Golkar Kantongi Nama Kader Pembangkang – Ambon Ekspres
Politik

Golkar Kantongi Nama Kader Pembangkang

PPP Justeru Lebih Toleransi

AMBON,AE.—Keberpihakan sejumlah kader Golkar terhadap pasangan calon lain di pemilihan Walikota Ambon, mulai dideteksi. Partai Golkar kota Ambon akan mengambil tindakan tegas, bila terbukti. Ini sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Ambon, Marcus Pattiapon dihubungi Ambon Ekspres, Minggu (25/9) mengaku, pihaknya telah mendapat laporan dari masyarakat dan pengurus, terkait kader-kader yang tidak bekerja untuk pasangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler (Paparisa Baru) yang diusung Golkar. Namun, Max enggan menyebut inisial kader-kader yang dilaporkan bermain untuk pasangan lain tersebut.

“Banyak sekali laporan yang masuk ke DPD Golkar kota, bahwa ada kader yang bekerja untuk kandidat lain. Jadi kami sedang memantau seluruh kader-kader partai Golkar. Baik yang ada di DPD Provinsi, DPD Kota, kecamatan sampai desa keluruhan,”ungkap Marcus yang biasa disapa Max itu.

DPP Partai Golkar, kata dia, telah menyampaikan instruksi kepada ketua DPD Golkar Maluku, Said Assagaff untuk mengambil sikap terhadap kader-kader yang melawan fatsun partai. Hal ini juga dibicarakan dalam pertemuan Assagaff dengan pimpinan partai pengusung pasangan Paparisa Baru, tadi malam.

BACA JUGA:  Jaksa Cium Dana Masuk DPRD

“Termasuk Partai Golkar untuk mendapat arahan kepada semua kader dan simpatisan. Ada perintah-perintah yang disampaikan DPP kepada Ketua DPD Golkar Maluku untuk ambil langkah-langkah terhadap kader-kader yang telah terindikasi melakukan gerakan-gerakan yang berlawanan dengan keputusan partai,”jelas dia.

Menindaklanjuti arahan DPP maupun DPD Golkar Maluku, kata Max, DPD Golkar Kota Ambon akan menggelar rapat pleno dalam rangka mengevalusi kader-kader dilaporkan dan terindikasi. Tapi dia belum bisa memastikan sanksi yang akan diberikan.

“Pleno itulah yang akan mengambil keputusan akan diapakan kader-kader yang melawan perintah partai. Sudah barang tentu ada sanksi. Kalau ada sanksi, maka ada tahapan-tahapan dalam sanksi itu. Kita akan lihat dari berat ringan atau besar kecil daripada pelanggaran yang mereka buat,”papar dia.

Sementara itu, wakil ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan )OKK Hendra Suat, mengatakan pihaknya belum mengambil langkah. Pasalnya, pada saat deklarasi dan pendaftaran pasangan Paparisa Baru, semua kader dan pengurus PPP hadir. “Kemarin kan semua hadir di deklarasi dan pendaftaran. DPC maupun DPW. Ada Rofik Afifudin juga kan,” kata Hendra.

BACA JUGA:  Nanlohy Cuekin Panggilan Jaksa

Disinggung soal laporan yang telah disampaikan kepada ketua DPW PPP Maluku yang juga bakal calon wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, Hendra mengaku masih bersifat informasi. Pembuktiaannya saat deklarasi dan pendaftaran, Jumat (23/9).

“Kan dibuktikan saat deklarasi bahwa demikian adanya. Kan gitu. Dan kalau ada (kader) yang ketemu dengan calon tertentu, itu kan silaturahmi pribadi yang berlangsung selama ini,”katanya.

Justeru kehadiran kader dan pengurus PPP dalam acara deklarasi pasangan Paparisa Baru, menunjukkan loyalitas mereka terhadap keputusan partai.”Kalau mereka hadir, itu menunjukkan mereka loyal terhadap keputusan partai dan DPP,”demikian Hendra.(TAB)

Most Popular

To Top