Asprov Pastikan PP Turnamen Futsal HUT PLN Illegal – Ambon Ekspres
Olahraga

Asprov Pastikan PP Turnamen Futsal HUT PLN Illegal

Kailuhu : Kami Sesalkan Sikap Penyelenggara

Ambon.AE,––Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Maluku menegaskan bahwa Perangkat Pertandingan (PP) yang bertugas di turnamen futsal jelang HUT PLN yang bergulir di Lapangan Futsal Tantui, Kota Ambon, semuanya illegal. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu kepada Ambon Ekspres di Ambon, Rabu (19/10).

Menurut Sofyan, harusnya pihak penyelenggara melakukan koordinasi dengan Asprov untuk meminta perangkat pertadingan (wasit, pengawas pertandingan, inspektur wasit). Bukan langsung meminta bantuan kepada si A atau B untuk memimpin laga.’’ (Tidak meminta PP dari Asprov) Itu namanya illegal. Kami tidak menuntut untuk dihargai, tapi mari belajar organisasi secara baik. Koordinasi dan komunikasi itu akan lebih baik ketimbang melakukan sesuatu hal dengan cara melanggar aturan main,’’ ucapnya.

Ajang sebelumnya, kata Sofyan, pihaknya penyelenggara meminta bantuan dari Asprov dan kami mengamininya. Namun tahun ini kenapa mereka tidak melakukan hal yang sama. Harus diingat, setiap organisasi manampun punya aturan main, termasuk Asprov maupun AFD.’’ Jangan mengambil kebijakan seenak hati tanpa melakukan komunikasi terlebih dahulu,’’ kesal dia.

Menutur dia, kualitas dari event ini harus meningkat dari tahun ke tahun. Kalau cara pihak penyelenggara seperti ini (pakai perangkat pertandingan illegal), sudah tentu kualitas pertandingan akan semakin menurun dan itu pasti, karena kinerja pihak penyelenggara sudah salah dari awal.’’ Prestasi cabor ini akan rusak bila cara kerjanya seperti ini,’’ ulasnya.

Lebih jauh dikatakan, Undang-Undang nomor 03 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) sangat jelas menyatakan bahwa yang dapat bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan kejuaraan olahraga pada tingkat nasional berdasarkan Pasal 48 ayat 2 UU SKN dan Pasal 27 ayat 2 PP 17/2007 tentang Penyelenggaraan Pekan Dan Kejuaraan Olahraga adalah Induk Organisasi Cabang Olahraga dalam hal ini PSSI.

’’ Itu beratri, segala bentuk kejuaraan sepakbola (futsal) baik kompetisi maupun turnamen yang lingkupnya mencapai tingkat nasional dan daerha sudah menjadi tanggungjawab PSSI. Nah, Bila ada pihak ketiga sebagai penyelenggara, maka harus komunikasi dengan Asprov dan AFD. Itu aturan,’’ tegasnya.

Pada dasarnya, imbuh Sofyan, pihaknya akan tetap memberikan dukungan terhadap seluruh event sepakbola maupun futsal selama event tersebut berjalan sesuai dengan aturan main.’’ Bila pihak penyelenggara bekerja diluar norma, maka kami pastikan ajang itu illegal,’’ demikian Sofyan.

Dibagian lain, Sekretaris Jenderal Asosisasi Futsal Daerah (Sekjen AFD) Maluku, Edward Junus Kailuhu memastikan bahwa turnamen futsal di atas illegal. Karena, pihak penyelenggara tak pernah meminta surat izin turnamen.’’ Mereka tidak pernah minta izin dari kami (AFD). Itu berarti event itu illegal,’’ tegas Kailuhu.

Kailuhu juga menyayangkan sikap pihak penyelenggara seperti itu.’’ Memang bukan event resmi AFD. Tapi secara aturan, event apa pun itu harus meminta izin dari badan futsal daerah dalam hal ini AFD. Harus tahu itu,’’ katanya.

Pada kesempatan itu, Kailuhu pun meminta agar semua pihak yang memutar event tersebut belajar aturan organisasi yang baik. Jika bekerja sesuka hati, maka kualitasi kompetisi atau turnamen akan rusak.’’ Kami berharap kedepan hal seperti ini tidak terjadi lagi,’’ tutup Kailuhu.(ZAL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!