Pengganti Abua Belum Ditetapkan – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Pengganti Abua Belum Ditetapkan

AMBON,AE.–– Masa cuti bagi Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal dan wakilnya, hingga kini belum dipastikan. Begitu pula dengan penggantinya. Hal itu setelah KPUD Malteng menunda pelaksanaan penetapan pasangan calon bupati yang bertarung dalam pilkda 2017 mendatang.

KPUD kini telah melakukan sosialisasi untuk membuka pendaftaran bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Maluku Tengah, selama tiga hari terhitung 28-30 Oktober 2016, mendatang.

“Carateker bupati itu akan melaksanakan tugasnya, pada saat setelah ditetapkan sebagai calon dan saat kampanye,” kata Karo Pemerintahan Setda Maluku, melalui Kabag Humas Pemerintah Provinsi Maluku, Bobby Kin Palapia, kepada Ambon Ekspres di kantor Gubernur Maluku, Rabu siang kemarin.

Menurutnya, Malteng sendiri sampai saat ini belum ada penetapan calon bupati, hingga kemudian KPUD memperpanjang masa pendaftaran. Dan akan berpengaruh pada penetapan caretaker sendiri. “Untuk tanggal 28 besok ini juga belum dipastikan. Caretaker melaksanakan tugas apabila petahana telah ditetapkan sebagai calon dan kampanye,”tuturnya.

Dia mengaku, satu nama yang telah direstui Mendagri Tjahjo Kumolo, belum juga sampai ke tangan pemerintah Provinsi. “Belum ada dan belum tahu juga siapa dari tiga nama yang telah dikirim beberapa waktu lalu. Belum terima dan kami belum tahu. Kalau Buru sendiri sudah jelas wakil bupatinya. Jika sudah ada pasti kita sampaikan,”terangnya.

Terpisah komisioner KPUD Maluku Tengah, Samad Ningkeula menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), nomor 14 tahun 2015, telah mengisyaratkan, bila terdapat satu pasangan calon maka KPUD kembali membuka pendaftaran ulang sehingga tidak terdapat satu paslon saja.

Kemudian lanjut Ningkeula, berdasarkan surat edaran yang diterima KPUD, nomor 563 tentang mekanisme pencalonan. Didalam surat edaran itu, juga turut mengisyaratkan kepada KPUD apabila lebih dari satu paslon yang mendaftar ke-KPU, tetapi kemudian hanya satu paslon yang memenuhi syarat. Untuk memastikan bahwa KPU telah berupaya guna tidak terjadi satu paslon, maka KPUD memperpanjang tahapan pendaftaran.

“Inilah yang menjadi kekhususan bagi KPU Malteng. KPUD menetapkan penundaan tahapan Pilkada. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi 3 hari. Nanti 28-30 Oktober buka kembali pendaftaran, untuk 10 kursi yang belum terakomodir. Nah karena kategori hanya satu paslon, KPU Malteng menetapkan penundaan pilkada,” jelas dia lewat sambungan telephone tadi malam.

Setelah ditunda, otomatis jadwal dan tahapan juga turut ditunda. “Tanggal 18 November nanti baru ada penetapan paslon, kalau ada yang mendaftar. Kalau tidak maka proses pilkada tetap berjalan,”katanya.

Terkait dengan caretaker yang seharusnya telah memasuki masa cuti, kata dia, dalam ketentuan cuti, nanti setelah ditetapkan sebagai paslon. “Setelah penetapan pasangan calon, maka diwajibkan petahana harus cuti. Maksimal 3 hari dari itu (penetapan red) maka sudah harus ada caretaker. Tepatnya tanggal 21 November nanti,”pungkasnya.(AHA)

Most Popular

To Top