Diperiksa Jaksa, Istri Hentje Menangis – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

Diperiksa Jaksa, Istri Hentje Menangis

AMBON,AE.–– Penyidikan kasus dugaan mark Up pembelian lahan dan gedung di Surabaya, kemarin, mulai mengejar isi perbincangan tersangka Hentje Toisuta dengan beberapa pihak. Isteri Hentje, Dorlina Supruaty Ion, kemarin diperiksa. Namun jaksa tak mendapatkan apa-apa dalam pemeriksaan itu. Hanya airmata yang diteteskan Bos CV Cahaya Fajar itu.

Pemeriksaan terhadap istri dari Bos CV Harves itu tidak selesai. Dorlina sudah lebih awal meneteskan airmata. Akhirnya tak banyak pertanyaan yang dicecar jaksa. Aliran dana lewat transfer rekening Hentje juga belum bisa dibongkar.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette mengatakan, Dorlina Supriaty Ion, diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Hentje Toisuta. Sementara itu, sumber Koran ini menyebutkan, Dorlina saat diperiksa mengaku selama ini tidak mengetahui aktifitas bisnis suaminya. Termasuk kegiatan pengadaan lahan dan gedung untuk pembukaan kantor cabang Bank Maluku di Surabaya.

“Istrinya tidak tahu soal kasus ini. Dia hanya tahu informasi dari media cetak. Nanti setelah penyidik jelaskan kedudukan kasusnya, baru dia kaget, “jelas sumber.

BACA JUGA:  Strategi di H-26 Pilwakot

Sempat, lanjut sumber, dalam pemeriksaan itu saksi menangis. “Saksi juga akui memang pernah transfer uang untuk suaminya. Tetapi dipergunakan untuk apa, istrinya tidak tahu. Karena Hentje hanya minta transfer saja, “beber sumber lagi.

Masih kata sumber, uang yang ditransfer oleh saksipun tidak sedikit. Mulai dari Rp160 juta, hingga Rp.200 juta.
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Maluku, Ledrik Takandengan, ketika dikonfirmasi soal pemeriksaan mengakui, pihaknya belum dapat melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi. Alasannya, saksi meminta ijin untuk mengambil bukti-bukti transfer.

“Tadi kita minta bukti transfer uang dan karena saksi tidak bawa, maka kita minta dia ambil dan balik lagi. Tetapi sampai sekarang (kemarin sekitar pukul 17.20 Wit, red), saksi belum balik, “jelas Takandengan.

Lebih lanjut dikatakan, jika yang bersangkutan tidak kembali menjalani pemeriksaan, maka kemungkinan besar, jaksa akan melayangkan panggilan ulang. Karena masih banyak hal yang perlu digali penyidik dari saksi.
“Tadi pertanyaannya masih sedikit kok. Jadi kalau saksi tidak balik, kita akan panggil ulang. Karena kita juga perlu bukti-bukti transfer itu,” tandasnya.

BACA JUGA:  Hendro Lengkong Digarap Jaksa

Pantauan koran ini di Kejati Maluku, Istri Hentje Toisuta menandatangi Kejati Maluku sekitar pukul 09.00 Wit. Dia kemudian menjalani pemeriksaan sekitar pukul 09.30 Wit.

Pukul 13.00 Wit, Istri Toisuta meminta ijin pulang untuk mengambil berkas berupa bukti transfer uang kepada suaminya. Namun, sampai pukul 18.00 Wit, saksi tidak kembali lagi.

Terpisah, salah satu tim penasehat hukum Heintje, Henri Lusikoy kembali menegaskan, jika pihaknya telah mengantongi surat terkait pembelian gedung yang dibeli oleh Bank Maluku. Pasalnya, ada surat pernyataan dari pemilik gedung, yang menyebutkan, sang pemilik lahan Theodorus telah menerima Rp54 miliar dalam dua kali setoran.

“Ada surat penyataan yang dibuat oleh pemilik gedung dengan Hentje, yang sudah disahkan oleh notaris. Jumlahnya Rp54 Miliar. Pertama pembayaran tanda Jadi Rp5 M, kedua Rp49 M, “terang Lesikoy.

Menyikapi hal itu, Kasidik mengungkapkan, tidak ada salahnya penasehat hukum beranggapan seperti itu. Namun yang perlu diketahui, dalam kasus ini soal adanya kerugian negara dan sampai sejauh mana keterlibatan Hentje Toisuta, sudah jelas.

BACA JUGA:  Tak Ada Rebutan Kasus Balai

“Pokoknya semua sudah jelas. Kerugian negara jelas, peranan Hentje dan dua tersangka lain sudah jelas. Sekarang kita kejar kemana aliran dana ini. Toh para tersangka juga tak mau ngaku. Yang pasti kita kerja professional dan terbuka. Teman-teman bisa lihat semuanya, “pungkasnya. (AFI)

Most Popular

To Top