Pansus Bank Maluku Terkesan Mati Suri – Ambon Ekspres
Metro Manise

Pansus Bank Maluku Terkesan Mati Suri

AMBON, AE— Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Maluku menilai Panitia Khusus (Pansus) Bank Maluku dan Maluku Utara bentukkan DPRD Maluku yang diketuai Edwin Huwae terkesan mati suri.  Pasalnya, hingga kini pansus kelihatanya tidak mempunyai agenda yang jelas, terkait dengan kasus tersebut. Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Maluku, Abdullah Marasabessy kepada wartawan di Balai Rakyat Karang Panjang, Jumat (14/10).

Menurutnya, keterlambatan agenda pansus Bank Maluku pada awal pembentukan, sudah pernah diingatkan oleh Fraksi NasDem pada saat pertemuan beberapa waktu lalu. Fraksi telah memberikan atensi keras terhadap pimpinan pansus dan anggota untuk terus berperan aktif dalam menuntaskan kasus tersebut.

Sehingga jangan lagi ada kesan di masyarakat pansus sudah masuk angin dari kasus ini. “Memang Fraksi NasDem pernah memberikan kritisi terhadap kinerja pansus Bank Maluku dan Maluku Utara karena dinilai lamban dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Kita ini lembaga jika semua itu fakum tentu sorotan publik pansus telah masuk angin, karena dibentuk namun tidak bekerja dan itu terkesan mati suri, ” ujar Marasabessy.

Dikatakan, pada saat pertemuan pihaknya telah mengusulkan jika pansus lambat dalam kasus Bank Maluku karena disibukan dengan agenda DPRD. Sebaiknya pansus dikembalikan ke komisi C untuk menyelesaikan. Namun pimpinan pansus saat itu, masih berkeinginan untuk melakukan upaya proaktif dalam melanjutkan pembahasan kasus Bank Maluku dan Maluku Utara.

Sehinga jika yang diinginkan pansus seperti itu, perlu dilakukan agenda yang jelas untuk melanjutkan tugas-tugas yang sudah menjadi tanggung jawab pansus. Sehingga jangan lagi ada kefakuman berakibat kepercayaan publik terhadap lembaga ini berkurang.

“Memang seperti itu. Karena publik menilai seakan-akan pansus yang terbentuk dari lembaga ini sudah masuk. Olehnya itu atas nama fraksi NasDem, dengan tegas kami berharap agar ada perhatian serius dari pansus agar melakukan upaya proaktif terhadap perjalanan pansus hingga pada akhir yang kita dan masyarakat harapkan,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, Fraksi NasDem juga berharap agar penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Maluku terus melakukan pengusutan terhadap pihak-pihak yang ikut bermain dibalik kasus Bank Maluku dan Maluku Utara. Karena selama ini setelah mengikuti perkembangan media, Kejati telah berjanji akan menuntaskan kasus Bank Maluku termasuk Repo saham. Namun sampai saat ini belum ada titik terangnya.

“Kejati Maluku harus melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan yang lebih dalam lagi terhadap persoalan yang terjadi di Bank Maluku, baik itu kasus TPPU pembelian dan pengadaan lahan dan Kantor Cabang Bank Maluku-Maluku Utara, maupun Repo saham Bank Maluku, yang sampai pada penandatanganan pemegang Saham, karena itu menjadi kewenangan Kejati Maluku.

Dan itu bagian dari salah satu bukti untuk diselidiki labih lanjut, karena selama ini publik juga mempertanyakan langkah kejati, apakah yang dilakukan secara selama ini, serius atau sebaliknya,” ungkapnya.
Dirinya juga meminta agar dalam kasus tersebut media terus menyuarakan sehingga menjadi atensi serius bagi jaksa untuk mempercepat penyelesainya. (MG2)

Most Popular

To Top