Bos Kopi Tiam Ditemukan Tewas – Ambon Ekspres
Amboina

Bos Kopi Tiam Ditemukan Tewas

AMBON,AE.— Ditemukan dalam kondisi kaku. Kaki, tangan dan badan memeluk bantal guling. Mulutnya mengeluarkan cairan merah, dan berbusa. Sampai kemarin, polisi belum bisa memastikan penyebab utama kematian Wilian Liu alias Wira. Jenazah sudah dilakukan otopsi, kesimpulan sementara Bos Kopitiam ini meninggal karena sakit pada bagian lambungnya.

Wira saap akrab pria ini ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia pertama kali oleh salah satu anak buahnya Maya Uba, sekira pukul 14.20 di rumahnya di kompleks Perusahaan Jati Batugong.

Sebelumnya Maya Uba sekira pukul 14.05, bersama salah satu temannya Stela Sailatua, mendatangi rumah korban dengan tujuan menjenguk korban yang sementara sakit. Tiba disana, Maya sempat mengetuk pintu dan berteriak memangil korban.

Tidak ada jawaban. Maya bersama temannya itu langsung membuka pintu rumah Wira. Saat itu rumahnya tidak terkunci. Setelah berada didalam, Maya dan temannya langsung menuju ke kamar korban. Sempat membangunkan korban yang sementara tertidur, dengan posisi menyamping sebelah kanan.

BACA JUGA:  Kempo Tambah 1 Medali Emas

Mereka Sempat terkejut ketika melihat mulut korban mengeluarkan busa bercampur darah. Keduanya berlari keluar rumah dan memanggil salah seorang karyawan Perusahan Jati bernama Matheis Moses untuk melihat kondisi korban yang tidak bergerak.

Setelah dilihat, ketiganya memperkirakan korban telah meninggal dunia. Sekira pukul 14.20 security Perusahaan itu, Manu Letsoin langsung melaporkan ke Polsek Baguala. Evakuasi jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara dilakukan untuk pemeriksaan secara medis.

”Hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, selain itu dari keterangan para saksi bahwa korban juga mengalami sakit maag selama ini. Koordinasi kita dengan pihak keluarga mereka menolak untuk dilakukan otopsi,” kata Kapolres Pulau Ambon AKBP Harol Wilson Huwae, kemarin.

Korban saat ditemukan mengenakan baju berlengan pendek berwarna kuning dan celana pendek kotak-kotak berwarna orange hitam. Informasi lain, berdasarkan keterangan Herman Syauta salah satu karyawan perusahaan Jati, semalam dia sempat menginap dirumah korban.

BACA JUGA:  Firman Malaka Bantu Ambulance untuk Masyarakat Pulau Buru

Saat itu Wira dalam keadaan sakit. Wira mengalami muntah-muntah dari malam hingga pagi. Karena kondisi kesehatan Wira yang kian parah, kemarin, sekira pukul 07.00, Herman menghubungi salah seorang petugas kesehatan ( mantri ) bernama Hengky Tabalessy untuk memeriksa kondisi korban.

Hasil pemeriksaan, korban mengalami sakit Maag karena asam lambungnya tinggi sehingga membuat perut korban membengkak. Korban juga sempat disuntik sekali, dan memberikan obat.

”Yang berobat dia (korban) ini belum dimintai keterangan, karena sementar masih bertugas di RSUD Haulussy. Dia juga akan dimintai keteran karena dia menyuntik korban memberikan obat. Jadi masih kita selediki lagi untuk mengetahui secara pasti kematian korban,” Ungkap Kanit Reskrim Polsek Baguala, Aipda Izack Kaitjili.(ERM)

Most Popular

To Top