Bangun “Benteng” Hadang Lawan – Ambon Ekspres
Politik

Bangun “Benteng” Hadang Lawan

PANTAS-PAPARISA Menghitung Jumlah Kader

AMBON,AE.—Konsolidasi dilakukan. Benteng dibangun untuk membendung masuknya pihak lawan menggerus basis yang sudah dipelihara. Karena itu, bakal pasangan calon Paulus Kastanya-Muhammad Armayn Syarif Latuconsina, dan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler terus mendekatkan diri dengan masyarakat dengan berbagai program, dengan berbagai metode, dan dengan berbagai janji.

T im Pengusung pasa- ngan calon Richard Louhenapessy-Syarif Hadler (PAPARISA BARU) mengklaim akan memenangkan pilkada dengan berbagai program dan strategis PAPARISA BARU yang diusung oleh partai Golkar, PPP dan Nasdem. Begitupun dengan pasangan calon Paulus Kastanya-Muhammad Armyn Syarif Latuconsina (PANTAS) yang sangat optimis dengan program dan strategis yang lebih bersifat rahasia. PANTAS punya 8 partai pengusung yakni PDIP, Gerindra, Demokrat, Hanura, PKS, PBB, PKB dan PAN. Ditambah 1 partai pendukung yakni PKPI.

Salah satu Wakil Ketua Tim Pemenangan PAPARISSA BARU, Max Pattiapon mengatakan, Golkar sebagai partai pengusung, maksimal melakukan berbagai program maupun konsolidasi lewat pendekatan masyarakat. Begitupun, kata dia, dengan dua partai pengusung lainnya yakni PPP dan Nasdem. Bahkan seluruh kerja partai pengusung langsung terevaluasi oleh kandidat.

“Ternyata baik di Golkar, Nasdem serta PPP, gerakan itu sudah berlangsung dengan baik. Jadi konsolidasi tingkat kota sudah berjalan. Hingga kecamatan dan desa/kelurahan. Bahkan Golkar sudah menyiapkan kelompok kader masing-masing 10 orang di tingkat TPS. Dan tentunya harapan kita agar ini maksimal.

BACA JUGA:  Tahuri Terbesar Bawa Pesan Damai Para Raja Seram

Karena jika maksimal, tentunya dari 700 TPS di Kota Ambon, berarti kader Golkar sudah siap bekerja dengan 7.000 kader. Dan itu menjadi modal bagi PAPARISSA BARU di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan,” tandas Pattiapon di Balai Rakyat DPRD Ambon, jalan Rijali, Senin (10/10).

Ketua Fraksi Golkar kota Ambon ini mengaku, Golkar juga telah siapkan kurang lebih 115 kepengurusan. Yang rata-rata akan disisipkan di setiap desa/kelurahan masing-masing 15-20 orang. Sehingga akan menjadi energy baru bagi PAPARISSA BARU dalam menangkan Pilkada 2017 mendatang.

“Dari masing-masing partai pengusung itu juga melakukan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara umum. Contohnya kemarin di MCM dengan tema Rakyat bertanya dan PAPARISSA BARU menjawab. Dan akan ada beberapa program seperti itu yang kita buat nantinya. Dan kita punya strategi khusus untuk menghadang lawan kita,” ingatnya.

Sekretaris Tim Pemenangan PANTAS, Phill Latumaerissa mengatakan, konsolidasi struktur partai koalisi pengusung yang diawali dengan kecamatan Teluk Ambon dan Baguala, seluruh mesin partai akan digerakkan dengan menghadirkan seluruh struktur partai dari tingkat PAC hingga anak ranting dari 8 partai pengusung dan 1 partai pendukung (PKPI).

BACA JUGA:  3 Transaksi “Haram” Bank Maluku

Sehingga, lanjut dia, struktur partai mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, akan menjadi ujung tombak dalam menggerakan mesin partai demi memenangkan pasangan Poly-Sam.

“Besoknya (hari ini) jam 10 pagi itu di Kecamatan Sirimau dan dilanjutkan jam 4 sore di Kecamatan Leitimur Selatan. Besoknya lagi terakhir itu jam 4 sore di Kecamatan Nusaniwe. Yang mana konsolidasi itu bertujuan sebagai modal dari 8 partai pengusung dan 1 partai pendukung, harus digerakkan untuk pemenangan pasangan calon PANTAS,” tandas Latumaerissa.

Ketua DPC Gerindra Kota Ambon ini menilai, konsolidasi di dua lokasi berbeda membuktikan infrastruktur partai pengusung adalah sebuah kekuatan, karena dihadiri oleh para pengurus PAC, ranting di seluruh desa/kelurahan di dua kecamatan berbeda.

“Kami berharap, seluruh infrastruktur partai pengusung dan pendukung pasangan Poly-Sam bisa bergerak untuk melakukan penggalangan dan pemenangan terhadap pasangan PANTAS. Karena dengan 9 partai politik yang memiliki 25 kursi di DPRD, menjadi modal besar bagi PANTAS,” pesannya

Menurutnya, semua anggota DPRD memiliki kekuatan politik serta infrastruktur hingga pada ranting dan anak ranting. Dan jika semua partai politik ini bekerja secara maksimal, mesin partai akan berputar secara kontinyu. Sehingga kemenangan dalam pilkada, bisa direbut PANTAS.

BACA JUGA:  Nama PANTAS di Tangan Presiden PKS

Ketua Bidang Konsolidasi Jaringan DPC PDIP kota Ambon, Lucky Upulatu Nikyuluw menambahkan, secara internal, PDIP telah melakukan konsolidasi, mengukuhkan soliditas, hingga membangkitkan semangat etos kerja dengan pendekatan ke masyarakat. Karena internal PDIP harus disatukan dan dibicarakan, baru dituangkan dalam konsep gagasan penggalangan dan konsolidasi untuk turun ke masyarakat.

“Kerja pilkada tidak sebatas bangun pagi, terus mimpi malam lalu bangun kerja. Soliditas penting dalam rangka memupuk kebersamaan untuk mengelaborasi visi misi calon kepala daerah dengan idiologi partai. Baru lakukan proses pendekatan dengan masyarakat. Dan kita sementara bekerja,” terangnya.

Ketua Komisi II DPRD Ambon ini menilai, konsolidasi yang dilakukan PDIP tidak perlu diketahui orang atau lawan. Tetapi PDIP akan tunjukan sikap serius sebagai partai pengusung PANTAS. Karena menurutnya, setiap partai politik memiliki strategis serta pola politik tersendiri.

“Yang jelas, saya terlibat dalam tim internal. Tanggung jawab kita untuk mengkonsolidir samua jaringan internal dan ekseternal, kelompok profesi, paguyuban tokoh masyarakat akan disatukan untuk melihat keterpilihan mereka terhacap calon,” pungkas dia. (ISL)

Most Popular

To Top