HP Toisuta Dibongkar di Laboratorium Forensik – Ambon Ekspres
Amboina

HP Toisuta Dibongkar di Laboratorium Forensik

AMBON,AE––Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, telah menyerahkan telepon genggam/handphone milik tersangka Hentje Abraham Toisuta, ke Laboratorium Forensik Digital. Tujuannya, mengungkap pihak-pihak yang selama ini berkomunikasi dengan Toisuta, terkait perkara mark up pembelian lahan dan gedung Bank Maluku di Surabaya.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini dari Kejati Maluku menyebutkan, Handphone Toisuta diserahkan guna kepentingan proses penyidikan. Sebelumnya tim penyidik menemukan beberapa percakapan antara tersangka dengan seseorang berinisial RW.

Tidak hanya RW, ada juga inisial AW dan Pet, yang melakukan percakapan dengan Toisuta terkait masalah pembelian gedung untuk Bank Maluku-Maluku Utara Cabang Surabaya. Sampai kemarin, jaksa belum berhasil mengungkap siapa tiga orang ini, termasuk apa saja yang dibicarakan.

Jaksa hanya mengetahui, percakapan yang dilakukan Toisuta dengan pihak-pihak lain itu masih seputar Bank Maluku, terutama soal pembelian lahan dan gedung. “Handphonenya sudah diserahkan tim penyidik ke Lab Forensik Digital, “ungkap sumber koran ini.

BACA JUGA:  Proyek Talud Beraroma Korupsi

Dijelaskan sumber, tujuannya mengungkap siapa sebenarnya dan peran orang-orang yang melakukan percakapan dengan tersangka. “Kan waktu periksa tersangka sempat foto BAP lalu kirim ke pihak siapa itu. Makanya mereka lagi ditelusuri, “tandas sumber koran ini.

Kasidik Kejati Maluku, Ledrik Takandengan ketika dikonfirmasi soal Handphone tersangka yang telah diserahkan ke Lab Forensik untuk diteliti, membenarkan hal itu. Hanya saja, menurutnya hasilnya belum keluar. “Baru kita serahkan. Mungkin satu hingga dua minggu baru hasilnya keluar, “ujarnya.

Koordinator Paparisa perjuangan Maluku, Adhy Fadly mengemukakan, langkah yang ditempuh oleh kejaksaan sudah benar. Olehnya itu, Fadly berharap kejaksaan dapat mengungkap aliran dana maupun menuntaskan kasus ini di Pengadilan.

“Kami berharap agar kasus ini segera ada kepastian hukumnya. Karena publik menanti babak baru dari kasus ini ketika bergulir di Pengadilan, “tandasnya. (AFI)

Most Popular

To Top