21 September Kandidat Mendaftar – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

21 September Kandidat Mendaftar

AMBON,AE.—Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menjadwalkan pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Walikota pada 21-23 September mendatang. Saat ini, beberapa KPU kabupaten/kota di Maluku mulai melakukan persiapan Pilkada serentak 2017.

Anggota KPU Maluku Tengah, Abdussmad Ningkeula yang dihubungi Ambon Ekspres via seluler, Minggu (21/8) mengatakan, jadwal, tahapan dan program ditetapkan oleh pihaknya tidak bergeser dari Peraturan KPU nomor 4/2016. Dimana pengumuman pendaftaran 14-20 September dan pendaftaran 21-23 September.

“Olehnya itu, pendaftaran tetap disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam PKPU 4. Kita sesuaikan dengan tahapan, program dan jadwal yang ada. Kita hanya menindaklanjutinya dalam surat keputusan KPU,”jelas Ningkeula.

Sebelumnya, jelas dia, sesuai PKPU nomor 3/2016, pendaftaran dimulai 19-21 September. Tetapi, dengan perubahan menjadi PKPU 4/2016, jadwalnya pun diubah.

Sesuai PKPU tersebut, setelah pendaftaran calon, dilanjutkan dengan pengumuman dokumen syarat calon di laman KPU untuk mendapatkan tanggapan 23-29 September. Pemeriksaan kesehatan 21-27 September dan pengumunan hasilnya 27-28 September 2016.

Penelitian syarat pencalonan calon yang diajukan oleh partai politik dan gabungan parpol 21-23 September, dan penelitian syarat calon 23-29 September, pemberitahuan hasil penelitian 29-30 September.

Kemudian, perbaikan syarat pencalonan/syarat calon 29 September-5 Oktober. Dilanjutkan dengan penetapan pasangan calon 24 Oktober, pengundian dan pengumuman nomor urut 25 Oktober.

Sedangkan kampanye dimulai pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Kampanye media massa cetak/online 29 Januari-11 Februari 2017. Masa tenang dan pembersihan alat peraga 12-14 Februari. Kemudian, pemungutan dan penghitungan suara di TPS 15 Februari.

Dia melanjutkan, saat ini KPU Maluku Tengah masih melakukan verifikasi data dukungan bakal calon perseorangan. Pihaknya berusaha tahapan tersebut selesai pada 23 Agustus.

“Kami melakukan verifikasi administrasi data dukungan bakal calon independen. Sejatinya sudah selesai pada 21 Agustus. Tapi agak sulit, karena data dukungan tersebar di 18 kecamatan di seluruh Maluku Tengah,” paparnya.

Data dukungan persyaratan pasangan bakal calon independen, Isnain Solo dan Yakobus Soakalune yang diverifikasi KPU sebanyak 29.247. Jumlah ini sudah melebihi yang ditetapkan oleh KPU Malteng, yakni 25 lebih.

Sementara itu, komisioner KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun mengatakan, perubahan PKPU tidak berpengaruh pada jadwal pemungutan dan penghitungan suara 15 Februari 2017. Hingga kemarin, kata dia, belum ada informasi dari KPU Pusat.

“Yang bergeser itu hanya pendaftaran dan beberapa tahapan lainnya. Bergeser sekitar 3 sampai 4 hari. Tapi, kalau pencoblosan tetap tanggal 15 Februari. Tidak ada pergeseran,”jelas Rifan.

Soal Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Rifan mengaku, telah diterima oleh KPU lima daerah yakni, Malteng, Seram Bagian Barat, Kota Ambon, Buru dan Maluku Tenggara Barat. KPU akan melakuan penelitian soal identitas kependudukan. Namun, ia tidak menghafal jumlah keseluruhannya.

“Sudah diterima oleh KPU melalui sidalih. Nanti mereka lakukan penelitian identitas. Dalam UU Pilkada nomor 10, tidak ada DPtb 1 dan DPTb 2 lagi. Hanya Daftar Pemiilih Tetap (DPT) saja,”katanya.

Sementara itu, Ningkeula menyebutkan, jumlah DP4 Pilkada Bupati dan wakil Bupati Malteng sebanyak 374.252. Data ini diterima secara resmi melalui portal sistem data pemilih (Sidalih) KPU Malteng.

Setelah verfikasi data dukungan, KPU melanjutkan dengan pemutakhiran Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang telah diterima dari KPU pusat.”Kami masih kosentrasi untuk verifikasi data dukungan calon independen. Nanti setelah itu, kami lanjutkan dengan pemutakhiran data pemilih,”terangnya.

Disinggung soal keabsahan hak suara pemilih di wilayah perbatasan Malteng dan Seram Bagian Barat (SBB), Ningkeula memastikan, terdaftar sebagai pemilih Malteng. Keempat wilayah tersebut, yakni dusun Kasawari, Desa Asilulu, Dusun Tehulesi Desa Ureng, Dusun Wayasel desa Wakasihu, dusun Wailapia dan Waiputih Desa Larike.

“Sesuai dengan DP4 yang dikirim melalui portal Sidalih KPU Malteng, maka secara otomatis data pemilihnya telah terdagtar di kabupaten Malteng,”kata dia.

Olehnya itu, lanjut dia, KPU tetap akan menempatkan PPDP dan TPS pada dusun-dusun tersebut. Jika ada nama pemilih dari 5 dusun itu sebagai pemilih kabupaten SBB, dianggap pindag domisili.

“Kami berpendpat bahwa pemilih yang bersangkutan pindah domisili. Dengan demikian, kisruh data pemilih yang beberapa saat lalu dimediasi oleh KPU provinsi Maluku dan Dirjen Dukcapil Kemendagri, telah jelas dan berakhir,”pungkasnya. (TAB)

Most Popular

To Top