SPBU Kece Jual Pertalite Oplosan – Ambon Ekspres
Amboina

SPBU Kece Jual Pertalite Oplosan

AMBON,AE.— Sempat terjadi kelangkaan, 15 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite akhirnya dipasok oleh Pertamina Wayame ke SPBU, pukul 08.00 pagi. Belum ludes diborong konsumen, 2 jam kemudian polisi sudah lebih dulu menemukan dugaan pertalite dioplos dengan menggunakan air. Ada dugaan campuran itu berkisar antara 10 ton pertalite dan 5 ton air.

Pasokan itu berasal dari Pertamina Cabang Ambon di Wayame. Dipasok ke pemilik SPBU PT. Migas Dwi Jaya di jalan Jenderal Sudirman perempatan menuju Kebun Cengkeh. Setelah mobil Pertamian mengisi ke penampung pertalite, sejumlah mobil mulai antre mengisi bahan bakar pengganti premium ini.

kurang lebih 10 mobil sudah terisi pertalite. Namun belakangan mereka curiga setelah mobilnya mogok tak lagi bisa bekerja normal. Laporan ke polisi pun dilakukan. Polisi bekerja cepat langsung menuju SPBU Kebun Cengkeh. Disana polisi langsung memasang police line di SPBU Pertalite.

Penyelidikan di TKP dilakukan. Sampel diambil polisi. Setelah dites, dari komposisi warna tidak seperti pertalite resmi yang dipasok sebelumnya oleh Pertamina. Di pertalite yang diduga dioplos terdapat beberapa warna akibat tercampur Air.

BACA JUGA:  Gubernur Akan Rombak Birokrasi

“Kejadian tadi itu sekitar jam 9:30, habis isi minyak pas keluar dijalan mobil mogok, jadi tadi itu bukan beta (saya) sendiri mobil yang mogok, tapi tadi ada beberapa mobil dan motor juga yang mogok, setelah keluar dari SPBU,” ungkap salah satu korban Ony Saiya, kepada koran ini kemarin.

Pemilik kendaran yang mogok akibat BBM Oplosan tersebut, yakni, Marcchiano Tititdy, pemilik mobil ALL New Avanza, Oni Saiya pemilik Avanza DE 1816 L, Nyong Kasdir Latupono pemilik Avanza DE 1106 AF, Simon Satumalay Inova DE 1471 AC. Selain itu Robert, pemilik sepeda Motor Yamaha Vixion DE 5136 AJ, Johanes Pattihahuan sepada Motor DE 4711 LB, dan Jasman, sepeda motor DE 4457 AE.

Pihak SPBU dan pertamina berjanji akan mengganti rugi kepada para pemilik kendaraan.“Yah harapan kita pihak SPBU bisa bertangungjawab soal ini, dan memang tadi (kemarin-red) dari SPBU juga sudah kasi tau kita mereka siap bertangungjawab. Jadi, mobil saya sudah kasih masuk ke diler untuk perbaikan. Semua biayanya SPBU yang tangungjawab,” kata Ony Saiya

BACA JUGA:  Jurus Nikita Willy Hadapi Haters

Setelah polisi mengamankan sampel BBM Pertalite oplosan tersebut sebagai barang bukti, sejumlah karyawan SPBU juga langsung ikut dibawa ke Polres Ambon guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait status hukum kasus ini, berdalih masih dalam penyelidikan.”Masih dalam penyelidikan. Kita sementara masih lakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap KBO Satreskrim Polres Ambon Ipda Semy Leimena, kemarin.

Informasi lain koran ini menjelaskan 15 Ton pasokan BBM pertaliete tersebut 5 tonnya bukan Pertalite.”Dari 15 ton pasokan ada 5 ton yang campuran air,” kata sumber koran ini kemarin.(ERM)

Most Popular

To Top