4 Jam Diinterogasi, Hentje Bungkam – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

4 Jam Diinterogasi, Hentje Bungkam

AMBON,AE.––Diam dan tak mengungkap kemana aliran dana Rp7,6 miliar fee pembelian lahan dan gedung untuk Bank Maluku di Surabaya, pemberian Theodorus masih menjadi senjata Hentje Abraham Toisuta. Dia tak banyak menjawab pertanyaan jaksa terkait aliran dana tersebut.

Hentje adalah Direktur CV. Harves, yang diminta Direktur Bank Maluku saat itu, Idrus Rolobessy untuk menyelesaikan transaksi pembelian lahan dan gedung. Transaksi dilakukan pada Tahun 2014 senilai Rp.54 miliar.
Kamis (22/9) kemarin, Hentje diperiksa selama 4 jam oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku.

Hanya saja pemeriksaan terhadap Hentje bukan sebagai tersangka, tetapi dengan kapasitas saksi. Bos cv Harves itu diperiksa untuk melengkapi berkas tersangka, Mantan Direktur Utama PT. Bank Maluku dan Maluku Utara, Idris Rolobessy Terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Pantauan koran ini di kantor Kejati Maluku, Kamis kemarin, Hentje dibawa oleh jaksa dari Rutan Polda Maluku sekitar pukul 09.00. Wajahnya tegang, dan hanya terdiam. Dia kemudian digiring masuk ke ruang pemeriksaan. Hanya saja, pemeriksaan terhadap Hentje baru berlangsung sekitar pukul 12.30.

Dia diperiksa oleh dua orang penyidik secara bergantian. Pertama diperiksa oleh penyidik Putu Agus, dan kemudian dilanjutkan oleh penyidik Adam Saimima. Informasi terkait hasil pemeriksaanpun dirahasiakan.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette kepada wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, tersangka Hentje di periksa dalam kapasitas sebagai saksi terkait dugaan TPPU Tersangka Mantan Dirut Bank Maluku dan Malut, Idris Rolobessy.

Selain Hentje, kata Samy, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap satu saksi lainnya, yakni Fredy Sanaky. Sanaky, dalam proyek pengadaan atau pembelian lahan dan gedung di Surabaya, kata Samy, kapasitasnya selaku Ketua Panitia kegiatan tersebut.

“Jadi selain Hentje, Tim Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap Ketua panitia Pengadaan lahan dan gedung Kantor cabang Bank Maluku dan Malut di Surabaya yakni, Fredik Donald Sanaky yang bersangkutan di periksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk melengkapi berkas ketiga tersangka. Yang bersangkutan di periksa selama tiga jam dengan puluhan pertanyaan,” Ujar Samy.

Sanaky yang lebih dulu selesai menjalani pemeriksaan saat dicegat wartawan, enggan berkomentar. Alasannya, dia mengalami kelelahan. “Nanti tanya penyidik saja. Soalnya saya cape, “kata Fredy.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, pemeriksaan terhadap Sanaky seputar peminjaman uang dari yayasan Hari tua Bank Maluku senilai Rp.600 juta. Yang kemudian uang pinjaman itu diberikan kepada kepada tersangka Idris Rolobessy.

Selain itu, pemeriksaan terhadap Fredy juga terkait dana senilai Rp. 250 juta yang diberikan oleh salah satu tersangka kepada Fredy sebagai bentuk Fee. Uang Fee tersebut, diduga merupakan bagian dari total kerugian negara Rp.7,6 Miliar.

Sementara tersangka Hentje Abraham Toisuta usai pemeriksaan pukul 16.20, enggan berkomentar. suami dari Dorlina Supriaty ion itu lebih memilih bungkam.

Kasidik Kejati Maluku, Ledrik Takandengan menambahkan, tersangka Hentje Abraham Toisuta diagendakan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka Jumat hari ini. Diharapkan, saat pemeriksaan Hentje dapat berubah pikiran dan bisa terbuka kepada penyidik.”Besok (hari ini, red) Hentje kita periksa sebagai tersangka terkait TPPUnya dia, “singkat Takandengan. (AFI)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!