Lion Air Ambon-Makassar Mendarat Darurat – Ambon Ekspres
Ragam

Lion Air Ambon-Makassar Mendarat Darurat

Jakarta, AE.–– Pesawat Lion Air JT 791 rute Ambon-Makassar (AMQ-UPQ), mendarat darurat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Begitu mendarat, penumpang berhamburan keluar menjauh dari pesawat.

Seperti di tulis laman detik. com, pendaratan darurat tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Kamis (22/9). Diketahui, 30 menit sebelum mendarat, pilot melaporkan mesin nomor dua pesawat tersebut mengalami kegagalan (engine failed). Beruntung pesawat mendarat dengan selamat.

Begitu mendarat dengan selamat, para penumpang berhamburan keluar dari pesawat, meski pintu sebelah kiri pesawat itu tak tampak terbuka.

Terlihat beberapa mobil pemadam kebakaran bersiaga di sekitar badan pesawat. Selain itu, beberapa unit bus juga disiagakan di apron untuk langsung menjemput dan mengamankan penumpang. Belum ada keterangan resmi dari pihak bandara maupun Lion Air.

Pesawat jenis Boeing B739 itu bertolak dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon pukul 08.11 WIT, dan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 08.36 WIT.

BACA JUGA:  Mengenang AK, Meneruskan Darah Kiper dari Sang Ayah...

Seluruh penumpang berjumlah 211 termasuk 4 bayi selamat. “Seluruh penumpang berjumlah 211 orang terdiri dari 1 anak dan 4 bayi beserta 7 awak pesawat dalam keadaan selamat,” ujar Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, dalam rilisnya, Kamis (21/9).

Menurut Edward, pesawat mendarat pukul 08.20 WIT dengan diberhentikan di runway sesuai prosedur keselamatan penerbangan. Pesawat mengalami masalah teknikal pada saat persiapan untuk mendarat di Ujung Pandang sehingga pilot yang menerbangkan pesawat yaitu Capt. M. Nasir Sahil menjalankan prosedur keselamatan penerbangan termasuk melaporkan ke menara pengawas.

“Pesawat kemudian ditarik ke apron untuk menurunkan penumpang dan dilakukan pengecekan,” tutur Edward.
Edward menambahkan, seluruh penumpang lanjutan ke Surabaya akan diterbangkan ke Surabaya. Penumpang akan menggunakan pesawat yang berbeda maupun dengan nomor penerbangan yang berbeda.

“Info pilot, sekitar 30 menit salah satu mesin ada masalah, jadi kami persiapkan antisipasi sesuai prosedur keselamatan penerbangan sebelum pesawat landing,” ujar Area Manager Lion Air Makassar, Rony Paslah.

BACA JUGA:  Tanding Ulang PDIP Vs Golkar

“Pesawat mendarat normal di landasan, kemudian ditarik menggunakan ‘Pushback Car’ dan penumpang diturunkan seperti biasanya dan dijemput bus menuju terminal,” tambahnya.

Sementara itu, hal berbeda juga terjadi pada pesawat Batik Air rute Ambon-Jakarta, yang mengalami keterlambatan penerbangan sekitar dua jam, akibatnya penumpang mengamuk. Tak hanya mengamuk sejumlah keluarga yang menumpangi pesawat itu juga gelisah, karena hingga pukul 14.00 WIT, pesawat tak kunjung tiba di Bandara Pattimura.

Pesawat yang mengangkut ratusan penumpang itu, sedianya berangkat dari Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma sekitar pukul 09.30 WIB. “Tadi juga ada pesawat kami yakni Batik Air, mengalami delay selama dua jam. Mestinya berangkat dari Halim (Jakarta red) menuju bandara Pattimura (Ambon) pada pukul 09.30 WIB, mengalami penundaan hingga sekitar pukul 11.00 WIB baru berangkat,” ungkap Manager Area 11 Lion Air, Ramli Makawimbang yang dikonfirmasi koran ini.

Keterlambatan itu lanjut manager yang membawahi wilayah penerbangan Ambon, Tual, Sorong, Saumlaki, Fak-fak, Kaimana dan Dobo itu, akibat dari adanya pengoperasional pesawat VVIP di bandara tersebut.

BACA JUGA:  Jaksa Jangan Perlambat BAP Remon

“Tidak ada masalah karena meski mengalami keterlambatan penerbangan, tapi akhirnya sekitar pukul 15.45 WIT, pesawat itu juga tiba di Ambon,” pungkas Ramli.(AHA)

Most Popular

To Top