PAPARISSA Pakai Filosofi Mesin Diesel – Ambon Ekspres
Politik

PAPARISSA Pakai Filosofi Mesin Diesel

Komarudin: PDIP Siapkan Tim Khusus

AMBON,AE.—Bakal calon Walikota Ambon dan Wakil Walikota Ambon, Richard Louhenapessy-Syarif Hadler atau PAPARISSA BARU, kemarin, bertandang ke Graha Ambon Ekspres. Dalam pertemuan itu, pasangan ini optimis bisa mengalahkan pasangan calon Paulus Kastanya-Syarif Armyn Latuconsina.

“Kita bergerak dengan pendekatan filosofi mesin diesel. Mulai start, naik terus sampai panas, maka dia tidak berhenti lagi. Kalau diesel ini tidak akan berhenti,” ungkap bakal calon Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.
Meski optimis menang, dia mengaku, pasangan Paulus Kastanya-Muhammad Armyn Syarif Latuconsina dengan akronim PANTAS, telah memiliki segmen pemilih. Ini merupakan buah dari konsolidasi yang telah dilakukan sejak Januari lalu.

“Saya akui bahwa kerena mereka bergerak lebih awal. Lalu mereka cukup menguasai ruang-ruang publik. Tapi analisa yang berkembang, hanya analisa empiris. Kita selalu bergerak dengan pendekatan kajian akademis. Fakta membuktikan bahwa sampai dengan hari ini, kita masih beda jauh sekali,”jelasnya.

Dia juga mengaku, mereka tak merasa khawatir dengan konsolidasi pasangan PANTAS yang dilakukan setiap hari dan massif di semua wilayah. Sebab, PANTAS perlu meyakinkan pemilih.

“Karena mereka harus meyakinkan publik. Saya dan pak Syarif, tidak perlu meyakinkan lagi. Kita hanya mengingatkan, karena publik telah yakin atas hasil kerja. Jadi, sekarang kita jalankan ke mana-mana untuk mengingatkan,” terangnya.

BACA JUGA:  Teror Masih Mengintai Warga

Sementara itu, pengamat politik Universitas Pattimura Johan Tehuayo menilai, dari perspektif komparasi politik, PANTAS memiliki keunggulan karena didukung oleh Sembilan partai politik. Apabila mesin masing-masing partai bekerja maksimal, pasangan ini bisa memenangkan pertarungan Pilwakot.

“Kalau masing-masing parpol dengan struktur jaringannya berperan atau kinerja politiknya berjalan efektif dan komprehensif dalam mempengaruhi voter kota Ambon, misalnya dari proses kampanye politik atau melakukan sesoialiasi politik dan komunikasi politik secara intensif, bisa diasumsikan PANTAS memiliki peluang untuk menang,”kata Johan.

Sedangkan dari prespektif perilaku politik, kata Johan, pasangan PAPARISSA BARU diuntungkan. Ini karena Richard dan Syarif merupakan politisi. “Meskipun tidak memiliki dukungan politik dari parpol yang signifikan, tapi PAPARISSA BARU memiliki pengalaman dan strategi politik yang efektif dalam membangun dan mempengaruhi dukungan politik dari masyarakat pemilih, maka bisa diasumsikan PAPARISSA juga memiliki peluang untuk menang, ”terangnya.

Sehingga, Johan menyimpulkan, kemenangan pasangan PAPAPRISSA BARU dan PANTAS sangat ditentukan oleh kerja partai pengusung dan tim pemenangan masing-masing. “Sangat ditentukan oleh kinerja parpol dan tim suksesnya masing-masing dalam meningkatkan perolehan suara pada kompetisi politik Pilwakot Ambon,”katanya.

Optimis Menang di Pilwakot

Sementara itu, Ketua Bidang Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat PDIP Komarudin Watubun, siap memenangkan pasangan calon Walikota dan wakil Walikota Ambon Paulus Kastanya dan Muhammad Armyn Syarif Latuconsina (PANTAS).Untuk itu dipersiap tim khusus yang diterjunkan langsung dari DPP partai berlambang kepala banteng itu.

BACA JUGA:  Edwin Huwae Jangan Ingkar Janji

“Kita harus menang di kota Ambon, karena Ambon ini indikator Maluku, ini barometer Maluku. Jadi, tim yang turun saya bawa ini KW1, kita mempersiapkan pelatihan yang selalu kita gunakan, seperti waktu pak Jokowi masuk DKI, kemudian Jawa Barat daerah yang kita anggap agak berat kita terjunkan ini yang mau kita lakukan di Ambon,” kata Komarudin,kemarin.

Selain itu, Komarudin memastikan dari konsolidasi politik ke akar rumput yang dilakukan bersama Tim Khusus dan juga kader-kader PDIP di Kota Ambon, dan di Maluku dipastikan elektablitas pasangan calon yang diusung harus meningkat diatas rifalnya.”Target kita bulan Desember ini survey harus kita balik. Jadi, kita sudah bisa naik di atas, ”tegasnya.

Menyoal alasan dan indikator apa saja yang digunakan, Anggota DPR-RI dapil Papua sekaligus juru kampanye (jurkam) Nasional PDIP ini menegaskan alasan yang paling mendasar untuk menang dipertarungan itu harus kerja, dan itu sangat ditentukan oleh struktur partai.

Dia memastikan semua kader PDIP solid dalam memenangkan pasangan calon yang diusung partai,”Namanya juga banteng, seruduk sana-seruduk sini, tetapi begitu keputusan turun, ada gerakan tambahan saya kasih turun pemecatan mau apa? Partai itu punya aturan jadi saya tidak main-main, yang jelas terlihat kita kader PDIP solid,” tukasnya

BACA JUGA:  Pertemuan Galunggung, PPP pun Pecah

Selain Kota Ambon, Komarudin juga optimis untuk memenangkan pasangan Calon yang diusung di empat daerah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, dan Maluku Tenggara Barat.”Kita mau ambil seluruh pilkada di Maluku, lima kabupaten kota ini lima-lima harus kita menang, semuah calon PDIP perjuangan harus menang,” katanya.

Anggota Badan Pemengan Pemilu DPP PDIP, Iman Suhirman mengungkapkan, pilkada serentak tahap ke-II ini menjadi momentum bagi PDIP, selain itu fokus pemerintah pusat untuk membangun Indonesia Timur. Karena itu, untuk mengikuti gelombang besar arah pembangunan nasional haruslah dimenangkan pasangan calon yang diusung PDIP sesuai dengan kesepakatan yang sudah tentukan.

Perhatian pemerintah pusat juga ke Maluku. Kata Komarudin, Maluku harus mencuri perhatian pusat. Banyak program nasional yang tak terealisasi, tol laut salah satunya.

Tol laut pusatnya di Bitung, Morotai, kemudiaan Sorong, sedangkan Maluku diisolir dalam program pembangunan nasional, karena kita tidak punya akses ke pusat.”Perlu penguatan disitu, supaya kita konsolidasi para kepala daerah agar kita dorong pembangunan di Maluku. Tidak bisa gaya begini-begini terus. Makanya kita punya kepentingan untuk kepala daerah itu, lima daerah ini harus kita ambil,” tutup Komarudin.(TAB/ERM)

Most Popular

To Top