Masyarakat Nilai Richard-Sam Berhasil – Ambon Ekspres
Amboina

Masyarakat Nilai Richard-Sam Berhasil

AMBON, AE.–– Pemerintahan Richard Louhenapessy dan M.A.S Latuconsina sebagai Walikota Ambon Wakil Walikota Ambon selama lima tahun, dinilai sejumlah kalangan cukup baik. Pasangan dengan akronim Paparissa ini dinilai mampu menjaga kondisi kedamaian serta mampu menciptakan pelayanan publik yang baik.

Dedy (35), sopir angkutan kota jurusan Terminal Mardika- Passo ini menilai kinerja Walikota Richard dan Sam secara umum, terbilang berhasil. Hanya saja, dia menilai adanya kekurangan dalam pemerintahan ini adalah minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi Terminal Mardika.

“ Saya melihat masa pemerintahan Pak Ris dan Pak Sam selama lima tahun ini kinerjanya cukup bagus namun, untuk terminal sendiri perlu ditata lagi sehingga jangan terkesan terminal dijadikan juga sebagai pasar. Nah, sekarang kan terjadi demikian. Olehnya itu, sebaiknya ini diatur kembali. Keberhasilan yang dicapai juga ya sekitar 85 persen lah,” tutur Dedy, Rabu (3/8)

Ia berharap, kedepannya siapapun yang terpilih nanti harus memperhatikan kondisi terminal sehingga jangan ada kemacetan sana-sini akibat bercampurnya terminal dan lapak-lapak yang ada.

Sementara, Jhon (52) pedagang di pasar Mardika ini mengungkapkan, hingga di akhir masa jabatan, Richard dan Sam belum dapat memberikan yang terbaik baginya serta pedagang lain di pasar Mardika.

“Kalau menurut saya, ya ada perubahan kota dalam masa kepemimpinan Pak Ris dan Pak Sam. Tapi, disisi lain juga ada yang masih belum terselesaikan. Pasar misalnya, lihat saja sekarang belum ditata dengan baik.

Malah tambah rusak, inilah yang menurut saya belum 100 persen berhasil, Sekarang kan, ada pedagang yang masih berjualan di jalan-jalan, itu bertanda bahwa, pemerintah belum memperhatiakn kondisi pasar,” ungkapnya dengan wajah serius.

Dimintai pendapatnya, Muhtady Wadubun, mahasiswa semester XII, Fakultas Syariah IAIN Ambon ini mengungkapkan, pemerintahan Richard dan Sam belum sepenuhnya berhasil.

“ Artinya dari sisi kesejahteraan warga dan infrastruktur belum maksimal namun, stabilitas keamanan dan kesolidan sosial kemasyarakatan terbilang sukses. Kedepannya, jika satu diantara keduanya ini dipercayakan memimpin Kota Ambon lagi, maka sisa program yang belum berhasil itu di upayakan berhasil,” ungkapnya.
Dikatakan, program Ambon Bersih Di siang Hari dan Terang di Malam Hari serta perbaikan Infrastruktur jalan, jembatan, selokan dan lainnya, masih terbilang jauh dari harapan.

“Selama satu tahun belakangan ini, kami melihat kinerja mereka menurun dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya. Mungkin karena dipengaruhi oleh proses Politik atau hal yang lain,” katanya.

Meski demikian, keduanya dinilai berhasil dengan mampu mengeluarkan Kota Ambon dari gejolak sosial yang pernah terjadi beberapa tahun silam. Itu bukan merupakan kerja yang mudah namun, butuh strategi pemerintahan yang kuat dan merangkul.

“Ya kalau bisa dibilang pemerintahan yang dinahkodai keduanya lebih baik dari pemerintahan sebelumnya. Saya pribadi menilai, pemerintahan Pak Ris dan Pak Sam vukup berhasil hingga mencapai 80 persen dari apa yang diharapkan mereka,” tutupnya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Ambon, Steven Latuihamalo kepada Ambon Ekspres Rabu (3/8) mengatakan Richard dan Sam sukses karena selama menjabat sebagi walikota dan wakil walikota, banyak hal yang telah dilakukan untuk memajukan kota ini, terutama dari sisi pendidikan.

Menurutnya ada beberapa program yang terkait dengan peningkatan mutu pendidikan yang dibangun keduanya. Salah satunya adalah program Ambon pandai Matematika dan juga program guru untuk mengambil studi di luar daerah.

“ Tentu itu bagian dari tujuan keduanya untuk meningkatkan kualitas guru di kota ini,” katanya. Selain itu, program kerja sama Wallikota Ambon dengan surya institut guna dalam bidang pendidikan sehingga, mengirim anak-anak Ambon untuk melanjutkan studinya di lauar daerah.

“Banyak hal yang telah mereka lakukan, seperti perekrutan kepala sekolah, melalui dinas pendidikan dan lembaga pengembangan pendidikan kepala sekolah yang di bantuk oleh pemerintah LP2KS di solo. Itu bagian dari upaya kemajuan yang telah dilakukan oleh mereka berdua,” ujarnya

Menurut dia, program Ambon terang di Malam Hari dan Bersih di Siang Hari juga cukup berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, melibatkan anak pelajar yang untuk menjaga kebersihan yang mulai dari lingkungan sekolah, hingga ke masyarakat dengan cara tertib sampah.

Hal yang sama juga disampaikan, Kepala Sekolah MTS Alfatah, M. Yamin Iva . Dia menilai pendidikan Kota Ambon mengalami perubahan yang signifikan, setelah Richard dan Sam memimpin Kota Ambon.

Dia juga menilai, selama ini intrevensi keduanya untuk memajukan pendidikan sangat baik. Ini bisa terlihat dari penerapan Kurikulum 13. Dimana, pemerintah Kota Ambon membuat kesepakatan besar, agar program tersebut dilakukan secara keseluruhan khusunya untuk guru yang ada di Kota Ambon.

“Menurut saya pak Ris dengan Pa Sam selama masa kepimpinan mereka sangat memperhatikan masalah pendidikan di Kota Ambon, dan itu sangat terasa sekali. Untuk itu harapan saya, siapapun yang kembali memimpin kota ini harus berbuat yang labih baik lagi,” katanya.

Armin (35), tokoh masyarakat Negeri Batu Merah mengatakan, pemerintahan Kota Ambon di bawah kepimpinan Richard dan Sam belum menunjukkan hasil yang baik dalam segala bidang kehidupan. Masalah kemacetan misalnya. Kata dia, belum teratasi dengan baik. (MG3/MG2)

Most Popular

To Top