5 Anggota DPRD Maluku Diganti – Ambon Ekspres
Politik

5 Anggota DPRD Maluku Diganti

AMBON,AE.—Ini pergantian terbesar di DPRD Maluku paska reformasi. Lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku bakal diganti, setelah ditetapkan sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam Pilkada 2017. Kesektariatan DPRD Maluku masih menunggu penetapan KPU 28 Oktober untuk memproses Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Memang ada lima orang anggota DPRD Maluku yang siap digantikan, namun sejauh ini kami belum melakukan apa-apa karena masih menunggu penetapan KPU pada tanggal 24 Oktober nanti, ”ujar Sekretaris Dewan (Sekwan) Roy Manuhutu, kepada wartawan di kantor DPRD Maluku, Rabu (19/10).

Lima anggota DPRD yang bakal diganti, jika lolos sebagai calon, yaitu Syarif Hadler dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) daerah pemilihan kota Ambon. Syarif mencalonkan diri sebagai wakil Walikota Ambon, berpasangan dengan Richard Louhenapessy.

Sesuai peraturan perundang-undangan, calon anggota legislatif (Caleg) yang menggantikan anggota DPRD diberhentikan karena halangan tetap, mengunduran diri karena mencalonkan diri sebagai kepala daerah, adalah yang memiliki suara terbanyak kedua. Olehnya itu, Darul Kutni Tuhepaly yang bakal menggantikan Syarif, karena mendapatkan suara terbanyak kedua.

Selain Syarif, empat anggota DPRD lainnya, yaitu Muhammad Suhfi Majid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Samson Attapary dari PDI Perjuangan, Muhammad Yasin Payapo (Hanura) dan Darma Oratmangun (Golkar) juga bakal diganti. Suhfi, Samson dan Yasin merupakan bakal calon Bupati dan wakil Bupati kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Sedangkan Darma maju di Pilkada Maluku Tenggara Barat (MTB) sebagai bakal calon Bupati. Manuhuttu menjelaskan, setelah penetapan KPU, Pemerintah Provinsi akan menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk mengetahui adanya pergantian Antara Waktu (PAW). Kemudian, pihaknya kembali menyurati Partai yang bersangkutan untuk menyampaikan nama-nama yang akan diganti.

“Kalau sudah ada putusan KPU, ya tugas kami selanjutnya untuk menyurati Kemendagri dan Partai. Ketika itu partai sudah menyampaikan nama penggantinya, baru kemudian ditentukan waktu pelantikanya,” jelas dia.(MG2)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!