Nama PANTAS di Tangan Presiden PKS – Ambon Ekspres
Politik

Nama PANTAS di Tangan Presiden PKS

AMBON,AE.—Tahapan penetapan rekomendasi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah selesai. Kajian dan masukan dari Dewan DPD, DPW, beserta tim pemilukada dan Koordinaor Wilayah telah dipertimbangkan. Hasilnya, nama pasanga Paulus Kastanya dan Sam Latuconsina diusulkan ke Dewan Pimpinan Tingkat Pusat yang dinahkodai presiden PKS, Sohibul Iman.

Informasi resmi yang diperoleh Ambon Ekspres dari PKS Maluku, Minggu (24/7) menyebutkan, penetapan Paulus dan Sam ke DPP diputuskan dalam rapat di DPP, Sabtu (23/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB di Jakarta oleh Tim Pemenangan Pemilukada Pusat (TPPP) yang dihadiri oleh Mejelis Dewan Syuro PKS, Sudarmo. Keputusan ini diambil setelah Richard Louhenapessy secara resmi menggandeng Syarif Hadler sebagai wakilnya.

“Yang jelas, Tim Pemenangan Pemilukada Pusat (TPPP) sudah rapat membahas dua nama yang direkomendasikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan memutuskan merekomendasikan pasangan PANTAS (Poly-Sam) ke Presiden PKS untuk mendapatkan rekomendasi DPP PKS. Rapat hari Sabtu (23/7) malam minggu pukul 23.00 WIB,”kata sumber yang merahasiakan namanya itu.

Namun, sumber juga belum memastikan pasangan Poly dan Sam yang akan direkomendasi. “Masih diusulkan ke DPTP (Dewan Pimpinan Tingkat Pusat) yang dipimpin oleh Presiden Partai. Kalau DPTP menyetujui usulan TPP Pusat, maka rekomemdasi akan keluar,”tambah dia.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Maluku dan Tim Pemenangan Pemilukada (TPPD) telah menetapkan dua bakal calon Walikota, yakni Richard Louhenapessy dan pasangan Paulus Kastanya dan Sam Latuconsina ke DPP. Di DPP, usulan ini digodok lagi oleh Koordinator Wilayah dan TPPP.

Pengurus DPW PKS Maluku, Dudi Sahupala mengaku, memang keputusan untuk bakal calon walikota yang mendapatkan rekomendasi telah dilakukan oleh Koorda Indonesia Timur PKS. Namun, keputusan itu diperkaya lagi dengan kajian soal untung rugi memilih Richard dan Paulus.

“Cuman, saya dapatkan informasi bahwa hasil yang kemarin dipertajaman lagi dengan kajian, jika memilih Richard Louhenapessy atau PANTAS, apa alasannya. Jadi saat ini baru sampai tahapan itu. Dua nama ini sudah ada di meja presiden PKS,”kata Sahupala.

Seperti diberitakan Ambon Ekspres, Kamis (14/7), ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)PKS Provinsi Maluku, Abdul Asiz Sangkala, Rabu (13/7) mengatakan, semua bakal calon berpeluang. Olehnya itu, apapun keputusan DPP, semua struktur partai harus mengamankan.

“Untuk nama-nama yang sudah direkomendasikan oleh TPPW, kami rasa semuanya punya peluang yang sama. Dan, siapapun yang direkomendasikan, maka baik DPW, DPD bahkan sampai pengurus kecamatan (DPC) dan Ranting, siap mengamankan keputusan tersebut,”terangnya.

Ditanya soal informasi yang beredar, bahwa PKS lebih memperhitungkan pasangan Poly dan Sam dengan akronim PANTAS, Dia tidak membantahnya. Ini didasarkan pada pertimbangan kedua kandidat itu sudah berpasangan sejak awal. Selain itu, memiliki elektabilitas yang terus meningkat.

“PANTAS memang harus diperhitungkan betul, karena makin hari makin progresif dan mengalami peningkatan elektabilitas yang sangat signifikan. Mungkin salah satu sebabnya karena mereka sudah mendeklarasikan pasangan. Dari sisi komunikasi informal, PANTAS juga terlihat lebih komunikatif,” jelasnya.

Sementara Richard Louhenapessy, sebut dia, belum tegas dalam menetapkan pasangannya. Namun, selama DPP belum menetapkan rekomendasi, semua bakal calon masih punya peluang yang sama.

“Sementara pak Richard masih main sendirian dan kelihatan belum tegas menetapkan sikap untuk menentukan wakilnya. Namun perlu kami pertegas, bahwa sebelum rekomendasi di tanda tangani oleh presiden partai, maka kedua belah pihak masih punya peluang yang sama,”tukas dia kala itu.(TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!