Jaksa Agendakan Periksa Ralahalu-Soplanit – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

Jaksa Agendakan Periksa Ralahalu-Soplanit

AMBON, AE—Tim jaksa penyelidik Kejaksaan Tinggi Maluku mulai lagi mengagendakan beberapa orang yang diduga mengetahui transaksi Repo bank Maluku dengan PT.AAA Securitas. Pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu dalam waktu dekat akan dilakukan.

Rencananya, Ralahalu dipanggil untuk dimintai keterangan, dalam kapasitas yang bersangkutan saat itu, selaku pemegang saham pengendali saat transaksi repo berlangsung. Selain Ralahalu, jaksa juga berencana memanggil mantan Direktur Utama Bank Maluku, DIrk Soplanit dan mantan Direktur Pemasaran PT Bank Maluku, Wellem Patty.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun koran ini dari Kejati Maluku menyebutkan, agenda panggilan terhadap DIrk, Patty dan salah satu mantan pemegang saham pengendali sementara dijadwalkan. Sehingga belum diketahui secara pasti, kapan ketiga orang itu akan dipanggil.

“Kayaknya nanti tunggu tim kumpul dulu baru agenda permintaan keterangan kembali dilanjutkan. Tiga orang itu kemungkinan akan dipanggil, “kata sumber koran ini.

Ketiganya dipanggil karena disaat transaksi Repo Bank Maluku dengan PT.AAA Securitas disepakati, masih aktif pada jabatannya masing-masing.”Kalau Repo berlangsung, Dirutnya masih Dirk Soplanit, begitu juga kedua pihak yang lain itu, “beber sumber.

BACA JUGA:  Masa Kecil di Tepi Sungai, Kini Komandan Kapal Perang TNI AL

Sementara itu, Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette ketika dikonfirmasi soal agenda pemanggilan terhadap tiga pihak terkait itu, enggan berkomentar. Karena menurutnya, kasus Repo masih dalam tahapan penyelidikan, sehingga masih bersifat rahasia. “Kalau Repo saya belum bisa berkomentar, karena masih penyelidikan, “tegas Sapulette.

Kasidik Kejati Maluku, Ledrik Takandengan, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya rencana jaksa memanggil Ralahalu, Soplanit dan Patty. Namun belum ditentukan kapan ketiga pihak itu akan dipanggil.

Sampai saat ini, kata Takandengan, kejaksaan telah memanggil beberapa pihak dari Bank Maluku, untuk dimintai keterangan. Termasuk para direksi, serta komisaris dan mantan komisaris PT Bank Maluku.

Data koran ini selama proses penyelidikan transaksi repo Bank Maluku dengan PT.AAA Securitas, ada tiga instrumen transaksi yang disepakati. Yakni, Reverse Repo, Repo Obligasi dan MTN.

Dari ketiga transaksi itu, Bank Maluku mengalami kerugian ratusan miliar, hanya dalam transaksi Reverse Repo. Pasalnya, PT.AAA Securitas, ternyata tidak mampu membayar surat berharga milik PT Bank Maluku.

BACA JUGA:  Kematian Yanes Dibawa ke Amnesti Internasional

Anehnya lagi, walaupun PT.AAA tidak mampu membayar uang ratusan miliar kepada Bank Maluku, sebaliknya sampai saat ini dan hingga jatuh tempo transaksi Repo Obligasi tahun 2017 mendatang, Bank Maluku masih harus membayar kepada PT.AAA senilai Rp290 Miliar.

Sementara transaksi MTN, belum diketahui secara pasti detailnya seperti apa. Namun, kejaksaan masih mengejar soal transaksi yang diduga juga bermasalah itu.

Masih Tunggu Hasil Laboratorium Forensik Digital
Sementara untuk kasus pengadaan lahan dan gedung untuk pembukaan untuk kantor cabang Bank Maluku di Surabaya, hingga saat ini jaksa masih menunggu hasil uji laboratorium Forensik Digital terhadap Handphone milik Tersangka Hentje Abraham Toisuta. “Hasilnya belum keluar, “kata Ledrik Takandengan.

Lebih lanjut Takandengan mengatakan, kejaksaan optimis nama-nama berupa inisial dalam Handphone milik tersangka itu akan terungkap. Pihak-pihak dalam isi percakapan Toisuta bakal dipanggil.
Namun, menurut Takandengan, hal itu nantinya akan dipastikan dengan hasil uji Laboratorium Forensik terhadap Handphone milik Hentje Abraham Toisuta. (AFI)

Most Popular

To Top