Assagaff: Kota Ambon Kita Menang – Ambon Ekspres
Politik

Assagaff: Kota Ambon Kita Menang

Di SBB, Assagaff Pesimis

AMBON,AE— Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku, Said Assagaff berambisi memenangkan pasangan calon Walikota dan wakil Walikota Ambon, Richard Louhenapessy-Syarif. Bagi dia, pemilih Kota Ambon selalu menyandarkan pilihan politik karena figuritas.

ota Ambon, saya yakin kita menang. Ketika kampanye dan saya tampil, kan orang sudah menggambarkan itu. Apalagi saya berjalan dengan baju begini (baju Golkar) orang pasti tahu,” kata Assagaff kepada wartawan seusai rapat perdana pengurus DPD Partai Golkar Maluku kantor DPD, Selasa (4/10).

Menurut Assagaff, masyarakat Kota Ambon sudah cerdas dalam menentukan pilihan politik. Olehnya itu, penentuan pilihan politik mayoritas pemilih karena faktor figuritas pasangan calon, tak hanya karena dukungan partai politik.

“Masyarakat kota sekarang sudah cerdas. Orang tidak melihat partai. Orang melihat siapa yang nanti jadi. Anda juga saya kira. Makanya saya sangat optimis menang di kota Ambon,” tandas Assagaff saat disinggung pasangan Richard-Syarif yang hanya diusung Partai Golkar, Nasdem dan PPP.

Sementara itu, lanjut dia, target Golkar memenangkan Pilkada empat daerah di Maluku, yaitu kota Ambon, Maluku Tengah, Buru dan Maluku Tenggara Barat (MTB). “Untuk tiga kader kita ini, saya yakin Ambon, Maluku Tenggara Barat dan Buru akan menang. Kemudian Maluku Tengah kan,” jelasnya.

Sementara Seram Bagian Barat (SBB) menurut dia, diperlukan kerja keras karena calon yang diusung, Sanadjihitu Tuhuteru- Petrus Izaac Suripaty terbilang baru dalam kontestasi Pilkada di daerah itu. Tetapi dia tetap optimis, pasangan calon yang diusung Golkar, baik kader maupun calon eksternal, akan memenangkan Pilkada lima daerah di Maluku 15 Februari 2017.

“Kita juga akan bekerja keras untuk Seram Bagian Barat, karena dari data yang ada, ini kan beliau muncul secara tiba-tiba. Karena itu, beliau harus bekerja keras. Sudah diputuskan sebelum saya jadi ketua. Jadi saya harus bekerja keras untuk memenangkan SBB. Tapi mudah-mudahan kita rebut semua,”pungkasnya.

Pengamat politik Universitas Darussalam, Ali Roho Talaohu mengatakan, keberpihakan Assagaff dengan kapasitas sebagai ketua DPD Golkar, berpengaruh dalam proses pemenangan pasangan PAPARISA BARU. Ini karena Assagaff punya komunikasi politik yang baik pada level elit, serta penyediaan anggaran.

“Posisi pak Assagaff sebagai ketua DPD Golkar dan sebagai gubernur, sangat berpengaruh terhadap posisi kemenangan pasangan PAPARISA BARU dalam Pilwakot Ambon 2017. Karena keberpihakan dia, baik secara komunikasi politik, komunikasi elit, maupun dari sisi anggaran, itu pak gubenur mampu melakukan konsolidasi hingga tingkat yang paling bawah,”jelas Ali.

Faktor penting sebagai pemicu Assagaff akan maksimal bekerja, adalah terkait nama baik dan prestasi dia sebagai ketua DPD Golkar Maluku. Apabila Assagaff berhasil memenangkan Pilkada, terutama kader, maka Golkar secara internal maupun publik akan menilai dia berhasil.

“Bukan hanya Ambon. Karena publik akan menilai pak Assagaff dalam kapasitas sebagai ketua DPD maupun gubernur, berhasil apabila dapat memenangkan calon, terutama kader yang diusung partai Golkar,”paparnya.
Namun, Assagaff harus bisa memosisikan diri sebagai Gubernur Maluku dalam proses pemenangan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung Golkar.

“Tetapi catatan pentingnya bahwa, beliau tidak bisa lepas dari jabatannya sebagai gubernur. Karena itu, pak Assagaff harus bisa memisahkan diri sebagai gubernur dan sebagai ketua DPD Golkar Maluku,”pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Maluku, M. Saleh Wattiheluw kepada Ambon Ekspres, Rabu (28/9) menyatakan, pergerakan Assagaff tidak terlalu berdampak pada proses pemenangan pasangan PAPARISA BARU yang diusung oleh Golkar, Nasdem dan PPP itu. Sebab, kata dia, pasangan PANTAS dan parpol pengusung, termasuk PBB sudah bergerak sejak lama.

“Selain itu, Ambon ini kecil. Masing-masing kita mengetahui gerak-gerik dalam rangka memenangkan pasangan calon kita masing-masing. Jadi, bagi saya, pergerekan pak Assgaff dalam jabatannya sebagai ketua DPD Golkar, tidak berpengaruh,”kata Saleh.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fadli Mastail mengatakan, meski gubernur akan bekerja untuk memenangkan pasangan PAPARISA BARU, namun diyakini tak akan maksimal.

“Tapi di sisi yang berbeda, kita juga melihat ada disharmonisasi disana. Hal ini yang kemudian menjadi hipotesa, mungkin saja pergerakan gubernur tidak terlalu serius dalam rangka memenangkan PAPARISA BARU,”kata Fadli saat dihubungi secara terpisah.

Fadli melanjutkan, publik mempresepsikan lebih bahwa keberpihakan Assagaff kepada pasangan calon tertentu memungkinkan pasangan tersebut akan menang. Ini karena hanya menilai dari sisi kekuasaan dan jabatan Assagaff sebagai Gubernur Maluku.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan internal PDI Perjuangan untuk pemenangan pasangan PANTAS, Tobhyhend Sahureka juga mengatakan, langkah-langkah antisipasi pasti dilakukan guna menepis peluang kekalahan dan memperlebar kemenangan PANTAS. Termasuk menghadang pergerakan Assagaff.

“Kita akan melakukan tindakan antisipatif untuk memenangkan pasangan kita. Kalau soal strategi, tentu itu sifatnya rahasia. Tapi yang pasti, ada,”kata Sahureka. (TAB)

Most Popular

To Top