Rolobessy-Tentua Diinterogasi Lagi – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

Rolobessy-Tentua Diinterogasi Lagi

AMBON,AE––Tim penyidik Kejati Maluku kembali menginterogasi dua dari tiga tersangka kasus dugaan mark up pembelian lahan dan gedung untuk pembukaan kantor Cabang Bank Maluku-Malut di Surabaya.

Dua tersangka yang diperiksa diantaranya, mantan Direktur Utama PT Bank Maluku-Malut Idris Rolobessy dan mantan Kepala Devisi Renstra dan Korsec Petro Rudolf Tentua. Keduanya diinterogasi selama 3 setengah jam.

Direncanakan, Kamis hari ini, giliran tersangka lain yakni Bos CV Harves, Heintje Abraham Toisuta yang akan diinterogasi atau diperiksa sebagai tersangka. Pantauan koran ini di Kejati Maluku, Rabu kemarin, dua tersangka yakni Rolobessy dan Tentua tiba sekitar pukul 14.00 Wit.

Keduanya dibawa oleh salah satu staf Kejati dengan menggunakan mobil tahanan operasional. Keduanya kemudian masuk kedalam ruang pemeriksaan. Mereka diperiksa oleh dua penyidik yakni Ikram Ohiulun dan Riyadi.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette kepada koran ini menjelaskan, Idris Rolobessy maupun P.R Tentua, diperiksa sebagai tersangka. Keduanya, diperiksa untuk melengkapi berkas perkara terhadap masing-masing tersangka.

BACA JUGA:  Kasus Tanah Berbuntut Panjang

Ditanya soal agenda pemeriksaan terhadap tersangka Hentje Abraham Toisuta, Sapulette menambahkan, yang bersangkutan diagendakan menjalani pemeriksaan kamis Hari ini. “Besok baru tersangka Hentje Toisuta dipanggil, “tambahnya.

PEMERIKSAAN ISTRI HENTJE SELESAI
Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun koran ini dari Kejati Maluku menyebutkan, pemeriksaan terhadap istri dari tersangka Hentje Toisuta, Dorlina Supriati Ion, dianggap telah selesai.

Kini, jaksa sementara meneliti dokumen-dokumen perusahaan yang diserahkan oleh Dorlina beberapa waktu lalu. Baik dokumen berupa transfer bank, maupun dokumen perusahaan PT.Cahaya Fajar milik saksi.

“Pemeriksaan terhadap istri Hentje sepertinya sudah selesai. Sementara jaksa lagi teliti dokumen yang diserahkan istri Hentje beberapa waktu lalu sebelum lebaran itu, “jelas sumber.

Dikatakan, jaksa juga berencana menyita dokumen perusahaan milik Hentje Toisuta, yakni CV Harves yang menjadi kontraktor pengadaan lahan dan gedung di Surabaya itu. “Kalau tidak salah, penyidik butuhkan itu dokumen perusahaan Hentje. Kalau istrinya sudah semua diserahkan, “ujar sumber.

BACA JUGA:  Pelantikan Pengurus Golkar Tanpa Wenno

Sumber menambahkan, penyidik telah menemukan salah satu bukti dari dokumen yang diserahkan oleh Istri Hentje. Berupa apa buktinya, sumber enggan membeberkannya.

KADIS INFOKOM
Sementara itu, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi, Ibrahim Sangadji yang diagendakan memberikan keterangan dihadapan penyelidik kejati Maluku terkait kasus pengadaan Wifi, akhirnya tertunda. Pasalnya, Sangadji meminta agar permintaan keterangan terhadap dirinya, ditunda hingga Kamis hari ini.

“Tadi Kadis Infokom datang dan meminta agar pemeriksaan terhadap dirinya ditunda hingga besok (hari ini) karena beliau akan dampingi gubernur, “kata Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette.

Kejaksaan menghargai alasan itu sehingga permintaan keterangan ditunda. “Karena selama ini beliau juga ketika dipanggil selalu hadir, maka tim penyelidik hargai permintaan beliau. Nanti besok baru beliau hadir, “tandas Sapulette. (AFI)

Most Popular

To Top