Penganiaya Warga Latu Diringkus – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Penganiaya Warga Latu Diringkus

AMBON,AE.–– Penyidik Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polres Seram Bagian Barat, hingga kini masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus penganiayaan terhadap dua pemuda Latu, Opan Pattimura (22) dan Malik Pattimura (23). Kini polisi telah mengamankan satu warga Kamariang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

Penganiayaan terhadap dua warga Latu itu dilakukan di kawasan Dusun Waraloin, Desa Kamarian, Kabutan Seram bagian Barat. Akibat tindakan provokasi itu, masyarakat Desa Latu marah. Mereka lantas melakukan pemblokiran jalan lintas Seram beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Sulaiman Waliulu menjelaskan, penyidik Satuan Reskrim Polres Seram Barat hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan guna menuntaskan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dua warga itu.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan sementara, kata perwira dengan dua melati dipundaknya ini, penyidik telah mengamankan satu terduga pelaku berinisial RT (16), warga Kamarian, yang berstatus anak di bawa umur.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, maka kuat dugaan ada sejumlah terduga pelaku. namun yang baru diamankan satu orang anak, inisial RT, yang sementara duduk di bangku SMA, di Kabupaten Seram Barat,”jelasnya.
Polisi menduga masih ada terduga lainnya, yang bakal dijerat oleh polisi. Namun dia belum bersedia membukanya lebih jauh, dikarenakan penyidik Satuan Reskrim Polres Seram Bagian Barat, masih melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Dugaan kita sementara memang pelaku yang melakukan tindakan itu (Penganiayaan red), bukan satu orang ada lebih. Namun untuk membuktikan hal itu penyidik kami masih bekerja untuk mengungkap siapa-siapa saja selain dari RT yang saat ini sudah diamankan di Polres dan dalam pemeriksaan,”paparnya.

Sementara soal dugaan tindakan pelecehan terhadap perempuan asal desa tersebut, perwira menengah Polda Maluku itu, tak mau mengomentari hal itu, karena pihaknya tidak mendapat laporan. Dia menyerankan untuk berkomunikasi dengan pihak Polres Seram Barat.

Terpisah Kapolres Seram Bagian Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Sucahyo Hadi yang dikonfirmasi melalui sambungan telekomunikasi belum bersedia berbicara lebih. Kapolres menyarankan untuk segara menemuinya di kantor.

Seperti diberitakan sebelumnya,dua pemuda Latu, Opan Pattimura (22) dan Malik Pattimura (23) dianiaya orang tak dikenal. Tak hanya satu orang. Mereka menduga ada beberapa orang. Namun, keduanya tak tahu pasti siapa saja pelaku penganiayaan. Laporan sudah disampaikan ke Polisi sektor Kairatu, hanya saja tak kunjung ada kabar penangkapan.(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!