Raharusun Belum Kembalikan Duit Korupsi – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Raharusun Belum Kembalikan Duit Korupsi

AMBON,AE.–– Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, akan memanggil kembali wakil ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) M. Nasir Raharusun. Pasalnya, Raharusun yang turut kecipratan dana Bantuan Tidak Terduga tahun 2013 sebesar Rp.50 juta, berjanji mengembalikan uang tersebut.

Namun, sejak diperiksa pada 29 Juni lalu, hingga kini, Raharusun belum juga mengembalikan uang Rp.50 juta. Padahal, uang BTT itu, harus digunakan sesuai peruntukannya.

Kasus korupsi dana BTT tahun 2013 ini, yang merugikan negara Rp 1 milyar telah menyeret mantan Kepala Dinas PPKAD Kabupaten SBB, Ronald Dirk Rumalatu alias Rony sebagai tersangka.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette ketika dikonfirmasi soal perkembangan penyidikan kasus BTT menjelaskan, sejauh ini tim masih melakukan kelengkapan berkas tersangka Rony. Namun, terkait agenda pemanggilan saksi-saksi lainnya, belum diagendakan.

Menyoal apakah pihak-pihak yang turut menerima aliran dana BTT seperti misalnya M. Nasir Raharusun juga akan dijerat? Sapulette mengatakan, sejauh ini menurut penyidik, masih satu tersangka. Terkait apakah akan ada, atau tidaknya penambahan tersangka lain, tergantung pengembangan penyidikan yang masih berlanjut.

Senada dengan hal itu, Kasidik Kejati Maluku, Ledrik Takandengan, juga menandaskan hal serupa. Namun, hal itu diungkapkan karena dirinya belum melihat hasil pemeriksaan Raharusun. Meski begitu, penyidik berupaya agar berkas Ronald Dirk Rumahlattu segera dituntaskan.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Raharusun sebagai saksi beberapa waktu lalu, dia mendapat dana BTT sebesar Rp.50 juta. Raharusun mengaku tidak mengetahui siapa yang mengirimkan dana itu kepadanya.

Padahal, uang senilai Rp,50 juta itu, masuk ke rekening Raharusun sebanyak dua kali. Yakni Rp30 juta pertama dan Rp 20 juta yang kedua. Anehnya lagi, Raharusun mengaku tahu ada dana yang masuk, ketika dirinya mau menarik uang di ATM. Saat itu Raharusun baru menyadari ada penambahan uang.

Raharusun baru mengetahui jika uang yang masuk kerekeningnya itu berasal dari dana BTT, ketika ditunjukan kwitansi penyetoran oleh tersangka Rumahlattu yang sudah dikantongi penyidik.

Mengetahui uang Rp50 juta itu berasal dari dana BTT, Raharusun berjanji akan mengembalikan uang itu. Olehnya itu, penyidik masih menunggu kepastian dari apa yang dijanjikan Raharusun tersebut.

“Kepada penyidik Raharusun janji mau kembalikan. Makanya penyidik berikan waktu. Tetapi kemungkinan besar dia akan dipanggil kembali, “pungkas sumber koran ini. (AFI)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!