PANTAS Serang 134 Wilayah – Ambon Ekspres
Politik

PANTAS Serang 134 Wilayah

Lucki Wattimury Akhirnya Turun Gunung

AMBON,AE.––Pasangan calon Walikota dan wakil Walikota Ambon Paulus-Muhammad Armyn Syarif Latuconsina sangat yakin, akan meraih dukungan maksimal. Hal ini terlihat dari konsolidasi secara massif yang telah dilakukan di sekitar 134 wilayah yang merupakan basis pasangan dengan akronim PANTAS itu.

Sekretaris Tim Pemenangan pasangan PANTAS, Phill Latumaerissa mengatakan, konsolidasi di basis massa telah dilakukan sejak pasangan PANTAS mendapatkan dukungan partai politik. Hasilnya, dukungan warga terus mengalami progresifitas.

“Dan kita sebagai tim pemenang, optimis kerja-kerja konsolidasi kita dan kampanye kita secara massif itu sangat membantu kita untuk memperoleh kemenangan. Sangat meningkat,”kata Phil kepada Ambon Ekspres di lantai 3 Rumah PANTAS, Batu Gajah, Selasa (1/11).

Dukungan masyarakat ini, lanjut dia, terus mengalir hingga memasuki masa kampanye pasangan calon. Ini dapat dilihat dari antusiasme warga kota Ambon mengikuti kampanye pasangan PANTAS, Jumat 28 Oktober.

“Dan saya kira, kita bisa lihat setelah penetapan dan kampanye damai, begitu besar antusias warga untuk bertemu pasangan calon PANTAS di jalan. Mulai dari belakang Soya sampai masuk lapangan merdeka itu kan luar biasa antusiasme warga. Itu memberikan suatu indikasi, bahwa memang mereka membutuhkan pemimpin baru untuk kota Ambon lima tahun ke depan,”terangnya.

Hingga saat ini akui dia, sebanyak 134 titik atau wilayah di kota Ambon yang telah didatangi oleh tim dan pasangan PANTAS. Kemudian, 51 hari kampanye yang disedikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Ambon akan dimaksimalkan untuk meningkatkan elektabilitas (tingkat keterpilihan) paslon.

“Kalau satu hari kita bergerak di 3 wilayah, ya dikalikan saja berapa jumlahnya. Itu berarti 51 desa kelurahan di Ambon semuanya bisa kita cover. Kita sangat yakin dari hari ke hari, dukungan dari masyarakat terus mengalir, ”paparnya.

Konsolidasi dan kampanye politik pasangan calon yang diusung dan didukung oleh Partai Hanura, Gerindra, PKS, PDI Perjuangan, PBB, PKB, Demokrat, PAN dan PKPI itu bertumpuh pada dua item utama, yakni figuritas pasangan calon dan program.

Figuritas Kastanya dan Latuconsina, lanjut dia, dikonsolidasikan secara baik dan maksimal di masyarakat. Terutama rekam jejak dan hubungan sosial keduanya dengan masyarakat. “Kita mengandalkan dua hal. Pertama figur pasangan calon dan kedua adalah program. Dan disitulah pertarungan kita,”jelasnya.

terkait program, kata ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra kota Ambon itu, ada penambahan program baru, yakni program lingkungan hidup untuk pro rakyat. Program ini lahir dari masukkan warga atas empat program pro rakyat yakni, kebutuhan pokok terjangkau, kesehatan dan pendidikan berkualitas, penataan pasar dan terminal dan membuka lapangan kerja.

Dia memastikan, program-program tersebut sangat aspiratif, karena didapatkan melalui survei dan kajian akademis. “Program ini bukan kita mimpi malam lalu jadi. Ini kan kita lakukan survei dan hasil survei itu kita mengindentifikasi kebutuhan masyarakat kota lima tahun ke depan adalah empat program ini. Ditambah dengan satu program lingkungan hidup untuk pro rakyat,”ungkapnya.

Selain figuritas dan program, kecenderungan warga mendukungan PANTAS karena tim berhasil meyakinkan bahwa semua program yang direncanakan, dapat terealisasi jika PANTAS terpilih. Alasannya, pasangan ini didukungan oleh 9 parpol dengan jumlah 25 kursi DPRD sehingga mudah dalam penentuan kebijakan dan keputusan bersama.

“Karena itu PANTAS meyakinkan masyarakat bahwa program-program pasti bisa direalisasikan karena kita punya 25 kursi di DPRD. Itu bedah kita dengan pasangan lain, sehingga janji-jani dari pasangan calon tertentu secara politis, belum mendapatkan dukungan politik yang rill di DPRD,”paparnya.

Akumulasi dari konsolidasi yang telah dilakukan selama ini hingga memasuki masa kampanye, klaim Phill berdampak pula terhadap peningkatan hasil survei elektabilitas PANTAS. Pada awalnya, elektabilitas Paulus Kastanya dan M.A.S Latuconsina hanya 7 persen, dan kini naik menjadi 37 persen.

“Sementara pak Poly dan pak Sam itu meningkat luar biasa. Dari 7 naik 15 persen, lalu menjadi 21 sampai 37 persen. Karena itu, ya kami juga meyakini sungguh bahwa trend naik itu karena kepercayaan masyarakat. Kita mampu menjawab trustnya (kepercayaan) masyarakat. Kita mampu meyakinkan masyarakat bahwa, inilah figur dan program kita,”ungkap dia.

Dikatakan, tim pemenangan dan pasangan calon tetap berusaha mempertahankan dan meningkatkan elektabilitas yang telah dicapai saat ini. Salah satu caranya, dengan meyakinkan masyarakat bahwa program-program PANTAS bukan hanya janji, tapi mampu direalisasikan.

Dalam waktu dekat, survei PANTAS dirampungkan. Namun, dia belum memastikan, akan dipublikasikan atau hanya menjadi konsumsi internal untuk mengukur kelemahan dan kelebihan PANTAS dan pasangan calon lawan.
Wattimuri Turun Gunung

Sementara itu, ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI Perjuangan provinsi Maluku, Tobhyhend J.M. Sahureka mengatakan, Lucki Wattimury telah berkomitmen untuk bekerja sesuai arahan rekomendasi. Bahkan, hampir setiap hari Wattimury hadir di kantor DPD PDIP Maluku.

“Beliau setiap hari ada di sekretariat guna memimpin pasukan-pasukan lapangannya. Saya sama beliau tiap hari ketemu di DPD. Beliau lagi rapat sama-sama orang yang kerja di lapangan,”kata Sahureka sekaligus menepis isu bahwa Wattimury tidak bekerja untuk PANTAS.

Rapat internal PDIP Maluku, Senin (31/10) lanjut Sahureka, Wattimury dan Reinhard Toumahuw yang adalah anggota fraksi sekaligus dewan penasehat tim pemenangan PANTAS juga hadir.

“Kita setiap tiga hari lakukan evaluasi. Itu kali pertama melibatkan anggota fraksi PDIP DPRD Maluku daerah pemilihan kota Ambon. Ada pak Lucky dan Reinhard Toumahuw. Mereka juga adalah dewan penasehat tim,”paparnya.

Sahureka juga yakin, Wattimury telah mengonsolidasikan basisnya untuk pemenangan pasangan PANTAS. Sebab, basis Wattimury juga adalah basis PDIP. “Basis suara beliau itu kan juga basis PDI Perjuangan. Dengan otomatis kalau PDI Perjuangan bergerak, basis suara itu akan ikut bergerak. Teorinya kan begitu. Nah, kalau pak Lucky bergerak, ya pasti bergerak semua, pungkasnya .(TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!