Parpol Siap Raih Simpati Pemilih – Ambon Ekspres
Politik

Parpol Siap Raih Simpati Pemilih

MASOHI,AE––Hampir dipastikan pasangan incumbent Tuasikal Abua-Marlatu Leleury hanya melawan kotak kosong di pilkada Maluku Tengah, 2017 mendatang. Meski tanpa kompetisi, melawan kotak kosong bukan hal yang muda.

Sejumlah partai politik pengusung Tuasikal Abua dan Marlatu Leleury telah menyiapkan strategi jitu guna mengambil simpati masyarakat. Secara umum, semua parpol pengusung telah melakukan komunikasi dan konsolidasi secara berjenjang hingga tingkatan paling bawa.

Tujuannya, adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih serta meyakinkan pemilih untuk dapat menentukan pilihan. Sekiranya, hal itu butuh kajian dan strategis mempuni. Sejauh ini belum ada pembahasan strategis antara tim pemenang dan lintas partai.

Kekuatan sembilan parpol pengusung terletak pada kader dan simpatisan. Kekuatan itu telah dimaksimalkan untuk memenangkan Tuasikal Abua-Marlalu Leleury, berikut adanya mekanisme pemberian sanksi bagi kader yang membelot.
“,” kata ketua DPC Demokrat, Chres Papilaja di Masohi, Senin,(10/10).

Menurutnya, Demokrat memiliki tanggung jawab mengamankan keputusan partai, karenanya Demokrat akan berperan aktif melakukan sosialisasi untuk memilih pasangan incumbent. “Kita berperan aktif mengajak masyarakat untuk partisipasi dalam pilkada,” ujarnya.

Bukan tidak mungkin, kecenderungan pemilih untuk tidak memilih dalam pilkada Malteng juga terbuka lebar. Dengan begitu, melawan kotak kosong butuh pemasaran strategi.

“Kami menganggap peti kosong juga perlawanan, karena itu kami intens dan maksimalkan sosialisasi, konsolidasi pada semua kader di semua jenjang,” sebut Ketua DPC Gerindra, Karel Haurissa.

Mengingat, kotak kosong adalah amanat Undang-undang. Olehnya, Haurissa mengatakan, fenomena tersebut perlu disikapi serius oleh semua parpol pengusung. “Tentu, bukan hal muda tapi perlu disikapi serius lintas partai,” kata Haurissa terpisah.

Senada dikemukakan, sekrataris Partai Amanat Nasional, Taslim Kaledupa. “Kita punya kader dan simpatisan di seluruh kecamatan, sudah kita instruksikan untuk aktif dan tentu saja memenangkan Tuasikal Abua-Marlatu Leleuty, itu amanat partai,” singkat Taslim.

Demikian halnya, Partai NasDem dimana konsolidasi partai dilakukan melalui surat resmi kepada semua kader baik di parlemen maupun anak ranting. “Ya, kita sudah surati resmi semua kaders baik di DPRD maupun di ranting, suara di parlemen adalah modal,” ujar sekertaris DPC Bambang Supratman.

Selain konsolidasi, yang modal seluruh parpol pengusung incumbent di Malteng adalah keberhasilan bupati Tuasikal Abua dan Marlatu Leleury selama lima tahun. “Itu yang jadi modal, fakta itu yang akan kita sampaikan kepada masyatakat,” tukas Haurissa, Papilaja dan Kaledupa.

Mereka berupaya semaksimal menggarap suara sebesar-besarnya meraih kemenangan pada pilkada serentak di Maluku Tengah, 2017 mendatang. Target tersebut maksimal di seluruh Kecamatan di Maluku Tengah.
“Selain kader, PDIP memiliki basis massa fanatik, sudah kita konsolidasikan dengan semua PAC, kami pastikan petahan akan menang,” kata Ketua DPC PDIP Julius Wattimena.

Terpisah, bakal calon bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua yang juga incumbent mengatakan, akan bekerja maksimal dengan cara turun langsung dan berkomunikasi dengan masyarakat. “Tentu turun langsung bersama parpol pengsung ke masyarakat,” ujarnya.

Dirinya optimis kembali melanjutkan pembangunan lima tahun mendatang. Dia menyadari, sisa program empat tahun berjalan belum terealisasi. “Itu yang akan kita sampaikan, mengajak masyarakat untuk memilih kami, satu suara menentukan arah pembangunan daerah ini lima tahun akan datang. Kami sadari sungguh bahwa ada sisa program yang belum terealisasi sehingga lima tahun ini akan kami realisasikan,” tandasnya.

Pasangan yang di akronim TULUS ini menargetkan kemenangan di semua wilayah. “Semua kecamatan, desa akan kami turun, tergetnya menang di semua wilayah,” tutupnya.(ANC)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!