Tim Richard: PPP Untuk Richard-Syarif – Ambon Ekspres
Politik

Tim Richard: PPP Untuk Richard-Syarif

Besok PKB Keluarkan Rekomendasi

AMBON, AE.— Pasangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler akhirnya melakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di DPP PPP, Jakarta untuk mendapatkan rekomendasi partai Ka’bah itu. Proses pendaftaran pasangan ini tidak lagi melalui mekanisme di DPC maupun DPW.

Dengan mendaftarnya Richard-Syarif, di PPP kini ada dua bakal pasangan calon. Sebelumnya sudah terdaftar dan sudah diusulkan DPC PPP Kota Ambon dan DPW PPP Maluku ke DPP, pasangan Paulus Kastanya-Sam Latuconsina. Pasangan ini lebih dulu mendaftar dan telah mengikuti mekanisme di DPC PPP.

Sampai pada penutupan pendaftaran dan pengusulan bakal calon ke DPP, pasangan Richard-Syarif tidak pernah mendaftar. Bahkan usulan nama pasangan Paulus-Sam diketahui oleh Syarif sebagai Ketua DPW PPP Maluku. Syarif pun mengamini apa yang dilakukan oleh DPC dengan mengusulkan satu pasangan bakal calon.

Belakangan, Richard menggandeng Syarif, setelah sejumlah orang yang dijanjikannya akan berpasangan dengannya di lepas begitu saja. Syarif melobi DPP PPP, dan restu pun datang. Apalagi Syarif merupakan salah satu Ketua DPW PPP yang sejak awal bersama Muhammad Romahurmuzzy melawan Suryadharma Ali dalam konflik PPP yang tak berkesudahan.

BACA JUGA:  Hamid Rahayaan Ditolak Golkar Tual

Setelah mereka diperbolehkan mengikuti fit and proper test, banyak spekulasi muncul soal arah rekomendasi PPP kepada pasangan mana. Peluang Paulus-Sam pun kian kecil, bahkan kini DPP PPP dikabarkan sudah memilih Richard-Syarif. “Ini informasi A1, pasangan Richard-Syarif dapat rekomendasi DPP PPP, ”kata sumber Ambon Ekspres di PPP yang tidak ingin namanya ditulis, Minggu (7/8)).

Tim Richard Louhenapessy, Marcus Pattiapon yang dikonfirmasi Ambon Ekspres membenarkan, jika rekomendasi PPP sudah pasti untuk pasangan Richard dan Syarif. Hanya, ia belum memastikan kapan fisiknya diserahkan kepada pasangan tersebut.

“Golkar dan Nasdem sudah bisa dipastikan. PPP juga iya. Tapi tidak mungkin mendahului Golkar. Karena itu, mungkin PPP hari Rabu, setelah Golkar dan Nasdem,”singkat dia via sms.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi lewat telepon genggam tadi malam, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Ambon, Rovik Afifudin mengaku, belum mendapatkan informasi dari DPP soal rekomendasi.”Kalau ada, pasti saya diberitahu. Lewat korwil, ke DPW, dan DPW pasti sampaikan ke saya. Kalau di facebook, itu mungkin pakta integritas yang ditanda tangani oleh pasangan calon,”kata dia.

BACA JUGA:  Panwas Gelar Sidang Sengketa Pilkada

Ketua Fraksi PPP di DPRD Kota Ambon itu memastikan, siapa pun pasangan calon yang akan direkomendasikan PPP, seluruh kader dan pengurus akan mengamankan.”Kita tunggu saja rekomendasi kemana, kita tugas amankan,”tandasnya.

Ditanya soal uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh DPP terhadap pasangan Richard dan Syarif di Jakarta, Rovik tidak mau menanggapi. Pasalnya, sudah menjadi kewenangan DPP.
“Tugas saya selaku ketua DPC sudah selesai. Itu sudah menjadi kewenangan DPP. Nah, kalau ada fit and proper test di DPP, coba tanya DPP supaya lebih bagus,”tambah dia.

Sementara itu, ketua DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Maluku, Hamdani Laturua mengatakan, hingga tadi malam belum mendapatkan informasi terkait kepastian penyerahan rekomendasi. Pasalnya, setahi dia, Richard belum menyampaikan pemberitahuan resmi ke DPW soal wakilnya. “Soal wakil belum disampaikan ke wilayah atau tembusannya ke wilayah. Mungkin mereka sudah sampaikan ke DPP. Atau mungkin wilayah sudah tahu, tapi saya selaku ketua wilayah belum tahu,”kata Hamdani.

Richard Louhenapessy juga dikabarkan akan diusung Partai Kebangkitan Bangsa. Namun, sampai kemarin, PKB belum juga mengeluarkan rekomendasi. DPP PKB dalam waktu dekar akan memutuskan lima pasangan bakal calon untuk lima daerah yang menggelar pilkada serentak.

BACA JUGA:  PKS Jagokan Poly-Sam

Uji kepatutan juga sudah dilakukan PKP pada 9 Agustus lalu di Jakarta. Lima daerah yang menggelar pilkada serentak adalah, Kota Ambon, Maluku Tengah, Buru, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tenggara Barat. Sampai kemarin, baru Maluku Tengah yang dikabarkan Wahab Talaohu akan diusung PKB.

“Yang pasti DPP PKB punya kewenangan mutlak untuk memutuskan siapa saja yang akan diusung dalam pilkada nanti. Ada beberapa indikator calon yang akan ditetapkan oleh DPP PKB, antara lain hasil uji kepatutan dan kelayakan, hasil survei, dan indikator pertimbangan strategis lainnya,” kata Sekretaris Desk Pilkada DPW PKB Maluku, Malaka Yaluhun, kemarin.

Menurut dia, hasil desk pilkada sudah dirampungkan, tersisa penetapan DPP PKB. Rencananya PKB akan memutuskan pasangan bakal calon yang diusung untuk lima daerah pada, Selasa (9/8) besok. “Rencananya besok diputuskan,” kata Malaka.

Dia menegaskan, siapa yang diusung DPP, DPW dan semua simpul PKB dari provinsi sampai di desa-desa akan taat melaksanakannya. “Kami akan tunduk. Siapapun yang diputuskan oleh DPP,” pungkas Malaka.(TAB)

Most Popular

To Top