Tunjangan Sergur Siap Direalisasikan – Ambon Ekspres
Ragam

Tunjangan Sergur Siap Direalisasikan

Kepala Seksi Bimas Kristen Malteng Agustina Manuhutu, S.Sos mengatakan, dana Sertifikasi Guru (Sergur) Agama Kristen Protestan triwulan I tahun 2016 tetap akan direalisasikan. Belum direalisasi, karena mayoritas guru calon penerima dana sergur belum memasukan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas.

“Dari 300-an guru sertifikasi, baru sekitar 58 orang yang memasukan laporan. Dari jumlah tersebut pun, ternyata ada yang belum memenuhi kriteria untuk dilakukan pembayaran. Yakni berupa info GTK tentang jumlah minimal jam mengajar. Rata-rata jam mengajarnya masih dibawah 24 jam” jelas Manuhutu, Sabtu (20/8).

Mengapa beberapa orang guru Agama Kristen Protestan telah menerima dana sergur? “Kebijakan ini diambil lantaran guru dimaksud telah memenuhi kriteria untuk menerima dana sergur. Yakni berupa pemenuhan syarat laporan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas dimana laporan tesebut juga telah lolos falidasi faktual oleh tim monitoring kementrian Agama Maluku Tengah,” jawab dia.

Penjelasan ini sekaligus mengkarifikasi desakan realisasi dana sergur oleh sejumlah guru pendidikan Agama Kristen. Disisi lain, memberikan ketegasan bahwa tudingan adanya penyelewengan dana sergur guru Agama Kristen Protestan, tidak benar.

Manuhutu menegaskan, penyelewengan dana sergur sama sekali tidak mungkin dilakukan. Apalagi bila indikasi itu dialamatkan kepada seksi Bimas Kristen Kementrian agama Maluku Tengah.

“Dana sergur yang dibayarkan oleh Kemenag berada di kas negara hingga diterbitkannya Surat Perintah Membayarkan Dana (SPM) dan SP2D. Pencairannya tidak lagi dialamatkan ke rekening seksi maupun Kantor Agama Maluku Tengah tapi langsung ke bank untuk diteruskan ke rekening penerima.,” rincinya.

Manuhutu berharap hal serupa tidak terjadi kembali. Diharapkan, para lebih bersabar sebab yang menentukan cepat lambatnya realisasi dana sergur adalah guru PAK sendiri. “Fokuskan diri untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sebab, penilaian inilah yang kemudian menjadi dasar diterima atau tidaknya dana sergur,” pesannya.

Sementara menyangkut kepastian kapan realisasi pembayaran dana sergur semester II tahun 2014 yang dibayakan di tahun 2015 yang dikurangi dari dana sergur yang semestinya diterima para guru, Manuhutu mengaku tidak bisa memberi kepastian kapan bayarnya. Karena sampai saat ini belum ada anggaran.

Hanya saja, dia akan terus mengkoordinasikan persoalan ini dengan pihak Bimas Kristen Kanwil Agama Provinsi Maluku dan Direktorat Jenderal Bimbingan masyarakat Kristen.

“Pengurangan dana sertifikasi 168 penerima sebesar Rp 6 juta pada triwulan II tahun 2015 itu merupakan kebijakan yang diambil oleh Bimas Kristen Kantor Wilayah Agama Provinsi Maluku. Jadi kewenangan kapan dibayarkan itu bukan di seksi bimas Kristen Kandepag Malteng. Tapi kita akan terus berkoordinasi dengan bimas Kristen kanwil agama Provinsi agar pengurangan ini dapat segera dibayarkan,” ikrarnya.

Menurut dia, bila Pemerintah Pusat telah memberi atau menambah anggaran terhutang di tahun 2014 pada DIPA Kemenag Kabupaten Maluku Tengah barulah bisa dibayarkan. “Tapi sampai saat ini belum ada penambahan anggaran sergur untuk tahun 2016 sesuai DIPA Kemenag Malteng,” timpal Manuhutu.(MYX)

Most Popular

To Top