KPU Sepi Calon Independen – Ambon Ekspres
Politik

KPU Sepi Calon Independen

AMBON,AE––Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah telah membuka pendaftaran bagi bakal calon Bupati dan Walikota dari jalur perseorangan, Sabtu (6/8). Namun belum ada satu pun pasangan yang mendaftar. Sementara batas waktu pendaftaran tersisah dua hari lagi.

Ketua Divisi Hukum KPU Kota Ambon M. Shaddek Fuad Kepada Ambon Ekspres Minggu (7/8) via seluler mengatakan, pembukaan pendaftaran bakal calon indendepen dimulai 6-10 Agustus. Setelah penyerahan, KPU akan melakukan verifikasi lapangan untuk mencari keaslian dari dukungan yang telah dimasukan itu.

Sesuai aturan, untuk Pilkada kota Ambon, balon independen harus mengumpulkan 23.589 Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Pembukaan ini hanya untuk calon indepedent, untuk memasukan syarat dukungannya, untuk di verifikasi kembali oleh KPU. Tapi di hari pertama pembukaan hingga hari ini (kemarin-red), belum ada yang mendaftar. Kemungkinan di hari senin nanti,” katanya

Kantor KPU Kabupaten SBB juga masih sepi di hari pertama pembukaan pendaftaran. “Hari pertama pembukaan belum ada yang mendaftar. Meski begitu, kami tetap stand by di kantor selama enam hari ini. Bahkan hari minggu pun kami yang muslim tetap masuk kantor, untuk mengantisipasi jangan sampai ada yang mendaftar. Jika tidak, kemungkinan besar Senin atau selasa pasti ada yang memasukan berkasnya,” kata ketua KPU SBB, Silehu Achmad via seluler, Sabtu (6/8).

Dikatakan, berdasarkan aturan yang ditetapkan, setiap bakal calon independen untuk Pilkada SBB harus mengumpulkan KTP sebanyak 14 ribu sebagai syarat lolos sebagai calon. Tetapi, dia berharap bakal calon perseorangan menyerahkan dukungan diatas jumlah yang telah ditetapkan, karena akan diverifikasi.

“September pendaftaran bakal calon sudah kami mulai. Olehnya itu jika verifikasi nanti, ada KTP yang bermasalah pastinya akan membutuhkan waktu lagi. Untuk itu, saya kira KTP yang dikumpulkan harus lebih dari 14 ribu. Sehingga meskipun terdapat ada yang ganda, atau habis masa berlakunya, masih ada yang lain sebagai pengantinya,”jelasnya.

Dia melanjutkan, jika terdapat kekurangan KTP sebagaimana disyaratkan dalam aturan, bakal calon bersangkutan akan digugurkan. Olehnya itu, sangat penting dilakukan verifikasi dengan baik dan benar.

Anggota KPU Malteng, Abdussamad Ningkeula mengatakan, syarat dukungan balon independen untuk Pilkada Malteng sebanyak 25.067.”Syarat dukungan 25.067. Tapi sampai dengan tanggal 7, hari ini (kemarin) belum ada bakal pasangan calon perseorangan yang menyerahkan data dukungan ke KPU Malteng,”kata Ningkeula.

Dia memastikan, lewat batas pendaftaran, syarat dukungan balon independen tidak lagi diterima.”Tidak bisa lagi diterima, karena dibuka dari 6-10 Agustus. Nantinya kalau ada yang serahkan dukungan, maka KOU melakukan penelitian jumlah dan sebaran dan syarat dukungan tersebut, secara administarsi dan faktual. Apabila memenuhi syarat, maka pasangan itu mendaftarkan diri sebagai calon tanggal 20 September nanti,”tambah dia.

Seperti ditulis Ambon Ekspres sebelumnya, pasangan bakal calon Walikota dan wakil Walikota Ambon dari jalur perseorangan, Elsina Latuheru-M. Azis Tunny optimis bisa mendapatkan dukungan melebihi jumlah yang disyaratkan dan lolos sebagai calon. Begitu juga dengan pasangan balon perseorangan di Pilkada, Sahlan Helut dan Edward Makaruku.

Sahlan yang dihubungi tadi malam mengaku, Selasa (9/8) besok, ia dan wakilnya akan menyerahkan dokumen dukungan ke KPU SBB. Ia juga optimis, lolos sebagai calon.”Selasa. Insyah Allah kami bisa lolos sebagai calon,”singkatnya via messenger facebook.”(MG2/TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!