Kejagung Evaluasi Penanganan Korupsi di Maluku – Ambon Ekspres
Metro Manise

Kejagung Evaluasi Penanganan Korupsi di Maluku

AMBON, AE— Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Rabu kemarin mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Tim yang berjumlah empat orang itu hadir dengan tujuan berkoordinasi serta mengevaluasi kinerja jajaran kejaksaan di Maluku.

Informasi yang di himpun koran ini di kantor Kejati Maluku menyebutkan tim Pidsus Kejagung ini dipimpin Yusfar, salah satu koordinator Pidsus Kejagung RI. Rencananya, mereka akan berada di Maluku selama dua hari.

Kedatangan tim ini sekitar pukul 09.00 WIT dan langsung melakukan rapat internal dengan Kajati Maluku Yan S Maringka serta seluruh pejabat Kejati Maluku dan jajaran kejaksaan se-Maluku. Pertemuan berlangsung secara tertutup di lantai II kantor Kejati Maluku.

“Kedatangan tim Pidsus Kejagung ini, bertujuan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi secara langsung terhadap pelaksanaan putusan pengadilan Tipikor dan mengevaluasi penyelesaian tunggakan perkara. Baik ditingkat penyelidikan, penyidikan, penuntutan maupun eksekusi,” jelas sumber koran ini.

Dikatakan, dalam pertemuan yang berlangsung hingga siang hari sekitar pukul 13.00 WIT itu, semua penanganan perkara ditingkat kejati, kejari maupun kecabjari didata dan dievalusi.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette membenarkan adanya kedatangan tim ini. Menurut Sapulette, tim pidsus ini merupakan tim pengendalian pemantauan untuk penanganan perkara.

“Iya benar ada tim dari pidsus Kejagung RI. Tim ini adalah pengendalian pemantauan dan evaluasi pelaksanaan putusan pengadilan dalam perkara tipikor. Selain itu, tim ini mengevaluasi penyelesaian tunggakan penanganan perkara baik tingkat penyelidikan, penyelidikan, penuntutan maupun eksekusi,” jelas Sapulette

Juru bicara Kejati Maluku itu menambahkan, kunjungan tim juga sekaligus akan menginventarisir kendala-kendala yang dihadapi dalam penanganan perkara dan upaya yang dilakukan guna mengatasi kendala dimaksud. “Juga memberikan solusi untuk penyelesaian penanganan perkara tersebut,” ujarnya.

Menyinggung soal apakah ada perintah atau instruksi dari tim untuk kasus-kasus khususnya dilingkup Kejati Maluku yang masih belum tuntas, Sapulette enggan menjelaskannya lagi. Namun yang pasti, kedatangan tim juga merupakan sebagai bentuk dukungan bagi Kejati Maluku dan jajarannya.(AFI)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!