga pemerintah yang dipercaya publik untuk menumpas kasus penyalahgunaan kekuasaan. Jika lembaga ini sengaja ingin dijatuhkan oleh pihak tertentu maka rakyat Maluku harus melawannya.
“Artinya, pihak-pihak tersebut ingin juga membiarkan potret korupsi tumbuh subur di Maluku. Ini menjadi kondisi yang genting dalam agenda pemberantasan korupsi di Maluku,” katanya.(MAN)

Most Popular

To Top