Wirausaha Kreatif Memperkuat Ekonomi – Ambon Ekspres
Amboina

Wirausaha Kreatif Memperkuat Ekonomi

AMBON, AE.—Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Bank Indonesia, perbankan, Kadin, akademis serta stakeholders di Provinsi Maluku menggelar kegiatan Pekan Edukasi Syariah dan Kewirausahaan 2016.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Mendukung wirausaha kreatif memperkuat ekonomi.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas berharap melalui seminar yang digelar akan tercipta diskusi yang interaktif dan konstruktif, disertai dengan sharing informasi dan pandangan, sehingga pada akhirnya akan menambah wawasan dan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan terutama, mengenai kewirausahaan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kami memandang, kehadiran para pelaku usaha sebagai narasumber dalam seminar ini, akan memberikan insight tersendiri bagi kita semua. Sehingga tidak hanya bicara dari sisi teori saja, melainkan dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya dalam Seminar Kewirausahaan Mendukung Wirausaha Kreatif, Memperkuat Ekonomi di Kantor Perwakilan BI Maluku, Kamis(6/10).

Dikatakan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang secara konsisten dapat membukukan pertumbuhan ekonomi positif dan stabil di kisaran 5,5 persen.

BACA JUGA:  Cap Darah Pemprov Tak Gentar

“Peranan UMKM dalam struktur perekonomian sangatlah dominan, baik dari sisi jumlah usaha, penyerapan tenaga kerja mencapai 114 juta orang (97 persen), serta memberikan kontribusi terhadap PDB dan ekspor Indonesia masing-masing sebesar 60 persen dan 14 persen,” sebutnya.

Namun, sambungnya, harus disadari bahwa selama ini UMKM masih menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan dalam pengembangan kapasitas serta aksesbilitas UMKM.

“Program pemberdayaan UMKM harus menjadi fokus kita bersama , melalui program yang terintregasi, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan kewenangan dan tugas yang dimiliki oleh masing-masing pihak,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Wuryanto menyampaikan, wirausaha adalah tentang kesempatan untuk meningkatkan perkembangan suatau wilayah bahkan negara.

Oleh sebab itu mendorong wirausaha seluas-luasnya terutama di Maluku. “Oleh sebab itu, sebagai wujud konkret BI dalam pengembangan UMKM dan mendorong penciptaan pengembangan kegiatan ekonomi baru, kami mnegajak UMKM untuk melakukan promosi lewat pameran produk di Maluku City Mall (MCM) yang merupakan kesempatan bagi UMKM lokal untuk mengakses pasar lebih luas,” ajaknya.

BACA JUGA:  Dirut BM Dibui

Apalagi, sambungnya, menjadi wirausaha belum menjadi hal yang menarik bagi setiap lulusanperguruan tingggi karena 97,3 persen lebih memilih menjadi pegawai (PNS). Mindset para mahasiswa harus digagas untuk bisa melirik profesi wirausaha sebagai salah satu upaya pengembangan daerah ini.

“Maka selain mengelar seminar kewirausahaan, kami juga menggelar Talkshow Ekonomi Syariah bagi mahasiswa IAIN Ambon, untuk membahas mengenai edukasi ekonomi dan keuangan syariah dan juga soal kebijakan, roadmap dan strategi BI dalam pengembangan ekonomi keuangan syariah.

Melalui seminar ini, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami bentuk-bentuk kegiatan ekonomi syariah dan memanfaatkan produk-produk syariah di Indonesia,” pungkasnya. (IWU)

Most Popular

To Top