Jangan Sampai Pilkada Berakhir di MK – Ambon Ekspres
Politik

Jangan Sampai Pilkada Berakhir di MK

AMBON, AE.—Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia Prof. Muhammad menantang KPU dan Panwaslu lima kabupaten/kota di Maluku untuk mensukseskan Pilkada, tanpa harus berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK). Olehnya itu, pelaksaannya harus sesuai aturan perundang-undangan Pilkada.

“Saya menantang para penyelenggara pilkada bupati dan walikota di Maluku, agar sebaiknya masalah pilkada diselesaikan di daerah tanpa harus dibawah ke Mahkamah Kontitusi. Kita harus berkomitmen kita saja yang menentukan siapa bupati atau walikota kita. Jangan sampai hanya 9 hakim konstitusi yang memutuskan siapa bupati dan walikota kita,” kata Muhammad di Baileo Siwalima Karang Panjang, Selasa (27/9).

Kehadiran Muhammad di Baileo Siwalima dalam rangka membuka dan memberikan arahan pada rapat koordinasi (Rakor) Stakeholders dalam rangka Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2017 yang diselenggarakan Bawaslu RI bekerjasama Bawaslu Provinsi Maluku dan Panitia Pengawas Pemilu.

Untuk mensukseskan Pilkada, kata Muhammad, diperlukan partisipatif aktif dari seluruh stakeholder. Hal ini perlu dipahami dan ditindaklanjuti.

“Kunci dari kesuksesaan pemilu termasuk pilkada yakni sejauh mana, seluruh stakeholder menaruh atensi terhadap penyelenggaraan pemilu,” katanya.

Sementara itu Gubernur Maluku, Said Assagaf dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Hamin Bin Tahir menegaskan, penyelenggaraan pilkada bukan semata tanggungjawab penyelenggara, tapi seluruh stakeholders. “Pilkada bukan saja menjadi tanggungjawab penyelenggara tapi butuh partisipasi seluruh stakeholder,” ujarnya.

Karena itu, melalui rakor stakeholders, diharapkan dapat menyamakan persepsi dan membangun partisipasi seluruh pihak demi menyukseskan pesta demokrasi di Maluku. “

Karena itu, melalui rakor stakeholders, diharapkan dapat menyatakan persepsi dan membangun partisipasi seluruh pihak demi menyukseskan pesta demokrasi di Maluku. “Melalui rakor ini kita menyatukan persepsi. Tapi sekaligus kita mengajak para kandidat, partai politik marilah mengedepankan kepentingan rakyat diatas segala-galanya,” ajaknya.

Pilkada Bersih
Di sisi lain, Muhammamd mengajak partai politik pengusung agar memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Parpol harus berperan aktif untuk melahirkan pilkada yang bersih, tanpa politik uang.

“Kami harapkan pemilihan kali akan berjalan dengan baik dan aman, serta tidak ada manipulasi apapun, sehingga melahirkan demokrasi yang bersih dari praktek money politic (politik uang)” ujar dia.

Dia juga meminta lembaga pengawasan, baik Bawaslu Provinsi, Panwaslu dan jajarannya dibawah dapat memahami aturan Pilkada dengan baik. Ini penting, agar dalam tindakan dan pengambilan keputusan tidak salah tafsir.

“Bawaslu ini kan sangat bereperan penting dalam melakukan pengawasan terhadap proses pemilukada nanti. Olehnya itu semua aturan harus diketahui, baik itu aturan lama maupun yang baru, sehingga bisa disampaikan kepada Panwas ditingkat kabupaten maupun kecamatan untuk mengantisipasi terjadi kecurangan saat melakukan pengawasan,” paparnya. (SAT/MG2)

Most Popular

To Top