Dana Desa Diendap, Bunganya Milik Siapa? – Ambon Ekspres
Ragam

Dana Desa Diendap, Bunganya Milik Siapa?

AMBON, AE.–– Anggaran alokasi dana desa (ADD) tahun 2016 bagi sejumlah desa di kabupaten Seram Bagian Timur belum disalurkan kepada pemerintah di desa penerima. Diduga, ada upaya pihak tertentu untuk meraup keuntungan dari bunga simpanan dana tersebut di bank. Namun, bupati setempat membantahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Ambon Ekspres, hingga kemarin, Pemkab SBT baru menyalurkan ADD bagi 12 desa di sana. Sementara, sisa dana dibiarkan mengendap di kas daerah itu. Padahal dana itu sudah masuk rekening pemerintah sejak 1 April 2016.

“ Dana itu kan untuk pembangunan di desa. Kalau tidak dicairkan, bagaimana dengan pembangunan di desa, bagaimana dengan nasib masyarakat di desa,” ungkap aparatur salah desa di SBT, Senin (3/10).

Karena itu, sumber yang menolak namanya diwartakan ini berharap, Pemkab SBT dapat segera menyalurkan dana tersebut, agar pembangunan di desa dapat berjalan lancar demia meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“ Kalau dibiarkan terus, yang korban, kan masyarakat. Pemerintah harus melihat sisi itu, kepentingan masyarakat itu. Jangan sampai kita menduga, ada kepentingan lain, mau cari untung dari situ juga,” ujarnya.

Jumlah dana desa untuk 198 desa di SBT sebesar Rp119 miliar. Selain dana desa, dana ADD yang seharusnya dibayarkan bersamaan dengan dana desa sampai kemarin juga belum dialokasikan. Jumlahnya mencapai Rp19 miliar lebih.

Sementara itu, Bupati kabupaten SBT, Mukti Keliobas saat dikonfirmasi mengakui, masih ada dana desa yang belum disalurkan kepada pemerintah di desa penerima. Namun, itu lantaran belum lengkapnya persyaratan penyaluran.

Menurut Keliobas, pemerintah desa yang belum menerima ADD, belum melengkapi sejumlah persyaratan, diantaranya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJM- Des) dan Peraturan Desa ( Perdes).
“ Kalau syarat-syarat itu belum dipenuhi, kita belum bisa salurkan. Ini aturan. Kita tidak bisa berikan begitu saja tanpa syarat tersebut,” kata Keliobas, via seluler, kemarin.

Karena itu, lanjutnya, Pemkab SBT terus mendorong pemerintah di desa penerima yang mendapatkan dana itu, agar secepatnya memenuhi berbagai persyaratan tersebut, lalu menyampaikan kepada kelompok kerja (Poka) Badan Pemberdayaan Masyarakat untuk diverifikasi. “Ada beberapa desa yang sudah kita salurkan. Ada juga yang sementara diverifikasi oleh Pokja,” ungkapnya.

Sehingga, Keliobas membantah informasi bahwa tertundanya penyaluran dana tersebut, karena faktor lain yaitu, tujuan mendapatkan keuntungan dari bunga simpanan dana tersebut di bank.

“Tidak benar itu. Kita tetap salurkan, setelah semua persyaratan dipenuhi, agar dalam penggunannya nanti tidak bermasalah,” pungkasnya.

Apa yang disampaikan Keliobas berbeda dengan informasi yang diterima Ambon Ekspres. Kata sumber, hampir semua desa justeru sudah melengkapi administrasi untuk mendapatkan dana desa. Ini setelah adanya pertemuan para kepala desa dengan bupati.(MAN)

Most Popular

To Top