Bos Pertamina Wayame Cs Kembali Diperiksa – Ambon Ekspres
Amboina

Bos Pertamina Wayame Cs Kembali Diperiksa

AMBON,AE.— Sempat ditunda pemeriksaan dengan alasan teknis, Penyidik Satreskrim Polres Pulau Ambon kembali mengagendakan pemeriksaan lanjutan untuk kepala Depot Terminal Pertamina Pertamina Wayame Aleksander Bangun, dan juga empat stafnya, hari ini. Mereka sempat diperiksa pada Selasa (4/10) terkait dugaan oplosan BBM jenis Pertalite yang dipasok ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kebun Cengkih beberapa waktu lalu.

Paur Subbag Humas Polres Ambon Iptu Nikolas Frederick Anakotta yang dikonfirmasi terkait pemeriksaan lanjutan terhadap Aleksander Bangun, dan empat orang anak buahnya, Hendrik Pelamonia, Jem Pays, Safe’i Lain, dan Hendrikus Naharawarin, memastikan pemeriksaan dilakukan hari ini.

Sejauh ini penyidikan yang dilakukan polisi belum menemukan siapa pengoplos pertalite itu. Sudah 11 orang saksi yang dimintai keterangan terkait dugaan pertalite oplosan ini, ditambah lima saksi dari Depot Wayame totalnya sudah 16 orang saksi yang diperiksa polisi.

Kejahatan ini terbongkar ketika pihak pertamina menyuplai pertalite sebanyak 15 Ton ke SPBU Kebun Cengkeh, Jumat (23/9). Beberapa hari sebelumnya juga terungkap kalau pertalite sengaja disuplai oleh Pertamina ke beberapa SPBU di kota Ambon namun ditolak.

BACA JUGA:  Elsye-Azis Sudah Dapat 60 Persen KTP

Informasi lain diterima koran ini di Polres Ambon, kemarin, pemeriksaan terhadap kepala Depot Wayame dan 4 orang anak buahnya itu belum terlalu mendalam masih dipermukaan.

” Pemeriksaan kemarin istilahnya masih dipermukaan. Kita belum masuk sampai dengan pertanyaan yang mendalam, belum intinya,” beber sumber, kemarin.

Padahal Sebelumnya dari 5 orang yang dimintai keterangan itu, masing-masing diberondong 30 pertanyaan. Aleksander Bangun, dan beberapa stafnya menjalani pemeriksaan sejak pukul 10:00. Pemeriksaan baru berakhir sekira pukul 14:45.

Aleksander usai menjalani pemeriksaan, berdalih pihaknya tetap bersedia mengikuti semua proses penyidikan polisi terkait kasus ini. Dipastikan tidak ada yang ditutupi.” Pokoknya kita kooperatif aja semua. Ditanya penyidik Polres kita jawab. Nanti tentunya penyidik bisa melihat benang merahnya dimana,” kata Aleksander, usai pemeriksaan awal,

Sebelumnya, pihak Pertamina membantah menyalurkan Pertalite oplosan ke SPBU Kebun Cengkeh. Temuan yang mengindikasikan adanya campuran air dalam tangki minyak, disebut sebagai proses kondensasi (penguapan), karena jenis bahan bakar minyak (BBM) tidak bisa dicampurkan atau disatukan dengan air. Keduanya tidak senyawa. (ERM)

Most Popular

To Top