24 Dokter Periksa Kesehatan Paslon – Ambon Ekspres
Politik

24 Dokter Periksa Kesehatan Paslon

AMBON,AE.––Sebanyak 11 pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati, serta Walikota dan wakil Walikota telah menjalani pemeriksaan kesehatan. 24 Dokter spesialis dari Makasaar dilibatkan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunggu hasilnya, dan akan menetapkan dalam rapat pleno.

Untuk Pilkada Maluku Tengah, dua pasangan calon yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, yaitu Abua Tuasikal-Marlatu Leleury yang diusung sembilan partai politik dan pasangan independen, Isnain Nukuhaly-Jacob Soakalune. Mereka diperiksa, Sabtu (24/9) di Rumah Sakit Umum (RSUD) Masohi dengan melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Tengah.

Pemeriksaan kesehatan empat bakal calon bupati dan wakil bupati kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yakni Paulus Semual Puttileihalat-Amiruddin (RODAL), Samson Atapari-Suhfi Majid (INA AMA), Yasin Payapo-Timotius Akerina (YAKIN) dan Sanadjihitu Tuhuteru-Petrus Suripatty (TUNTAS) telah dilakukan pada Senin (26/9) di rumah RSUD Piru. Hari ini, keempat paslon tersebut akan mengikuti tes psikologi di RSUD dr. Haulussy, Ambon.

Ketua KPU SBB, Silehu Achmad memastikan, pemeriksaan kesehatan tetap berjalan sesuai prosedur. Tetapi, hasilnya akan diumumkan pada 27-28 September. “Hasilnya akan di umumkan pada tanggal 27-28 September secara terbuka, sehingga tidak ada yang namanya kecurigaan adanya manipulasi. Kami tetap terbuka karena tidak ada unsur kepentingan apapun di dalam pemeriksaan ini, kami terus menjaga dan mengawalnya dengan baik, hingga selesai,”kata Silehu.

BACA JUGA:  Edwin Huwae Jangan Ingkar Janji

Sementara itu, empat pasangan bakal calon bupati dan Walikota, juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Haulussy, Ambon, Senin (26/9). Yakni pasangan bakal calon Walikota dan wakil Walikota Ambon, Paulus Kastanya-Muhammad Armin Syarif Latuconsina, pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati Buru, Bakri Lumbessy-Amdullah Madani Hentihu, serta dua pasangan balon Bupati dan wabup Maluku Tenggara Barat, Paulus Werembinan-Jusuf Silety, dan Jefri. J Kelmakossi-Yosephus Kulalean.

Proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di RSUD dr. M. Haulussy Kudamati, jalan Kayadoe ini dimulai sejak pukul 07.30. Namun pasangan calon Poly-Sam datang secara terpisah. Poly tiba pukul 08.55. Sementara Sam tiba pukul 08.45. Disusul sejumlah pasangan lain yang tiba di waktu yang berbeda.

Pemeriksaan kesehatan terhadap 4 pasangan calon dari kabupaten/kota yang mengikuti pilkada serentak 2017 mendatang ini, dilakukan oleh Tim Kesehatan yang dipimpin dr. Hans Lesay dan dr. Ade Tuanakotta dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku. Beserta Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

BACA JUGA:  Wakil Rakyat Juga Tutup Mulut

Setiap pasangan calon mengikuti 15 sesi pemeriksaan. Berupa pemeriksaan darah 1, USG, Foto Dada, Tes Psikologi, Spirometri, Pengambilan Darah Tahap II, MMPI, Wawancara Psiklatri, EKG, Treddmill, Penyakit Dalam, Gigi, THT, mata dan Saraf. KPU kota Ambon, Buru dan MTB turut hadir bersama masing-masing Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu).

Ketua IDI Maluku Ade Tuanakotta mengatakan, hasil pemeriksaan akan evaluasi. Setelah itu, diserahkan kepada KPU masing-masing kabupaten/kota, bersamaan dengan pasangan calon lain yang hari ini juga akan diperiksa.
“Ada empat pasangan calon yang akan periksa besok (hari ini). Kota Ambon 1, Buru 1 dan MTB 2 pasangan calon.

Pemeriksaan ini menghadirkan 24 dokter dari berbagai spesialis dari Makassar. Hari ini sendiri, nanti besok juga sendiri,” terang Tuanakotta, kepada awak media di sela-sela pemeriksaan kesehatan.

Ketua KPU kota Ambon, Marthinus Kainama menambahkan, hasil evaluasi tim media inilah yang menjadi pegangan KPU dan Panwas untuk melengkapi data atau persyaratan pendaftaran bakal calon. Kemudian, ditetapkan menjadi calon walikota dan wakil walikota pada 24 Oktober 2016 mendatang.

BACA JUGA:  Friksi Tajam di PDIP-PPP

“Kan masih lama, penetapan calon itu 24 Oktober mendatang. Jadi berkas ini kita nantinya akan kembalikan kepada pasangan calon untuk melengkapi. Kemudian mereka kembalikan kepada KPU untuk diverifikasi kembali dan nantinya ditetapkan. Apakah pasangan calon ini lolos atau tidak,” terang Kainama.

Diakuinya, pemeriksaan kesehatan kali ini sangat ketat, karena telah menghadirkan IDI, BNN dan dilengkapi dengan HIMPSI terkait psikologis. “Dulunya kan tidak seperti ini. Tetapi sekarang ini lebih lengkap ditambah psikologis. Terlihat lebih ketat. Jadi nanti kita dapat hasilnya baru kita umumkan. Karena tentunya seluruh data akan disampaikan kepada KPU dan Panwaslu,” ujarnya.

Untuk diketahui, hari ini akan dilakukan pemeriksaan kedua. Untuk kota Ambon, pasangan calon yakni Richard Louhenapessy dan Syarif Hadler (Paparissa Baru), Buru pasangan Ramly Umasugi dan Amustofa Besan (RAMA).
Sedangkan kabupaten MTB, ada pasangan calon Petrus Fatlolon-Agustinus Utuwaly dan Dharma Oratmangun-Markus Faraknimella. Pemeriksaan dimulai pukul 07.30 sampai selesai. (ISL/MG2)

Most Popular

To Top