Gaji Ratusan PNS Pemprov Ditahan – Ambon Ekspres
Amboina

Gaji Ratusan PNS Pemprov Ditahan

Akibat Malas Berkantor

AMBON,AE.––Kendati telah libur selama delapan hari, namun banyak Pegawai Negeri Sipil yang malas masuk kantor. Berdasarkan hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baik di lingkup pemerintah provinsi Maluku maupun kabupaten/Kota, ditemukan banyak PNS yang masih berlibur. Gaji bulan Agustus bagi para PNS Pemprov Maluku yang belum juga berkantor, pun ditangguhkan selama satu bulan sebagai bentuk sanksi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Provinsi Maluku, Maritje Lopulalan memimpin Sidak di semua SKPD sekira pukul 09 : 30 Wit. Hasilnya, ditemukan sebanyak 100 lebih PNS yang belum juga masuk kantor.

“Sampai dengan hari ini (kemarin), dari jumlah pegawai 5 ribu sekian, itu kehadiran pegawai untuk hari pertama setelah libur Idul Fitri, itu 75.03 persen. Ini tingkat kehadiran pegawai, berarti diatas rata-rata, persentasenya tinggi, 75, 03 persen dari jumlah pegawai 5.163 sekian,” kata Lopulalan di ruang kerjanya, Senin (11/7).

Ditanya tentang sanksi yang akan diberikan kepada para PNS yang belum berkantor tersebut, Lopulalan mengatakan, sesuai arahan gubernur Maluku, Said Assagaff maka gaji para PNS tersebut akan ditahan selama satu bulan.

“Sanksi ditahan satu bulan, bulan depan (Agustus) selama satu bulan. Jadi langkah awal, tahan gaji,” sebutnya.
Sidak dilakukan, antara lain berdasarkan surat keputusan bersama, Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri PAN tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2016.

“Jadi, cuti itu terhtung mulai tanggal 4 Juli, dan sudah harus masuk kantor tanggal 11 Juli 2016,” katanya.
Laporan hasil Sidak tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemen-PAN), gubernur Maluku, melalui Sekretaris Daerah serta tembusan ke Kepala Bagian Keuangan Pemrov Maluku.

“Kalau (PNS tidak masuk kantor) dua sampai 3 hari, tentu kami akan berikan sanksi lebih tegas lagi sesuai dengan ketentuan kepegawiaan, PP nomor 53, dintaranya sanksi ringan sedang, dan sanksi berat, beripa teguran lisan, tergiran tertulis, lalu sanksi berat,” tegasnya.

Ditanya tentang kehadiran PNS, khusus di kantor gubernur Maluku, Lopulalan mengatakan, dari jumlah PNS sebanyak 800 sekian PNS, jumlah yang masuk kantor di hari pertama hanya sebanyak 300 sekian.

“Makanya, tadi ( kemarin-red) saya lapor kepada pak Gubernur, saya bilang, pak ( gubernur) kedisiplinan untuk kehadiran pegawai, malah SKPD di luar gedung putih ( kantor gubernur Maluku) ini lebih bagus dari kita di sini. Pak bilang, berikan sanksi, gaji ditahan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Ambon, Benidiktus Selanno mengatakan, dalam agenda sidak yang dilakukan pihaknya terhadap PNS di semua SKPD di lingkup Pemkot Ambon pada, Senin (11/7) pukul 08.00 WIT, ditemukan ada sejumlah PNS yang belum juga berkantor.

“Kita lakukan inpeksi mendadak itu jam 8 pagi tadi (kemarin-red) terhadap PNS lingkup Pemkot d semua SKPD,”ungkapnya.

Lanjut Selano, berdasarkan laporan setiap pimpinan SKPD, sebanyak 95 persen PNS di lingkup Pemkot Ambon yang sudah berkantor. Sementara 5 persen lainnya belum masuk kantor.

Ada sekitar 15 pegawai yang tidak masuk kantor itu di SKPD yang berbeda, mereka akan kami panggil untk dimintai alasan kenapa tidak masuk kantor hari ini (kemarin-red)” tegas Selanno via seluler

Ditanya tentang sanksi yang akan diberikan, Selano menegaskan, itu akan ditentukan setelah para PNS itu dimintai penjelasan. Bila tidak ada alasan yang jelas dan urgen, akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
Dari Maluku Tengah dilaporkna, bupati Tuasikal Abua berkomitmen memberi sanksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum juga masuk kantor hingga cuti lebaran usai sebagaimana ketetapan Menteri Dalam Negeri.

“Dalam Sidak hari Sabtu kemarin, mayoritas pegawai sudah berkantor. Bupati tegaskan beri sanksi tegas bagi pegawai yang belum berkantor hingga cuti lebaran usai,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malteng, Siti Hubna Soumena. Senin (12/7).

Hingga senin, akui Soumena, hanya beberapa pegawai saja yang belum berkantor. “Yang didapati belum berkantor, akan ditelusuri alasannya sebelum diberi  sanksi,” jelasnya.

Kendati begitu, Soumena belum bersedia menyebutkan jenis saksi kepada para PNS yang belum berkantor itu. Namun Soumena memastikan, tidak ada PNS yang luput dari ketegasan dimaksud.
Di Kabupaten Buru, hingga hari kedua aktivitas perkantoran, Sabtu (9/7) dan Senin (11/7), sebanyak 80 persen pegawai yang sudah berkantor.

Kepala BKD Kabupaten Buru, Efendi Rada yang ditemui usai rapat para kepala SKPD mengaju sudah kurang lebih 80 persen pegawai baik PNS maupun PTT Sudah hadir dan melakukan aktivitas perkantoran.

Disinggung mengenai rencana Sidak oleh Bupati Buru, Rada mengatakan, rencana Sidak itu akan dilaksanakan pada Selasa (12/7). Pasalnya, Senin (11/7) digelar rapat yang berlangsung kurang lebih 4 jam dan di hadiri oleh seluruh kepala SKPD. Alhasil, rencana Sidak ditunda sampai hari Selasa.

Pantauan koran, di SBB di hari pertama aktivitas kantor, sejumlah kantor masih terlihat sepi. Terlebih di kantor Bupati, semua ruangan terlihat lengang. Sementara, Bupati Jacobus F Puttileihalat dan BKD setempat belum juga melakukan Sidak.

“Saat ini kantor dinas, badan yang masih sepi , Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kesehatan, Kehutanan, Pertanian, Pendidikan, Pariwisata dan sebagaian kantor lainnya,” ungkap sala satu PNS  di Dadan Kepegawaian Daerah (BKD) kepada Ambon Ekspres di Kantor Bupati, Senin (11/7).

Bupati Jacobus F Puttileihlat kepada koran ini mengatakan,  PNS yang hadir untuk tidak ketularan oleh penyakit tidak disiplin itu.”Pelan tapi pasti hal-hal semacam ini akan dikikis, sehingga tidak akan terulang kembali,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, ia akan mengevaluasi pegawai yang terlalu lama izin dan tidak masuk kantor. Tindakan tegas akan diambil jika ada pegawai yang kedapatan bolos atau izin dalam waktu cukup lama.
Dengan demikian PNS yang masih bolos atau libur kerja akan diberikan sangsi tegas, berupa surat teguran hingga tingkat pemecatan,” ucapnya. (MAN/MG3/MYX/CR8/CR)

Most Popular

To Top