RAMA Tembus 70 Persen BARU Nilai Spekulatif – Ambon Ekspres
Politik

RAMA Tembus 70 Persen BARU Nilai Spekulatif

AMBON,AE.—Tim pasangan bakal calon Bupati Buru, Ramly Umasugi-Amostafa Besan mengklaim hasil survei peluang kemenangan pasangan dengan akronim RAMA itu mencapai 70 persen. Namun, bagi tim pasangan Bakry Lumbessy-Amrullah Madani Hentihu, survei tersebut hanya spekulasi untuk menegasikan dukungan.

Tim Kampanye pasangan RAMA, Ikhsan Tinggapi kepada Ambon Ekspres via seluler, Selasa (18/10) mengatakan, hingga kemarin belum ada rilis hasil survei terbaru dari Sinergi Data Indonesia (SDI) terkait peluang kemenangan. Namun, SDI telah menyampaikan hasilnya secara pribadi kepada Ramly beberapa hari lalu.

Hasil survei terakhir Oktober ini, sebut Ikhsan, peluang kemenangan pasangan RAMA yang diusung delapan partai politik itu, mencapai 76 persen. “Sekira dua hari lalu, pak Bupati ditelpon oleh lembaga survei itu, dan hasil survei terakhir bulan Oktober ini pasangan RAMA menang dengan angka yang signifikan yakni 78 persen. Sedangkan mereka (pasangan BARU) pada angka 16,7 persen. Sisanya itu swing voters dan lainnya,”akui dia.

Tingginya angka peluang kemenangan, jelas kader partai Golkar, itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Pertama, karena gencarnya sosialiasi yang dilakukan oleh pasangan RAMA di 10 kecamatan, puluhan desa dan ratusan dusun di Namlea dalam tiga bulan terakhir.

BACA JUGA:  Hantam Alat Berat, Amiludin Tewas

Wilayah-wilayah perbatasan dengan kabupaten Buru Selatan seperti Batu Karang, juga telah dijamah. Dukungan mengalir kepada pasangan tersebut. “Misalnya, kami di kampong Sewaru. Dalam perjalanan pulang, kami dihadang oleh masayarakat agar pasangan RAMA bertemu dulu dengan mereka. Itu diluar perencaanaan kami. Di kampung satu kampung lainnya juga begitu. Bahkan, kami disambut dengan meriah,”katanya.

Faktor kedua, ungkap ketua DPRD Buru itu, karena keberhasilan Ramly selaku bupati dalam membangun Buru. Ketiga, ketokohan Amos Besan yang telah disukai oleh masyarakat adat di sana. Keempat, pasangan RAMA didukung dan diusung oleh 9 partai politik.

Dari faktor-faktor tersebut, Ikhsan optimis, pasangan RAMA akan memenangkan Pilkada Buru periode 2017-2022. “Jadi, kita optimislah kita berkeyakinan memangkan pertarungan ini. Tentu dengan gambaran dan kajian dari beberapa faktor tersebut, ”tandasnya.

Anggap Spekulatif
Hasil survei SDI yang belum secara resmi diumumkan itu, ditanggapi santai oleh Sekretaris Tim Pemenangan pasangan BARU, Aziz Hentihu. Menurut Aziz, itu hanya bagian dari spekulasi politik untuk membentuk opini di masyarakat.

Sebab, berdasarkan hasil survei yang dimiliki tim pasangan Bakry Lumbessy-Amrullah Madani Hentihu dengan akronim BARU, jumlah pemilih yang telah menetapkan pilihan baru mencapai 19 persen lebih. Sisanya masih mengambang alias belum menentukan sikap.

BACA JUGA:  Pengadilan Perdana Buat Rolobessy

“Itu hanya spekulatif. Dalam hasil survei kita, pemilih pasti yang sudah mengikat pilihan ke bupati dan wakil bupati dan tidak akan berpindah, cuman sekira 19 persen. Itu artinya, belum semua pemilih memastikan pilihannya, ”kata Aziz.

Sehingga, lanjut ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten Buru itu, hasil survei SDI bukan ancaman bagi pasangan BARU. Apalagi sampai melemahkan konsolidasi tim dan relawan.

“Jadi kami tidak khawatir. Hasil konsolidasi kami dalam satu bulan ini jika dibandingkan, kami sudah sangat jauh. Hanya kami tidak bisa sebut angka, karena ini soal skema dan strategi kemenangan, ”ungkapnya.

Olehnya itu, untuk meningkatkan simpati politik pemilih kepada pasangan BARU, telah dilakukan konsolidasi secara massif di semua kecamatan, desa dan dusun. Kata dia, antusiasme dan ekspektasi masyarakat signfikan kepada pasangan yang diusung oleh PPP, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

“Ekspektasi dan antusiasme cukup tinggi. Saya anggap ini merupakan gambaran dari puncak gunung es kekecewaan atas kebijakan petahana selama lima tahun. Ini terakumulasi dalam sikap politik yang jelas dan tegas mendukung pasangan BARU. Dukungannya hitam diatas putih,”jelasnya.

BACA JUGA:  Tehupiory Rajai 400 M Gawang

Dia juga menyebutkan, beberapa kecamatan yang menjadi basis pasangan BARU berdasarkan hasil dua kali Pilkada Buru sebelumnya. Diantaranya, kota Namlea, Waeapo, Waplau, Fena Leisela dan beberapa kecamatan lainnya.

Di kota Namlea, kata dia, menjadi basis Bakry Lumbessy. Kemudian, Waeapo khususnya pemilih etnis Jawa. “Didukung lagi dengan kecamatan Waplau dan Fena Leisela. Ini adalah wilayah-wilayah yang mendulang suara cukup tinggi. Kecamatan Batabual, Wailata dan lainnya juga begitu,”paparnya.

Selain itu, pasangan RAMA juga diuntungkan dengan afiliasi kekuatan tokoh yang mendukung mereka. Seperti, mantan bupati Buru dua periode sekaligus tokoh Golkar, Husni Hentihu, dua mantan calon Bupati, Etha Hentihu dan Moh Mukadar serta kekuatan politik anggota DPRD Maluku dua periode asal PKS, Sudarmo.

Sehingga menurut dia, dengan antuasiasme dan ekspektasi masyarakat yang signifikan serta dukungan tokoh-tokoh, pasangan BARU sangat optimis mengambil estafet kepemimpinan Buru lima tahun ke depan dari tangan Ramly.
“Sehingga kita berkesimpulan dan berkeyakinan, peluang menang sangat tinggi sekali,”pungkasnya.(TAB)

Most Popular

To Top