Dua Hari Soplanit Diperiksa – Ambon Ekspres
Amboina

Dua Hari Soplanit Diperiksa

Hari Ini Bendahara PU Maluku Ikut Diperiksa

AMBON,AE––Dengan wajah tersenyum dan langkah kaki yang santai, mantan Direktur Utama PT Bank Maluku-Malut, Dirk Soplanit, melenggang keluar dari ruang pemeriksaan Kejati Maluku. Dia, dipanggil untuk dimintai keterangan soal Repo Bank Maluku. Hari ini jaksa juga akan memeriksa kembali Soplanit dalam kasus yang sama.

Dia hanya tersenyum ramah ketika dikerumuni awak media. Sayangnya, dia enggan berkomentar terkait pemeriksaan selama kurang lebih tiga jam itu.”Nanti tanya di pak jaksa saja, “kata Soplanit sambil tersenyum. Soplanitpun berjalan meninggalkan kantor Kejaksaan Tinggi Maluku.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette ketika dikonfirmasi mengatakan, permintaan keterangan terhadap Soplanit terkait kasus transaksi Repo Bank Maluku. Pasalnya, ketika transaksi repo berlangsung, Soplanit masih menjabat selaku Direktur Utama Bank Maluku.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini, Selain Soplanit, tim penyelidik juga akan mengagendakan panggilan terhadap Wellem Patty. Dijadwalkan, Patty akan digarap oleh jaksa selasa hari ini.

Terkait dengan pemeriksaan Soplanit, seyogyanya Mantan Dirut Bank Maluku itu belum diperiksa. Pasalnya, tim penyelidik baru mendengar penjelasan awal terkait soal repo yang dipaparkan oleh Soplanit. “Tadi itu hanya yah bisa dibilang penjelasan sebatas repo saja. Tetapi pemerisaan belum, “jelas sumber.

Diungkapkan, pemeriksaan yang sesungguhnya akan berlangsung Selasa hari ini, bersamaan dengan diperiksanya Wellem Patty selaku mantan Direktur Pemasaran PT Bank Maluku. Walaupun diperiksa pada hari yang sama, kemungkinan kedua mantan pejabat Bank Maluku itu akan diperiksa secara terpisah.

“Besok baru Soplanit dan Wellem Patty diperiksa. Tadi itu periksa sih, tetapi hanya bertanya lepas begitu saja, dan keterangannya juga tidak dituangkan dalam BAP, “tandas sumber.

Selain itu, pemeriksaan juga masih sebatas Reverse Repo. Sementara Repo Obligasi maupun MTN, tentunya akan dilihat dari keterangan Soplanit dan Patty. “Kan waktu Reverse Repo ini kan mungkin awal masalahnya yang menonjol. Karena kerugiannya ratusan miliar. Jadi tentunya tim fokus untuk Reverse Repo dulu. Kalau Obligasi dan MTN itu tetap jalan juga, “pungkas sumber.

Kasidik Kejati Maluku, Ledrik Takandengan, ketika dikonfirmasi soal pihak lain yang akan dipanggil selain Soplanit dan Patty, menjelaskan, tim akan melihat hasil permintaan keterangan yang selama ini dilakukan. Nantinya, dari hasil itu akan dievaluasi kemudian akan ditentukan pihak-pihak mana lagi yang akan dipanggil.

Selanjutnya, kata Takandengan, apabila kejaksaan sudah mengantongi cukup bukti terkait adanya perbuatan yang melawan hukum, maka status dari kasus Repo akan ditingkatkan ke Penyidikan. “Yang pasti kita lakukan bertahap dulu, “ujarnya.

KADIS PU MALUKU TAK PENUHI PANGGILAN
Sedangkan untuk penyelidikan kasus penyetorang anggaran kompensasi dari PT. BPS ke rekening pribadi Kepala Dinas ESDM Maluku, Martha Nanlohy dengan agenda pemeriksaan Kadis PU Maluku, Ismail Usemahu, akhirnya tertunda. Orang nomor satu di PU Maluku itu tidak memenuhi panggilan jaksa guna dimintai keterangan.

“Kita tunggu tetapi yang bersangkutan tidak datang. Dan kita juga tidak menerima alasan kenapa kadisnya tidak penuhi panggilan, “kata Samy Sapulette.

Meski begitu, tim juga akan melayangkan surat panggilan kedua kepada Usemahu. Namun belum dipastikan kapan panggilan kedua akan dilayangkan. Sapulette juga menambahkan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan, sehingga belum perlu dilakukan panggilan paksa.

“Ini kan masih penyelidikan. Jadi kalau tidak hadir, kita tidak bisa bilang mangkir atau panggil paksa, “terangnya. Meski begitu, kata Sapulette, tim akan memanggil Bendahara Dinas PU Provinsi untuk mengusut kasus Gunung botak.

“Selasa besok (hari ini) tim agenda periksa bendahara Dinas PU. Nanti pihak-pihak yang lain juga akan dipanggil. Tetapi saya belum tahu siapa-siapa saja yang akan dipanggil. Tergantung dari tim, “pungkasnya. (AFI)

Most Popular

To Top