Richard-Sam pun Pulang ke Rumah Pribadi – Ambon Ekspres
Amboina

Richard-Sam pun Pulang ke Rumah Pribadi

Tugas sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon telah usai ditunaikan. Sudah waktunya melepas jabatan ini, termasuk semua fasilitas yang digunakan selama 5 tahun terakhir. Kini, Richard Louhenapessy dan Sam Latuconsina kembali ke rumah pribadi masing- masing. Selanjutnya, fokus menghadapi Pilwalkot Ambon, 2017 nanti.

Rumah dinas Walikota dan rumah dinas wakil Walikota Ambon di kawasan jalan R.A. Kartini, Karang Panjang, kota Ambon itu nampak lengang. Tiga petugas kebersihan sedang membersihkan pekarangan rumah dinas Walikota. Dua buah mobil terparkir di dalam pekarangan. Pintu utama rumah itu tertutup. Setiap orang yang masuk atau keluar, menggunakan pintu, di samping garasi. Di sudut pekarangan, tepatnya di pos penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja, sejumlah anggota Satpol PP tetap menjalankan tugas.

Pukul 12 00 Wit, tiga buah mobil warna hitam tiba di rumah dinas Walikota Ambon. Nampak isteri Richard, Deby Louhenapessy turun dari mobil yang pertama masuk ke dalam halaman parkir, diikuti beberapa orang keluarganya. Mereka baru saja kembali dari acara pelantikan penjabat Walikota Ambon sekaligus serah terima jabatan Walikota Ambon di kantor gubernur Maluku. Sementara Richard, tidak langsung kembali ke rumah dinas.

Berselang sekira 15 menit kemudian, beberapa buah tas berukuran sedang dikeluarkan dari dalam rumah dan dimasukkan ke dalam salah satu mobil. Lalu dibawa pergi anggota Satpol PP ke rumah pribadi Richard di kawasan Kayu Putih Negeri Soya Kecamatan Sirimau, kota Ambon.

BACA JUGA:  Rekomendasi Bersyarat dari PDIP

Itu adalah aktivitas di hari terakhir Richard dan keluarganya di rumah dinas tersebut, menyusul berakhirnya masa jabatan Richard sebagai Walikota Ambon.

Kamis (4/8) adalah hari terakhir Richard dan Sam menjabat Walikota dan Wakil Walikota Ambon. Di hari ini juga, mereka meninggalkan rumah dinas serta semua fasilitas negara yang digunakan untuk menunjang aktivitas mereka sebagai orang nomor satu dan orang nomor dua di kota berjuluk Manise ini selama lima tahun terakhir.

Barang milik pribadi mereka, diangkut ke rumah kediaman pribadi masing-masing sebelum meninggalkan rumah dinas. Sebagian besar barang pribadi sudah diangkut sejak beberapa hari sebelumnya ke rumah pribadi Richard di kawasan Kayu Putih desa Soya, Kecamatan Sirimau.

“Barang -barang sudah diangkut sejak satu Minggu lalu. Bawa ke rumah pribadi beliau (Richard) di Kayu Putih. Tinggal beberapa saja” kata salah satu petugas kebersihan di rumah dinas Walikota Ambon, kemarin.

Kendati sebagian barang- barang mereka telah dibawa ke rumah pribadi masing- masing, namun hingga Rabu (3/8) malam, Richard dan Sam masih melakukan aktivitas dan menginap di rumah dinas seperti hari-hari sebelumnya, saat mereka memimpin kota Ambon.

“Masih terima tamu di sini juga. Tapi pagi tadi, pak Ris dan pak Sam keluar untuk hadiri pelantikan dan serah terima di kantor gubernur. Saat ini pak Ris lagi di kayu Putih. Hari ini hanya angkut barang – barang sisa saja,” katanya.

Satu per satu mobil yang digunakan untuk mengangkut barang-barang yang tersisa, meninggalkan rumah dinas itu. Sementara isteri Richard dan beberapa anggota keluarganya masih berada di dalam rumah. Setelah semua barang telah diangkut, mereka lalu menyusul ke rumah pribadi.

BACA JUGA:  Teror Masih Mengintai Warga

Suasana sedikit berbeda terlihat dinas rumah dinas Wakil walikota yang bersebelahan dengan rumah dinas Walikota Ambon nampak lengang. Tidak ada aktivitas di sana. Pintu rumah dan pintu pagar pun tertutup. Hanya terlihat beberapa buah sepeda motor dan mobil, termasuk mobil dinas Wakil Walikota Ambon sedang terparkir di depan rumah dinas ini.

Sementara Sam, setelah menghadiri pelantikan dan serah terima jabatan Walikota Ambon di kantor gubernur Maluku tidak kembali ke rumah dinas. Barang- barang pribadinya telah dibawa semuanya ke rumah pribadinya di kawasan Kebun Cengkeh, desa Batu Merah.

” Sudah persiapan keluar, barang- barang sudah diangkut sejak satu Minggu lalu. Mungkin beliau (Sam) sekarang sudah di rumah pribadi,” kata salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja.

Richard dan Sam adalah pemenang dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ambon tahu 2011. Pasangan dengan akronim Paparissa ( Papa Ris dan Sam) ini dinyatakan sebagai peraih sura terbanyak, yaitu 60.688 suara atau 38,02 persen, lebih tinggi dari tujuh pasangan calon lainnya saat itu.

Setelah mengakhiri masa jabatan di periode 2011-2014, Richard dan Sam akan kembali larut dalam kesibukan mewujudkan obsesi mereka untuk kembali menduduki jabatan yang sama untuk periode lima tahun berikutnya melalui Pemilihan Umum Walikota dan Walikota Ambon tahun 2017 nanti.

BACA JUGA:  CRISTIANO RONALDO PEMAIN TERBAIK DUNIA 2016

Namun, keduanya tidak lagi bersama. Pilihan politik yang berbeda, membuat mereka pecah kongsi menghadapi Pilwalkot nanti. Sam memilih maju bersama Poly Kastanya yang sehari-hari bertugas sebagai kepala dinas Sosial provinsi Maluku. Sementara Richard, dikabarkan meminang Syarif Hadler yang saat ini menjadi anggota DPRD provinsi Maluku sebagai pendampingnya di Pilwalkot nanti.

“Sebelum selesai masa jabatan, kemarin kan saya belum bisa sampaikan secara resmi, siapa yang jadi wakil saya. Karena saya masih jadi walikota, jadi harus imbangi. Setelah masa jabatan resmi berakhir hari, saya lebih fokus dan tegas saya katakan bahwa saya resmi kawin dengan pak Syarif (Syarif Hadler) sebagai pasangan,” kata Richard, seusai menghadiri pelantikan penjabat Walikota serta serah terima jabatan Walikota Ambon di kantor gubernur Maluku, kemarin

Kemarin, Gubernur Maluku, Said Assagaff melantik kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Maluku, Frans J Papilaya sebagai penjabat Walikota Ambon. Papilaya akan menahkodai pemerintahan kota Ambon hingga pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Ambon defentif periode 2017-2022 mendatang.

“Mengawali kelanjutan memimpin Kota Ambon hingga terpilihnya Walikota dan Wakil Walikota definitif nanti maka, beberapa hal startegis yang perlu saya arahkan kepada Pejabat Walikota yakni, terhadap dua tugas utama sebagaiman tertuang dalam keputusan Mendagri yang tentu menjadi prioritas yakni, menjalankan penyelenggaraan pemerintahan dan memfasilitasi suksesnya pelaksanaan Pilkada,” kata gubernur.(***)

Most Popular

To Top